{"id":3298,"date":"2024-01-30T18:00:43","date_gmt":"2024-01-30T11:00:43","guid":{"rendered":"https:\/\/hng.co.id\/?p=3298"},"modified":"2024-01-30T16:56:56","modified_gmt":"2024-01-30T09:56:56","slug":"berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hng.co.id\/id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/","title":{"rendered":"Berlakunya UU HKPD, Indekos Tidak Lagi Dikenakan Pajak"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/natalie-syaina-abitta-a877321a6\/\">Natalie Syaina Abitta<\/a><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">JAKARTA, HnG Insight \u2013 Indekos atau biasanya yang disebut sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kos<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sudah tidak diklasifikasikan sebagai objek pajak hotel seperti tercantum dalam UU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan rincian jasa perhotelan dalam UU HKPD, indekos kini tidak lagi tergolong sebagai jasa perhotelan yang dikenakan pajak. Sebelumnya, pada UU Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), kos yang memiliki jumlah kamar lebih dari 10 dikategorikan sebagai objek pajak hotel.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u201cJasa perhotelan adalah jasa penyediaan akomodasi yang dapat dilengkapi dengan jasa pelayanan makan dan minum, kegiatan hiburan, dan\/atau fasilitas lainnya,\u201d bunyi Pasal 1 angka 47 UU HKPD, dikutip Selasa (02\/01\/2024).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengacu pada Pasal 53 UU HKPD, jasa perhotelan yang masuk sebagai objek pajak meliputi hotel, hostel, vila, pondok wisata, motel, losmen, wisma pariwisata, pesanggrahan, rumah penginapan, guest house, bungalo, resort, cottage, tempat tinggal pribadi yang difungsikan sebagai hotel dan glamping.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pajak hotel dalam UU HKPD digantikan dengan pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) atas jasa perhotelan. Pemkab\/pemkot tidak lagi dapat memungut PBJT atas kos.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun tidak lagi diklasifikasikan sebagai objek pajak hotel, kos dapat dikenakan PBB yang lebih tinggi dibandingkan rumah tinggal. Hal ini dikarenakan kos memiliki fungsi komersial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan Pasal 13 ayat (1) PP 35\/2023, pengenaan PBB dapat ditetapkan sebesar 20% sampai 100% dari NJOP. Sesuai dengan pasal tersebut, pemkab\/pemkot dapat menetapkan secara leluasa pengenaan PBB atas objek pajak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPertimbangan berdasarkan bentuk pemanfaatan objek misal, objek pajak yang digunakan semata-mata untuk tempat tinggal, persentase dasar pengenaan PBB-nya akan lebih rendah dibandingkan objek pajak yang digunakan untuk keperluan komersial,\u201d bunyi penjelasan Pasal 13 ayat (2) huruf b PP 35\/2023.<\/p>\n<p><strong>Cek berita dan artikel lainnya di\u00a0<a href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/article\/\">sini<\/a><\/strong><br \/>\n<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis:\u00a0Natalie Syaina Abitta JAKARTA, HnG Insight \u2013 Indekos atau biasanya yang disebut sebagai kos sudah tidak diklasifikasikan sebagai objek pajak hotel seperti tercantum dalam UU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD). Berdasarkan rincian jasa perhotelan dalam UU HKPD, indekos kini tidak lagi tergolong sebagai jasa perhotelan yang dikenakan pajak. Sebelumnya, pada UU [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3299,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[270,68,251,269],"class_list":["post-3298","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tax","tag-pajak-hotel","tag-pbb","tag-pbjt","tag-uu-hkpd"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Berlakunya UU HKPD, Indekos Tidak Lagi Dikenakan Pajak - HnG Consulting | Tax Consultant<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Indekos atau biasanya yang disebut sebagai kos sudah tidak diklasifikasikan sebagai objek pajak hotel seperti tercantum dalam UU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).Berdasarkan rincian jasa perhotelan dalam UU HKPD, indekos kini tidak lagi tergolong sebagai jasa perhotelan yang dikenakan pajak. Sebelumnya, pada UU Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), kos yang memiliki jumlah kamar lebih dari 10 dikategorikan sebagai objek pajak hotel.\u00a0\u00a0\u201cJasa perhotelan adalah jasa penyediaan akomodasi yang dapat dilengkapi dengan jasa pelayanan makan dan minum, kegiatan hiburan, dan\/atau fasilitas lainnya,\u201d bunyi Pasal 1 angka 47 UU HKPD, dikutip Selasa (02\/01\/2024).Mengacu pada Pasal 53 UU HKPD, jasa perhotelan yang masuk sebagai objek pajak meliputi hotel, hostel, vila, pondok wisata, motel, losmen, wisma pariwisata, pesanggrahan, rumah penginapan, guest house, bungalo, resort, cottage, tempat tinggal pribadi yang difungsikan sebagai hotel dan glamping.Pajak hotel dalam UU HKPD digantikan dengan pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) atas jasa perhotelan. Pemkab\/pemkot tidak lagi dapat memungut PBJT atas kos.Meskipun tidak lagi diklasifikasikan sebagai objek pajak hotel, kos dapat dikenakan PBB yang lebih tinggi dibandingkan rumah tinggal. Hal ini dikarenakan kos memiliki fungsi komersial.Berdasarkan Pasal 13 ayat (1) PP 35\/2023, pengenaan PBB dapat ditetapkan sebesar 20% sampai 100% dari NJOP. Sesuai dengan pasal tersebut, pemkab\/pemkot dapat menetapkan secara leluasa pengenaan PBB atas objek pajak.\u201cPertimbangan berdasarkan bentuk pemanfaatan objek misal, objek pajak yang digunakan semata-mata untuk tempat tinggal, persentase dasar pengenaan PBB-nya akan lebih rendah dibandingkan objek pajak yang digunakan untuk keperluan komersial,\u201d bunyi penjelasan Pasal 13 ayat (2) huruf b PP 35\/2023.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Berlakunya UU HKPD, Indekos Tidak Lagi Dikenakan Pajak - HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Indekos atau biasanya yang disebut sebagai kos sudah tidak diklasifikasikan sebagai objek pajak hotel seperti tercantum dalam UU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).Berdasarkan rincian jasa perhotelan dalam UU HKPD, indekos kini tidak lagi tergolong sebagai jasa perhotelan yang dikenakan pajak. Sebelumnya, pada UU Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), kos yang memiliki jumlah kamar lebih dari 10 dikategorikan sebagai objek pajak hotel.\u00a0\u00a0\u201cJasa perhotelan adalah jasa penyediaan akomodasi yang dapat dilengkapi dengan jasa pelayanan makan dan minum, kegiatan hiburan, dan\/atau fasilitas lainnya,\u201d bunyi Pasal 1 angka 47 UU HKPD, dikutip Selasa (02\/01\/2024).Mengacu pada Pasal 53 UU HKPD, jasa perhotelan yang masuk sebagai objek pajak meliputi hotel, hostel, vila, pondok wisata, motel, losmen, wisma pariwisata, pesanggrahan, rumah penginapan, guest house, bungalo, resort, cottage, tempat tinggal pribadi yang difungsikan sebagai hotel dan glamping.Pajak hotel dalam UU HKPD digantikan dengan pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) atas jasa perhotelan. Pemkab\/pemkot tidak lagi dapat memungut PBJT atas kos.Meskipun tidak lagi diklasifikasikan sebagai objek pajak hotel, kos dapat dikenakan PBB yang lebih tinggi dibandingkan rumah tinggal. Hal ini dikarenakan kos memiliki fungsi komersial.Berdasarkan Pasal 13 ayat (1) PP 35\/2023, pengenaan PBB dapat ditetapkan sebesar 20% sampai 100% dari NJOP. Sesuai dengan pasal tersebut, pemkab\/pemkot dapat menetapkan secara leluasa pengenaan PBB atas objek pajak.\u201cPertimbangan berdasarkan bentuk pemanfaatan objek misal, objek pajak yang digunakan semata-mata untuk tempat tinggal, persentase dasar pengenaan PBB-nya akan lebih rendah dibandingkan objek pajak yang digunakan untuk keperluan komersial,\u201d bunyi penjelasan Pasal 13 ayat (2) huruf b PP 35\/2023.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-30T11:00:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Berlakunya-UU-HKPD-Indekos-Tidak-Lagi-Dikenakan-Pajak-1024x576.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi HnG\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\"},\"headline\":\"Berlakunya UU HKPD, Indekos Tidak Lagi Dikenakan Pajak\",\"datePublished\":\"2024-01-30T11:00:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/\"},\"wordCount\":268,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Berlakunya-UU-HKPD-Indekos-Tidak-Lagi-Dikenakan-Pajak.png\",\"keywords\":[\"Pajak Hotel\",\"PBB\",\"PBJT\",\"UU HKPD\"],\"articleSection\":[\"Tax\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/\",\"name\":\"Berlakunya UU HKPD, Indekos Tidak Lagi Dikenakan Pajak - HnG Consulting | Tax Consultant\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Berlakunya-UU-HKPD-Indekos-Tidak-Lagi-Dikenakan-Pajak.png\",\"datePublished\":\"2024-01-30T11:00:43+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Indekos atau biasanya yang disebut sebagai kos sudah tidak diklasifikasikan sebagai objek pajak hotel seperti tercantum dalam UU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).Berdasarkan rincian jasa perhotelan dalam UU HKPD, indekos kini tidak lagi tergolong sebagai jasa perhotelan yang dikenakan pajak. Sebelumnya, pada UU Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), kos yang memiliki jumlah kamar lebih dari 10 dikategorikan sebagai objek pajak hotel.\u00a0\u00a0\u201cJasa perhotelan adalah jasa penyediaan akomodasi yang dapat dilengkapi dengan jasa pelayanan makan dan minum, kegiatan hiburan, dan\/atau fasilitas lainnya,\u201d bunyi Pasal 1 angka 47 UU HKPD, dikutip Selasa (02\/01\/2024).Mengacu pada Pasal 53 UU HKPD, jasa perhotelan yang masuk sebagai objek pajak meliputi hotel, hostel, vila, pondok wisata, motel, losmen, wisma pariwisata, pesanggrahan, rumah penginapan, guest house, bungalo, resort, cottage, tempat tinggal pribadi yang difungsikan sebagai hotel dan glamping.Pajak hotel dalam UU HKPD digantikan dengan pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) atas jasa perhotelan. Pemkab\/pemkot tidak lagi dapat memungut PBJT atas kos.Meskipun tidak lagi diklasifikasikan sebagai objek pajak hotel, kos dapat dikenakan PBB yang lebih tinggi dibandingkan rumah tinggal. Hal ini dikarenakan kos memiliki fungsi komersial.Berdasarkan Pasal 13 ayat (1) PP 35\/2023, pengenaan PBB dapat ditetapkan sebesar 20% sampai 100% dari NJOP. Sesuai dengan pasal tersebut, pemkab\/pemkot dapat menetapkan secara leluasa pengenaan PBB atas objek pajak.\u201cPertimbangan berdasarkan bentuk pemanfaatan objek misal, objek pajak yang digunakan semata-mata untuk tempat tinggal, persentase dasar pengenaan PBB-nya akan lebih rendah dibandingkan objek pajak yang digunakan untuk keperluan komersial,\u201d bunyi penjelasan Pasal 13 ayat (2) huruf b PP 35\/2023.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Berlakunya-UU-HKPD-Indekos-Tidak-Lagi-Dikenakan-Pajak.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Berlakunya-UU-HKPD-Indekos-Tidak-Lagi-Dikenakan-Pajak.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hng.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berlakunya UU HKPD, Indekos Tidak Lagi Dikenakan Pajak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"description\":\"Official Website\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"width\":782,\"height\":405,\"caption\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\",\"https:\/\/x.com\/hng_consulting\",\"https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\",\"name\":\"Redaksi HnG\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi HnG\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hng.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Berlakunya UU HKPD, Indekos Tidak Lagi Dikenakan Pajak - HnG Consulting | Tax Consultant","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Indekos atau biasanya yang disebut sebagai kos sudah tidak diklasifikasikan sebagai objek pajak hotel seperti tercantum dalam UU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).Berdasarkan rincian jasa perhotelan dalam UU HKPD, indekos kini tidak lagi tergolong sebagai jasa perhotelan yang dikenakan pajak. Sebelumnya, pada UU Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), kos yang memiliki jumlah kamar lebih dari 10 dikategorikan sebagai objek pajak hotel.\u00a0\u00a0\u201cJasa perhotelan adalah jasa penyediaan akomodasi yang dapat dilengkapi dengan jasa pelayanan makan dan minum, kegiatan hiburan, dan\/atau fasilitas lainnya,\u201d bunyi Pasal 1 angka 47 UU HKPD, dikutip Selasa (02\/01\/2024).Mengacu pada Pasal 53 UU HKPD, jasa perhotelan yang masuk sebagai objek pajak meliputi hotel, hostel, vila, pondok wisata, motel, losmen, wisma pariwisata, pesanggrahan, rumah penginapan, guest house, bungalo, resort, cottage, tempat tinggal pribadi yang difungsikan sebagai hotel dan glamping.Pajak hotel dalam UU HKPD digantikan dengan pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) atas jasa perhotelan. Pemkab\/pemkot tidak lagi dapat memungut PBJT atas kos.Meskipun tidak lagi diklasifikasikan sebagai objek pajak hotel, kos dapat dikenakan PBB yang lebih tinggi dibandingkan rumah tinggal. Hal ini dikarenakan kos memiliki fungsi komersial.Berdasarkan Pasal 13 ayat (1) PP 35\/2023, pengenaan PBB dapat ditetapkan sebesar 20% sampai 100% dari NJOP. Sesuai dengan pasal tersebut, pemkab\/pemkot dapat menetapkan secara leluasa pengenaan PBB atas objek pajak.\u201cPertimbangan berdasarkan bentuk pemanfaatan objek misal, objek pajak yang digunakan semata-mata untuk tempat tinggal, persentase dasar pengenaan PBB-nya akan lebih rendah dibandingkan objek pajak yang digunakan untuk keperluan komersial,\u201d bunyi penjelasan Pasal 13 ayat (2) huruf b PP 35\/2023.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hng.co.id\/id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Berlakunya UU HKPD, Indekos Tidak Lagi Dikenakan Pajak - HnG Consulting | Tax Consultant","og_description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Indekos atau biasanya yang disebut sebagai kos sudah tidak diklasifikasikan sebagai objek pajak hotel seperti tercantum dalam UU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).Berdasarkan rincian jasa perhotelan dalam UU HKPD, indekos kini tidak lagi tergolong sebagai jasa perhotelan yang dikenakan pajak. Sebelumnya, pada UU Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), kos yang memiliki jumlah kamar lebih dari 10 dikategorikan sebagai objek pajak hotel.\u00a0\u00a0\u201cJasa perhotelan adalah jasa penyediaan akomodasi yang dapat dilengkapi dengan jasa pelayanan makan dan minum, kegiatan hiburan, dan\/atau fasilitas lainnya,\u201d bunyi Pasal 1 angka 47 UU HKPD, dikutip Selasa (02\/01\/2024).Mengacu pada Pasal 53 UU HKPD, jasa perhotelan yang masuk sebagai objek pajak meliputi hotel, hostel, vila, pondok wisata, motel, losmen, wisma pariwisata, pesanggrahan, rumah penginapan, guest house, bungalo, resort, cottage, tempat tinggal pribadi yang difungsikan sebagai hotel dan glamping.Pajak hotel dalam UU HKPD digantikan dengan pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) atas jasa perhotelan. Pemkab\/pemkot tidak lagi dapat memungut PBJT atas kos.Meskipun tidak lagi diklasifikasikan sebagai objek pajak hotel, kos dapat dikenakan PBB yang lebih tinggi dibandingkan rumah tinggal. Hal ini dikarenakan kos memiliki fungsi komersial.Berdasarkan Pasal 13 ayat (1) PP 35\/2023, pengenaan PBB dapat ditetapkan sebesar 20% sampai 100% dari NJOP. Sesuai dengan pasal tersebut, pemkab\/pemkot dapat menetapkan secara leluasa pengenaan PBB atas objek pajak.\u201cPertimbangan berdasarkan bentuk pemanfaatan objek misal, objek pajak yang digunakan semata-mata untuk tempat tinggal, persentase dasar pengenaan PBB-nya akan lebih rendah dibandingkan objek pajak yang digunakan untuk keperluan komersial,\u201d bunyi penjelasan Pasal 13 ayat (2) huruf b PP 35\/2023.","og_url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/","og_site_name":"HnG Consulting | Tax Consultant","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","article_published_time":"2024-01-30T11:00:43+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":576,"url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Berlakunya-UU-HKPD-Indekos-Tidak-Lagi-Dikenakan-Pajak-1024x576.png","type":"image\/png"}],"author":"Redaksi HnG","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@hng_consulting","twitter_site":"@hng_consulting","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi HnG","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/"},"author":{"name":"Redaksi HnG","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e"},"headline":"Berlakunya UU HKPD, Indekos Tidak Lagi Dikenakan Pajak","datePublished":"2024-01-30T11:00:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/"},"wordCount":268,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Berlakunya-UU-HKPD-Indekos-Tidak-Lagi-Dikenakan-Pajak.png","keywords":["Pajak Hotel","PBB","PBJT","UU HKPD"],"articleSection":["Tax"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/","name":"Berlakunya UU HKPD, Indekos Tidak Lagi Dikenakan Pajak - HnG Consulting | Tax Consultant","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Berlakunya-UU-HKPD-Indekos-Tidak-Lagi-Dikenakan-Pajak.png","datePublished":"2024-01-30T11:00:43+00:00","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Indekos atau biasanya yang disebut sebagai kos sudah tidak diklasifikasikan sebagai objek pajak hotel seperti tercantum dalam UU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).Berdasarkan rincian jasa perhotelan dalam UU HKPD, indekos kini tidak lagi tergolong sebagai jasa perhotelan yang dikenakan pajak. Sebelumnya, pada UU Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), kos yang memiliki jumlah kamar lebih dari 10 dikategorikan sebagai objek pajak hotel.\u00a0\u00a0\u201cJasa perhotelan adalah jasa penyediaan akomodasi yang dapat dilengkapi dengan jasa pelayanan makan dan minum, kegiatan hiburan, dan\/atau fasilitas lainnya,\u201d bunyi Pasal 1 angka 47 UU HKPD, dikutip Selasa (02\/01\/2024).Mengacu pada Pasal 53 UU HKPD, jasa perhotelan yang masuk sebagai objek pajak meliputi hotel, hostel, vila, pondok wisata, motel, losmen, wisma pariwisata, pesanggrahan, rumah penginapan, guest house, bungalo, resort, cottage, tempat tinggal pribadi yang difungsikan sebagai hotel dan glamping.Pajak hotel dalam UU HKPD digantikan dengan pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) atas jasa perhotelan. Pemkab\/pemkot tidak lagi dapat memungut PBJT atas kos.Meskipun tidak lagi diklasifikasikan sebagai objek pajak hotel, kos dapat dikenakan PBB yang lebih tinggi dibandingkan rumah tinggal. Hal ini dikarenakan kos memiliki fungsi komersial.Berdasarkan Pasal 13 ayat (1) PP 35\/2023, pengenaan PBB dapat ditetapkan sebesar 20% sampai 100% dari NJOP. Sesuai dengan pasal tersebut, pemkab\/pemkot dapat menetapkan secara leluasa pengenaan PBB atas objek pajak.\u201cPertimbangan berdasarkan bentuk pemanfaatan objek misal, objek pajak yang digunakan semata-mata untuk tempat tinggal, persentase dasar pengenaan PBB-nya akan lebih rendah dibandingkan objek pajak yang digunakan untuk keperluan komersial,\u201d bunyi penjelasan Pasal 13 ayat (2) huruf b PP 35\/2023.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#primaryimage","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Berlakunya-UU-HKPD-Indekos-Tidak-Lagi-Dikenakan-Pajak.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Berlakunya-UU-HKPD-Indekos-Tidak-Lagi-Dikenakan-Pajak.png","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hng.co.id\/berlakunya-uu-hkpd-indekos-tidak-lagi-dikenakan-pajak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hng.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berlakunya UU HKPD, Indekos Tidak Lagi Dikenakan Pajak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website","url":"https:\/\/hng.co.id\/","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","description":"Official Website","publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","url":"https:\/\/hng.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","width":782,"height":405,"caption":"HnG Consulting | Tax Consultant"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","https:\/\/x.com\/hng_consulting","https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e","name":"Redaksi HnG","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi HnG"},"sameAs":["https:\/\/hng.co.id"],"url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3298","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3298"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3298\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3300,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3298\/revisions\/3300"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3299"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3298"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3298"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3298"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}