{"id":3119,"date":"2023-12-24T19:00:52","date_gmt":"2023-12-24T12:00:52","guid":{"rendered":"https:\/\/hng.co.id\/?p=3119"},"modified":"2023-12-20T17:45:25","modified_gmt":"2023-12-20T10:45:25","slug":"penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hng.co.id\/id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/","title":{"rendered":"Penerimaan Pajak Lebih Cepat dari Belanja, Begini Penjelasan Sri Mulyani"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/aqilabagus\/\">Aqila Bagus Misbahuddin<\/a><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan pajak pada semester I\/2023 mencapai Rp970,2 triliun. Nilai tersebut setara 56,72% dari target pemerintah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan penerimaan pajak bertumbuh hingga 9,9% (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">year on year<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\/yoy). Kinerja pajak tersebut lebih cepat dibandingkan belanja pemerintah pusat yang baru 39,7% dari pagu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPenerimaan jauh lebih cepat dalam mencapai targetnya dibandingkan belanja negara yang masih di bawah 40%,\u201d kata Sri Mulyani dalam Konferensi APBN Kita Edisi Juli 2023, dikutip Selasa (25\/7\/2023).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih rinci, penerimaan dari pajak penghasilan (PPh) non migas Rp565,01 triliun atau 64,67% dari target. Angka tersebut meningkat 7,85% secara tahunan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, untuk penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mencapai Rp356,7 triliun atau 48,02% dari target. Kinerja tersebut bertumbuh 14,63%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, pajak bumi bangunan (PBB) &amp; pajak lainnya mencatatkan penerimaan Rp7,5 triliun atau meningkat tahunan sebesar 54,41%. Capaian tersebut telah memenuhi 18,74% dari target.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun penerimaan PPh migas di angka Rp40,93 triliun atau 66,62% dari target pemerintah. Berbeda dengan pajak sebelumnya, kinerja PPh migas turun secara tahunan 3,86%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKinerja penerimaan pajak semester I masih terjaga tumbuh positif, tapi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rate of growth<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya mengalami normalisasi atau penurunan,\u201d imbuhnya.<\/span><\/p>\n<p><strong>Cek berita dan artikel lainnya di\u00a0<a href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/article\/\">sini<\/a><\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis:\u00a0Aqila Bagus Misbahuddin JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan pajak pada semester I\/2023 mencapai Rp970,2 triliun. Nilai tersebut setara 56,72% dari target pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan penerimaan pajak bertumbuh hingga 9,9% (year on year\/yoy). Kinerja pajak tersebut lebih cepat dibandingkan belanja pemerintah pusat yang baru 39,7% dari pagu. \u201cPenerimaan jauh lebih cepat dalam [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3120,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[158],"class_list":["post-3119","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tax","tag-penerimaan-pajak"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Penerimaan Pajak Lebih Cepat dari Belanja, Begini Penjelasan Sri Mulyani - HnG Consulting | Tax Consultant<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan pajak pada semester I\/2023 mencapai Rp970,2 triliun. Nilai tersebut setara 56,72% dari target pemerintah.Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan penerimaan pajak bertumbuh hingga 9,9% (year on year\/yoy). Kinerja pajak tersebut lebih cepat dibandingkan belanja pemerintah pusat yang baru 39,7% dari pagu.\u201cPenerimaan jauh lebih cepat dalam mencapai targetnya dibandingkan belanja negara yang masih di bawah 40%,\u201d kata Sri Mulyani dalam Konferensi APBN Kita Edisi Juli 2023, dikutip Selasa (25\/7\/2023).Lebih rinci, penerimaan dari pajak penghasilan (PPh) non migas Rp565,01 triliun atau 64,67% dari target. Angka tersebut meningkat 7,85% secara tahunan.Sementara itu, untuk penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mencapai Rp356,7 triliun atau 48,02% dari target. Kinerja tersebut bertumbuh 14,63%.Di sisi lain, pajak bumi bangunan (PBB) &amp; pajak lainnya mencatatkan penerimaan Rp7,5 triliun atau meningkat tahunan sebesar 54,41%. Capaian tersebut telah memenuhi 18,74% dari target.Adapun penerimaan PPh migas di angka Rp40,93 triliun atau 66,62% dari target pemerintah. Berbeda dengan pajak sebelumnya, kinerja PPh migas turun secara tahunan 3,86%.\u201cKinerja penerimaan pajak semester I masih terjaga tumbuh positif, tapi rate of growth-nya mengalami normalisasi atau penurunan,\u201d imbuhnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penerimaan Pajak Lebih Cepat dari Belanja, Begini Penjelasan Sri Mulyani - HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan pajak pada semester I\/2023 mencapai Rp970,2 triliun. Nilai tersebut setara 56,72% dari target pemerintah.Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan penerimaan pajak bertumbuh hingga 9,9% (year on year\/yoy). Kinerja pajak tersebut lebih cepat dibandingkan belanja pemerintah pusat yang baru 39,7% dari pagu.\u201cPenerimaan jauh lebih cepat dalam mencapai targetnya dibandingkan belanja negara yang masih di bawah 40%,\u201d kata Sri Mulyani dalam Konferensi APBN Kita Edisi Juli 2023, dikutip Selasa (25\/7\/2023).Lebih rinci, penerimaan dari pajak penghasilan (PPh) non migas Rp565,01 triliun atau 64,67% dari target. Angka tersebut meningkat 7,85% secara tahunan.Sementara itu, untuk penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mencapai Rp356,7 triliun atau 48,02% dari target. Kinerja tersebut bertumbuh 14,63%.Di sisi lain, pajak bumi bangunan (PBB) &amp; pajak lainnya mencatatkan penerimaan Rp7,5 triliun atau meningkat tahunan sebesar 54,41%. Capaian tersebut telah memenuhi 18,74% dari target.Adapun penerimaan PPh migas di angka Rp40,93 triliun atau 66,62% dari target pemerintah. Berbeda dengan pajak sebelumnya, kinerja PPh migas turun secara tahunan 3,86%.\u201cKinerja penerimaan pajak semester I masih terjaga tumbuh positif, tapi rate of growth-nya mengalami normalisasi atau penurunan,\u201d imbuhnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-24T12:00:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Penerimaan-Pajak-Lebih-Cepat-dari-Belanja-Begini-Penjelasan-Sri-Mulyani-1024x576.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi HnG\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\"},\"headline\":\"Penerimaan Pajak Lebih Cepat dari Belanja, Begini Penjelasan Sri Mulyani\",\"datePublished\":\"2023-12-24T12:00:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/\"},\"wordCount\":198,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Penerimaan-Pajak-Lebih-Cepat-dari-Belanja-Begini-Penjelasan-Sri-Mulyani-e1701748398638.png\",\"keywords\":[\"Penerimaan Pajak\"],\"articleSection\":[\"Tax\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/\",\"name\":\"Penerimaan Pajak Lebih Cepat dari Belanja, Begini Penjelasan Sri Mulyani - HnG Consulting | Tax Consultant\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Penerimaan-Pajak-Lebih-Cepat-dari-Belanja-Begini-Penjelasan-Sri-Mulyani-e1701748398638.png\",\"datePublished\":\"2023-12-24T12:00:52+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan pajak pada semester I\/2023 mencapai Rp970,2 triliun. Nilai tersebut setara 56,72% dari target pemerintah.Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan penerimaan pajak bertumbuh hingga 9,9% (year on year\/yoy). Kinerja pajak tersebut lebih cepat dibandingkan belanja pemerintah pusat yang baru 39,7% dari pagu.\u201cPenerimaan jauh lebih cepat dalam mencapai targetnya dibandingkan belanja negara yang masih di bawah 40%,\u201d kata Sri Mulyani dalam Konferensi APBN Kita Edisi Juli 2023, dikutip Selasa (25\/7\/2023).Lebih rinci, penerimaan dari pajak penghasilan (PPh) non migas Rp565,01 triliun atau 64,67% dari target. Angka tersebut meningkat 7,85% secara tahunan.Sementara itu, untuk penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mencapai Rp356,7 triliun atau 48,02% dari target. Kinerja tersebut bertumbuh 14,63%.Di sisi lain, pajak bumi bangunan (PBB) & pajak lainnya mencatatkan penerimaan Rp7,5 triliun atau meningkat tahunan sebesar 54,41%. Capaian tersebut telah memenuhi 18,74% dari target.Adapun penerimaan PPh migas di angka Rp40,93 triliun atau 66,62% dari target pemerintah. Berbeda dengan pajak sebelumnya, kinerja PPh migas turun secara tahunan 3,86%.\u201cKinerja penerimaan pajak semester I masih terjaga tumbuh positif, tapi rate of growth-nya mengalami normalisasi atau penurunan,\u201d imbuhnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Penerimaan-Pajak-Lebih-Cepat-dari-Belanja-Begini-Penjelasan-Sri-Mulyani-e1701748398638.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Penerimaan-Pajak-Lebih-Cepat-dari-Belanja-Begini-Penjelasan-Sri-Mulyani-e1701748398638.png\",\"width\":880,\"height\":495},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hng.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penerimaan Pajak Lebih Cepat dari Belanja, Begini Penjelasan Sri Mulyani\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"description\":\"Official Website\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"width\":782,\"height\":405,\"caption\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\",\"https:\/\/x.com\/hng_consulting\",\"https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\",\"name\":\"Redaksi HnG\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi HnG\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hng.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penerimaan Pajak Lebih Cepat dari Belanja, Begini Penjelasan Sri Mulyani - HnG Consulting | Tax Consultant","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan pajak pada semester I\/2023 mencapai Rp970,2 triliun. Nilai tersebut setara 56,72% dari target pemerintah.Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan penerimaan pajak bertumbuh hingga 9,9% (year on year\/yoy). Kinerja pajak tersebut lebih cepat dibandingkan belanja pemerintah pusat yang baru 39,7% dari pagu.\u201cPenerimaan jauh lebih cepat dalam mencapai targetnya dibandingkan belanja negara yang masih di bawah 40%,\u201d kata Sri Mulyani dalam Konferensi APBN Kita Edisi Juli 2023, dikutip Selasa (25\/7\/2023).Lebih rinci, penerimaan dari pajak penghasilan (PPh) non migas Rp565,01 triliun atau 64,67% dari target. Angka tersebut meningkat 7,85% secara tahunan.Sementara itu, untuk penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mencapai Rp356,7 triliun atau 48,02% dari target. Kinerja tersebut bertumbuh 14,63%.Di sisi lain, pajak bumi bangunan (PBB) & pajak lainnya mencatatkan penerimaan Rp7,5 triliun atau meningkat tahunan sebesar 54,41%. Capaian tersebut telah memenuhi 18,74% dari target.Adapun penerimaan PPh migas di angka Rp40,93 triliun atau 66,62% dari target pemerintah. Berbeda dengan pajak sebelumnya, kinerja PPh migas turun secara tahunan 3,86%.\u201cKinerja penerimaan pajak semester I masih terjaga tumbuh positif, tapi rate of growth-nya mengalami normalisasi atau penurunan,\u201d imbuhnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hng.co.id\/id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Penerimaan Pajak Lebih Cepat dari Belanja, Begini Penjelasan Sri Mulyani - HnG Consulting | Tax Consultant","og_description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan pajak pada semester I\/2023 mencapai Rp970,2 triliun. Nilai tersebut setara 56,72% dari target pemerintah.Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan penerimaan pajak bertumbuh hingga 9,9% (year on year\/yoy). Kinerja pajak tersebut lebih cepat dibandingkan belanja pemerintah pusat yang baru 39,7% dari pagu.\u201cPenerimaan jauh lebih cepat dalam mencapai targetnya dibandingkan belanja negara yang masih di bawah 40%,\u201d kata Sri Mulyani dalam Konferensi APBN Kita Edisi Juli 2023, dikutip Selasa (25\/7\/2023).Lebih rinci, penerimaan dari pajak penghasilan (PPh) non migas Rp565,01 triliun atau 64,67% dari target. Angka tersebut meningkat 7,85% secara tahunan.Sementara itu, untuk penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mencapai Rp356,7 triliun atau 48,02% dari target. Kinerja tersebut bertumbuh 14,63%.Di sisi lain, pajak bumi bangunan (PBB) & pajak lainnya mencatatkan penerimaan Rp7,5 triliun atau meningkat tahunan sebesar 54,41%. Capaian tersebut telah memenuhi 18,74% dari target.Adapun penerimaan PPh migas di angka Rp40,93 triliun atau 66,62% dari target pemerintah. Berbeda dengan pajak sebelumnya, kinerja PPh migas turun secara tahunan 3,86%.\u201cKinerja penerimaan pajak semester I masih terjaga tumbuh positif, tapi rate of growth-nya mengalami normalisasi atau penurunan,\u201d imbuhnya.","og_url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/","og_site_name":"HnG Consulting | Tax Consultant","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","article_published_time":"2023-12-24T12:00:52+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":576,"url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Penerimaan-Pajak-Lebih-Cepat-dari-Belanja-Begini-Penjelasan-Sri-Mulyani-1024x576.png","type":"image\/png"}],"author":"Redaksi HnG","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@hng_consulting","twitter_site":"@hng_consulting","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi HnG","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/"},"author":{"name":"Redaksi HnG","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e"},"headline":"Penerimaan Pajak Lebih Cepat dari Belanja, Begini Penjelasan Sri Mulyani","datePublished":"2023-12-24T12:00:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/"},"wordCount":198,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Penerimaan-Pajak-Lebih-Cepat-dari-Belanja-Begini-Penjelasan-Sri-Mulyani-e1701748398638.png","keywords":["Penerimaan Pajak"],"articleSection":["Tax"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/","name":"Penerimaan Pajak Lebih Cepat dari Belanja, Begini Penjelasan Sri Mulyani - HnG Consulting | Tax Consultant","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Penerimaan-Pajak-Lebih-Cepat-dari-Belanja-Begini-Penjelasan-Sri-Mulyani-e1701748398638.png","datePublished":"2023-12-24T12:00:52+00:00","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan pajak pada semester I\/2023 mencapai Rp970,2 triliun. Nilai tersebut setara 56,72% dari target pemerintah.Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan penerimaan pajak bertumbuh hingga 9,9% (year on year\/yoy). Kinerja pajak tersebut lebih cepat dibandingkan belanja pemerintah pusat yang baru 39,7% dari pagu.\u201cPenerimaan jauh lebih cepat dalam mencapai targetnya dibandingkan belanja negara yang masih di bawah 40%,\u201d kata Sri Mulyani dalam Konferensi APBN Kita Edisi Juli 2023, dikutip Selasa (25\/7\/2023).Lebih rinci, penerimaan dari pajak penghasilan (PPh) non migas Rp565,01 triliun atau 64,67% dari target. Angka tersebut meningkat 7,85% secara tahunan.Sementara itu, untuk penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mencapai Rp356,7 triliun atau 48,02% dari target. Kinerja tersebut bertumbuh 14,63%.Di sisi lain, pajak bumi bangunan (PBB) & pajak lainnya mencatatkan penerimaan Rp7,5 triliun atau meningkat tahunan sebesar 54,41%. Capaian tersebut telah memenuhi 18,74% dari target.Adapun penerimaan PPh migas di angka Rp40,93 triliun atau 66,62% dari target pemerintah. Berbeda dengan pajak sebelumnya, kinerja PPh migas turun secara tahunan 3,86%.\u201cKinerja penerimaan pajak semester I masih terjaga tumbuh positif, tapi rate of growth-nya mengalami normalisasi atau penurunan,\u201d imbuhnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#primaryimage","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Penerimaan-Pajak-Lebih-Cepat-dari-Belanja-Begini-Penjelasan-Sri-Mulyani-e1701748398638.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Penerimaan-Pajak-Lebih-Cepat-dari-Belanja-Begini-Penjelasan-Sri-Mulyani-e1701748398638.png","width":880,"height":495},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hng.co.id\/penerimaan-pajak-lebih-cepat-dari-belanja-begini-penjelasan-sri-mulyani\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hng.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penerimaan Pajak Lebih Cepat dari Belanja, Begini Penjelasan Sri Mulyani"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website","url":"https:\/\/hng.co.id\/","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","description":"Official Website","publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","url":"https:\/\/hng.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","width":782,"height":405,"caption":"HnG Consulting | Tax Consultant"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","https:\/\/x.com\/hng_consulting","https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e","name":"Redaksi HnG","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi HnG"},"sameAs":["https:\/\/hng.co.id"],"url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3119","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3119"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3119\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3148,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3119\/revisions\/3148"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3120"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3119"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3119"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3119"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}