{"id":3325,"date":"2024-01-31T19:00:32","date_gmt":"2024-01-31T12:00:32","guid":{"rendered":"https:\/\/hng.co.id\/?p=3325"},"modified":"2024-01-31T18:29:48","modified_gmt":"2024-01-31T11:29:48","slug":"aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hng.co.id\/id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/","title":{"rendered":"Aplikasi Baru, Lapor SPT Masa PPh 21 Tak Lagi Pakai e-SPT"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/natalie-syaina-abitta-a877321a6\/\">Natalie Syaina Abitta<\/a><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">JAKARTA, HnG Insight \u2013 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sedang mempersiapkan aplikasi baru sebagai sarana pelaporan SPT masa PPh Pasal 21 menggunakan tarif efektif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyuluh Ahli Madya DJP Dian Anggraeni menyebutkan implementasi Tarif Efektif Rata-Rata (TER) PPh Pasal 21 sudah diatur dalam PP 58\/2023 diikuti dengan PMK 168\/2023 yang mulai berlaku pada Januari 2024. Oleh sebab itu, aplikasi pengganti e-SPT harus disiapkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cNanti ada perdirjen baru yang akan mengatur terkait dengan pelaporan SPT Pasal 21 yang menggantikan e-SPT yang sudah ada, dengan versi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">web,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d ucapnya, dikutip Senin (15\/1\/2023),<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dian berpendapat aplikasi baru pengganti e-SPT Masa PPh Pasal 21-26 ditargetkan akan dirilis pada bulan Januari, tidak melewati batas pelaporan 20 hari setelah masa pajak berakhir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya aplikasi baru, alat bantu berupa kalkulator untuk melakukan penghitungan PPh Pasal 21 TER juga tengah disiapkan oleh DJP. Kalkulator tersebut kini telah melewati serangkaian tes untuk kemudian dirilis segera.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cUntuk mengisi kalkulator TER, tetap harus memahami kita lagi membayar pegawai tetap kah, pegawai tidak tetap kah, bukan pegawai kah, dan lain sebagainya,\u201d tambahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan TER PPh Pasal 21 diharapkan dapat memberi kemudahan bagi pemberi kerja yang wajib melakukan pemotongan pajak penghasilan. Kini, PPh Pasal 21 akan dihitung dengan melakukan pengalian penghasilan bruto dengan tarif efektif bulanan atau harian yang terlampir dalam PP 58\/2023.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun untuk masa pajak Desember, pemotongan PPh Pasal 21 tetap dilakukan menggunakan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh yang kemudian dikurangkan dengan PPh Pasal 21 yang telah dipotong pada masa pajak Januari sampai November.<\/span><\/p>\n<p><strong>Cek berita dan artikel lainnya di\u00a0<a href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/article\/\">sini<\/a><\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis:\u00a0Natalie Syaina Abitta JAKARTA, HnG Insight \u2013 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sedang mempersiapkan aplikasi baru sebagai sarana pelaporan SPT masa PPh Pasal 21 menggunakan tarif efektif. Penyuluh Ahli Madya DJP Dian Anggraeni menyebutkan implementasi Tarif Efektif Rata-Rata (TER) PPh Pasal 21 sudah diatur dalam PP 58\/2023 diikuti dengan PMK 168\/2023 yang mulai berlaku pada Januari [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3326,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[208,278,140,277],"class_list":["post-3325","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tax","tag-djponline","tag-e-spt","tag-pph-21","tag-ter"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Aplikasi Baru, Lapor SPT Masa PPh 21 Tak Lagi Pakai e-SPT - HnG Consulting | Tax Consultant<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sedang mempersiapkan aplikasi baru sebagai sarana pelaporan SPT masa PPh Pasal 21 menggunakan tarif efektif.Penyuluh Ahli Madya DJP Dian Anggraeni menyebutkan implementasi Tarif Efektif Rata-Rata (TER) PPh Pasal 21 sudah diatur dalam PP 58\/2023 diikuti dengan PMK 168\/2023 yang mulai berlaku pada Januari 2024. Oleh sebab itu, aplikasi pengganti e-SPT harus disiapkan.\u201cNanti ada perdirjen baru yang akan mengatur terkait dengan pelaporan SPT Pasal 21 yang menggantikan e-SPT yang sudah ada, dengan versi web,\u201d ucapnya, dikutip Senin (15\/1\/2023),Dian berpendapat aplikasi baru pengganti e-SPT Masa PPh Pasal 21-26 ditargetkan akan dirilis pada bulan Januari, tidak melewati batas pelaporan 20 hari setelah masa pajak berakhir.Tidak hanya aplikasi baru, alat bantu berupa kalkulator untuk melakukan penghitungan PPh Pasal 21 TER juga tengah disiapkan oleh DJP. Kalkulator tersebut kini telah melewati serangkaian tes untuk kemudian dirilis segera.\u201cUntuk mengisi kalkulator TER, tetap harus memahami kita lagi membayar pegawai tetap kah, pegawai tidak tetap kah, bukan pegawai kah, dan lain sebagainya,\u201d tambahnya.Penggunaan TER PPh Pasal 21 diharapkan dapat memberi kemudahan bagi pemberi kerja yang wajib melakukan pemotongan pajak penghasilan. Kini, PPh Pasal 21 akan dihitung dengan melakukan pengalian penghasilan bruto dengan tarif efektif bulanan atau harian yang terlampir dalam PP 58\/2023.Namun untuk masa pajak Desember, pemotongan PPh Pasal 21 tetap dilakukan menggunakan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh yang kemudian dikurangkan dengan PPh Pasal 21 yang telah dipotong pada masa pajak Januari sampai November.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Aplikasi Baru, Lapor SPT Masa PPh 21 Tak Lagi Pakai e-SPT - HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sedang mempersiapkan aplikasi baru sebagai sarana pelaporan SPT masa PPh Pasal 21 menggunakan tarif efektif.Penyuluh Ahli Madya DJP Dian Anggraeni menyebutkan implementasi Tarif Efektif Rata-Rata (TER) PPh Pasal 21 sudah diatur dalam PP 58\/2023 diikuti dengan PMK 168\/2023 yang mulai berlaku pada Januari 2024. Oleh sebab itu, aplikasi pengganti e-SPT harus disiapkan.\u201cNanti ada perdirjen baru yang akan mengatur terkait dengan pelaporan SPT Pasal 21 yang menggantikan e-SPT yang sudah ada, dengan versi web,\u201d ucapnya, dikutip Senin (15\/1\/2023),Dian berpendapat aplikasi baru pengganti e-SPT Masa PPh Pasal 21-26 ditargetkan akan dirilis pada bulan Januari, tidak melewati batas pelaporan 20 hari setelah masa pajak berakhir.Tidak hanya aplikasi baru, alat bantu berupa kalkulator untuk melakukan penghitungan PPh Pasal 21 TER juga tengah disiapkan oleh DJP. Kalkulator tersebut kini telah melewati serangkaian tes untuk kemudian dirilis segera.\u201cUntuk mengisi kalkulator TER, tetap harus memahami kita lagi membayar pegawai tetap kah, pegawai tidak tetap kah, bukan pegawai kah, dan lain sebagainya,\u201d tambahnya.Penggunaan TER PPh Pasal 21 diharapkan dapat memberi kemudahan bagi pemberi kerja yang wajib melakukan pemotongan pajak penghasilan. Kini, PPh Pasal 21 akan dihitung dengan melakukan pengalian penghasilan bruto dengan tarif efektif bulanan atau harian yang terlampir dalam PP 58\/2023.Namun untuk masa pajak Desember, pemotongan PPh Pasal 21 tetap dilakukan menggunakan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh yang kemudian dikurangkan dengan PPh Pasal 21 yang telah dipotong pada masa pajak Januari sampai November.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-31T12:00:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Aplikasi-Baru-Lapor-SPT-Masa-PPh-21-Tak-Lagi-Pakai-e-SPT.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi HnG\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\"},\"headline\":\"Aplikasi Baru, Lapor SPT Masa PPh 21 Tak Lagi Pakai e-SPT\",\"datePublished\":\"2024-01-31T12:00:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/\"},\"wordCount\":249,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Aplikasi-Baru-Lapor-SPT-Masa-PPh-21-Tak-Lagi-Pakai-e-SPT.png\",\"keywords\":[\"DJPOnline\",\"e-SPT\",\"PPh 21\",\"TER\"],\"articleSection\":[\"Tax\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/\",\"name\":\"Aplikasi Baru, Lapor SPT Masa PPh 21 Tak Lagi Pakai e-SPT - HnG Consulting | Tax Consultant\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Aplikasi-Baru-Lapor-SPT-Masa-PPh-21-Tak-Lagi-Pakai-e-SPT.png\",\"datePublished\":\"2024-01-31T12:00:32+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sedang mempersiapkan aplikasi baru sebagai sarana pelaporan SPT masa PPh Pasal 21 menggunakan tarif efektif.Penyuluh Ahli Madya DJP Dian Anggraeni menyebutkan implementasi Tarif Efektif Rata-Rata (TER) PPh Pasal 21 sudah diatur dalam PP 58\/2023 diikuti dengan PMK 168\/2023 yang mulai berlaku pada Januari 2024. Oleh sebab itu, aplikasi pengganti e-SPT harus disiapkan.\u201cNanti ada perdirjen baru yang akan mengatur terkait dengan pelaporan SPT Pasal 21 yang menggantikan e-SPT yang sudah ada, dengan versi web,\u201d ucapnya, dikutip Senin (15\/1\/2023),Dian berpendapat aplikasi baru pengganti e-SPT Masa PPh Pasal 21-26 ditargetkan akan dirilis pada bulan Januari, tidak melewati batas pelaporan 20 hari setelah masa pajak berakhir.Tidak hanya aplikasi baru, alat bantu berupa kalkulator untuk melakukan penghitungan PPh Pasal 21 TER juga tengah disiapkan oleh DJP. Kalkulator tersebut kini telah melewati serangkaian tes untuk kemudian dirilis segera.\u201cUntuk mengisi kalkulator TER, tetap harus memahami kita lagi membayar pegawai tetap kah, pegawai tidak tetap kah, bukan pegawai kah, dan lain sebagainya,\u201d tambahnya.Penggunaan TER PPh Pasal 21 diharapkan dapat memberi kemudahan bagi pemberi kerja yang wajib melakukan pemotongan pajak penghasilan. Kini, PPh Pasal 21 akan dihitung dengan melakukan pengalian penghasilan bruto dengan tarif efektif bulanan atau harian yang terlampir dalam PP 58\/2023.Namun untuk masa pajak Desember, pemotongan PPh Pasal 21 tetap dilakukan menggunakan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh yang kemudian dikurangkan dengan PPh Pasal 21 yang telah dipotong pada masa pajak Januari sampai November.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Aplikasi-Baru-Lapor-SPT-Masa-PPh-21-Tak-Lagi-Pakai-e-SPT.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Aplikasi-Baru-Lapor-SPT-Masa-PPh-21-Tak-Lagi-Pakai-e-SPT.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hng.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Aplikasi Baru, Lapor SPT Masa PPh 21 Tak Lagi Pakai e-SPT\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"description\":\"Official Website\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"width\":782,\"height\":405,\"caption\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\",\"https:\/\/x.com\/hng_consulting\",\"https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\",\"name\":\"Redaksi HnG\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi HnG\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hng.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Aplikasi Baru, Lapor SPT Masa PPh 21 Tak Lagi Pakai e-SPT - HnG Consulting | Tax Consultant","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sedang mempersiapkan aplikasi baru sebagai sarana pelaporan SPT masa PPh Pasal 21 menggunakan tarif efektif.Penyuluh Ahli Madya DJP Dian Anggraeni menyebutkan implementasi Tarif Efektif Rata-Rata (TER) PPh Pasal 21 sudah diatur dalam PP 58\/2023 diikuti dengan PMK 168\/2023 yang mulai berlaku pada Januari 2024. Oleh sebab itu, aplikasi pengganti e-SPT harus disiapkan.\u201cNanti ada perdirjen baru yang akan mengatur terkait dengan pelaporan SPT Pasal 21 yang menggantikan e-SPT yang sudah ada, dengan versi web,\u201d ucapnya, dikutip Senin (15\/1\/2023),Dian berpendapat aplikasi baru pengganti e-SPT Masa PPh Pasal 21-26 ditargetkan akan dirilis pada bulan Januari, tidak melewati batas pelaporan 20 hari setelah masa pajak berakhir.Tidak hanya aplikasi baru, alat bantu berupa kalkulator untuk melakukan penghitungan PPh Pasal 21 TER juga tengah disiapkan oleh DJP. Kalkulator tersebut kini telah melewati serangkaian tes untuk kemudian dirilis segera.\u201cUntuk mengisi kalkulator TER, tetap harus memahami kita lagi membayar pegawai tetap kah, pegawai tidak tetap kah, bukan pegawai kah, dan lain sebagainya,\u201d tambahnya.Penggunaan TER PPh Pasal 21 diharapkan dapat memberi kemudahan bagi pemberi kerja yang wajib melakukan pemotongan pajak penghasilan. Kini, PPh Pasal 21 akan dihitung dengan melakukan pengalian penghasilan bruto dengan tarif efektif bulanan atau harian yang terlampir dalam PP 58\/2023.Namun untuk masa pajak Desember, pemotongan PPh Pasal 21 tetap dilakukan menggunakan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh yang kemudian dikurangkan dengan PPh Pasal 21 yang telah dipotong pada masa pajak Januari sampai November.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hng.co.id\/id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Aplikasi Baru, Lapor SPT Masa PPh 21 Tak Lagi Pakai e-SPT - HnG Consulting | Tax Consultant","og_description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sedang mempersiapkan aplikasi baru sebagai sarana pelaporan SPT masa PPh Pasal 21 menggunakan tarif efektif.Penyuluh Ahli Madya DJP Dian Anggraeni menyebutkan implementasi Tarif Efektif Rata-Rata (TER) PPh Pasal 21 sudah diatur dalam PP 58\/2023 diikuti dengan PMK 168\/2023 yang mulai berlaku pada Januari 2024. Oleh sebab itu, aplikasi pengganti e-SPT harus disiapkan.\u201cNanti ada perdirjen baru yang akan mengatur terkait dengan pelaporan SPT Pasal 21 yang menggantikan e-SPT yang sudah ada, dengan versi web,\u201d ucapnya, dikutip Senin (15\/1\/2023),Dian berpendapat aplikasi baru pengganti e-SPT Masa PPh Pasal 21-26 ditargetkan akan dirilis pada bulan Januari, tidak melewati batas pelaporan 20 hari setelah masa pajak berakhir.Tidak hanya aplikasi baru, alat bantu berupa kalkulator untuk melakukan penghitungan PPh Pasal 21 TER juga tengah disiapkan oleh DJP. Kalkulator tersebut kini telah melewati serangkaian tes untuk kemudian dirilis segera.\u201cUntuk mengisi kalkulator TER, tetap harus memahami kita lagi membayar pegawai tetap kah, pegawai tidak tetap kah, bukan pegawai kah, dan lain sebagainya,\u201d tambahnya.Penggunaan TER PPh Pasal 21 diharapkan dapat memberi kemudahan bagi pemberi kerja yang wajib melakukan pemotongan pajak penghasilan. Kini, PPh Pasal 21 akan dihitung dengan melakukan pengalian penghasilan bruto dengan tarif efektif bulanan atau harian yang terlampir dalam PP 58\/2023.Namun untuk masa pajak Desember, pemotongan PPh Pasal 21 tetap dilakukan menggunakan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh yang kemudian dikurangkan dengan PPh Pasal 21 yang telah dipotong pada masa pajak Januari sampai November.","og_url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/","og_site_name":"HnG Consulting | Tax Consultant","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","article_published_time":"2024-01-31T12:00:32+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Aplikasi-Baru-Lapor-SPT-Masa-PPh-21-Tak-Lagi-Pakai-e-SPT.png","type":"image\/png"}],"author":"Redaksi HnG","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@hng_consulting","twitter_site":"@hng_consulting","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi HnG","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/"},"author":{"name":"Redaksi HnG","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e"},"headline":"Aplikasi Baru, Lapor SPT Masa PPh 21 Tak Lagi Pakai e-SPT","datePublished":"2024-01-31T12:00:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/"},"wordCount":249,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Aplikasi-Baru-Lapor-SPT-Masa-PPh-21-Tak-Lagi-Pakai-e-SPT.png","keywords":["DJPOnline","e-SPT","PPh 21","TER"],"articleSection":["Tax"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/","name":"Aplikasi Baru, Lapor SPT Masa PPh 21 Tak Lagi Pakai e-SPT - HnG Consulting | Tax Consultant","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Aplikasi-Baru-Lapor-SPT-Masa-PPh-21-Tak-Lagi-Pakai-e-SPT.png","datePublished":"2024-01-31T12:00:32+00:00","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sedang mempersiapkan aplikasi baru sebagai sarana pelaporan SPT masa PPh Pasal 21 menggunakan tarif efektif.Penyuluh Ahli Madya DJP Dian Anggraeni menyebutkan implementasi Tarif Efektif Rata-Rata (TER) PPh Pasal 21 sudah diatur dalam PP 58\/2023 diikuti dengan PMK 168\/2023 yang mulai berlaku pada Januari 2024. Oleh sebab itu, aplikasi pengganti e-SPT harus disiapkan.\u201cNanti ada perdirjen baru yang akan mengatur terkait dengan pelaporan SPT Pasal 21 yang menggantikan e-SPT yang sudah ada, dengan versi web,\u201d ucapnya, dikutip Senin (15\/1\/2023),Dian berpendapat aplikasi baru pengganti e-SPT Masa PPh Pasal 21-26 ditargetkan akan dirilis pada bulan Januari, tidak melewati batas pelaporan 20 hari setelah masa pajak berakhir.Tidak hanya aplikasi baru, alat bantu berupa kalkulator untuk melakukan penghitungan PPh Pasal 21 TER juga tengah disiapkan oleh DJP. Kalkulator tersebut kini telah melewati serangkaian tes untuk kemudian dirilis segera.\u201cUntuk mengisi kalkulator TER, tetap harus memahami kita lagi membayar pegawai tetap kah, pegawai tidak tetap kah, bukan pegawai kah, dan lain sebagainya,\u201d tambahnya.Penggunaan TER PPh Pasal 21 diharapkan dapat memberi kemudahan bagi pemberi kerja yang wajib melakukan pemotongan pajak penghasilan. Kini, PPh Pasal 21 akan dihitung dengan melakukan pengalian penghasilan bruto dengan tarif efektif bulanan atau harian yang terlampir dalam PP 58\/2023.Namun untuk masa pajak Desember, pemotongan PPh Pasal 21 tetap dilakukan menggunakan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh yang kemudian dikurangkan dengan PPh Pasal 21 yang telah dipotong pada masa pajak Januari sampai November.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#primaryimage","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Aplikasi-Baru-Lapor-SPT-Masa-PPh-21-Tak-Lagi-Pakai-e-SPT.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Aplikasi-Baru-Lapor-SPT-Masa-PPh-21-Tak-Lagi-Pakai-e-SPT.png","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hng.co.id\/aplikasi-baru-lapor-spt-masa-pph-21-tak-lagi-pakai-e-spt\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hng.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Aplikasi Baru, Lapor SPT Masa PPh 21 Tak Lagi Pakai e-SPT"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website","url":"https:\/\/hng.co.id\/","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","description":"Official Website","publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","url":"https:\/\/hng.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","width":782,"height":405,"caption":"HnG Consulting | Tax Consultant"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","https:\/\/x.com\/hng_consulting","https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e","name":"Redaksi HnG","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi HnG"},"sameAs":["https:\/\/hng.co.id"],"url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3325"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3325\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3344,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3325\/revisions\/3344"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3326"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}