Penulis: Kurnia Sari
JAKARTA, HnG Insight – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya membangun sistem pertukaran data perpajakan yang terotomatisasi dan berlangsung secara berkala sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem penerimaan negara.
Sri Mulyani menyampaikan sistem pertukaran data yang baik akan menciptakan kepastian hukum bagi wajib pajak, sekaligus mendorong optimalisasi penerimaan negara.
“Ini merupakan terobosan dalam menciptakan ekosistem perpajakan yang dapat diprediksi, adil, dan akuntabel,” ucap Sri Mulyani dalam rapat yang digelar di Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan, dikutip Sabtu (26/07/25).
Hingga kini, Kementerian Keuangan telah menunjukkan kemajuan dalam memperkuat alur data lintas unit dan meningkatkan kualitas koordinasi.
Harapannya agar otomasi sistem pertukaran data dapat semakin memperkuat kapasitas integrasi lintas lembaga, terutama dalam mendukung kerja-kerja fiskal yang semakin kompleks dan berbasis data.
Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu turut menyoroti pentingnya sinergi antara Kemenkeu dengan Kementerian ESDM dan SKK Migas, khususnya dalam mendorong integrasi data sektoral.
Menurutnya, kolaborasi ini sangat penting untuk meningkatkan potensi penerimaan dari sektor pajak, bea cukai, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
“Dengan kerja sama yang solid, data yang andal, dan digitalisasi proses bisnis, penerimaan negara diharapkan semakin kuat menopang fondasi perekonomian,” tambah Anggito, dikutip Sabtu (26/07/2025).
Cek berita dan artikel lainnya di sini
