{"id":3101,"date":"2023-12-13T19:00:27","date_gmt":"2023-12-13T12:00:27","guid":{"rendered":"https:\/\/hng.co.id\/?p=3101"},"modified":"2023-12-05T10:30:04","modified_gmt":"2023-12-05T03:30:04","slug":"maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hng.co.id\/id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/","title":{"rendered":"Maksimalkan Bonus Demografi, Simak 5 Strategi Bappenas Berikut"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/aqilabagus\/\">Aqila Bagus Misbahuddin<\/a><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">JAKARTA, HnG Insight \u2013 Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan 5 strategi dalam mengoptimalkan bonus demografi Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam buku Penduduk Berkualitas Menuju Indonesia Emas, Bappenas menyebutkan salah satu strategi optimalisasi bonus demografi adalah menciptakan lapangan pekerjaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMelalui penyerapan tenaga kerja yang optimal, negara mendapatkan keuntungan melalui skema pajak sedangkan pekerja mulai dapat mengumpulkan aset untuk investasi,\u201d bunyi buku tersebut, dikutip Minggu (23\/7\/2023).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bonus demografi adalah potensi pertumbuhan ekonomi dari perubahan struktur penduduk. Pada saat itu, penduduk usia kerja akan bertumbuh dan relatif lebih besar daripada penduduk usia muda dan lanjut usia atau dikenal dengan rasio ketergantungan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dependency ratio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, beberapa tantangan pembangunan kependudukan Indonesia, seperti kualitas penduduk, mobilitas penduduk, dan tata kelola penduduk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebutlah mendorong pemerintah memberikan kebijakan yang diarahkan untuk pengendalian jumlah penduduk dan pengembangan ekosistem untuk mendorong pemerataan penduduk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain menciptakan lapangan kerja, terdapat 4 strategi lainnya. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mengatasi penduduk usia muda <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">not in education, employment, or training <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(NEET).<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">meningkatkan perlindungan dan memperhatikan kesejahteraan pekerja perempuan untuk meningkatkan partisipasi kerja perempuan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Keempat, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">penguatan literasi keuangan dan investasi yang menjadi komponenn penting dalam pencapaian bonus demografi kedua.<\/span><\/p>\n<p><strong>Cek berita dan artikel lainnya di\u00a0<a href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/article\/\">sini<\/a><\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis:\u00a0Aqila Bagus Misbahuddin JAKARTA, HnG Insight \u2013 Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan 5 strategi dalam mengoptimalkan bonus demografi Indonesia. Dalam buku Penduduk Berkualitas Menuju Indonesia Emas, Bappenas menyebutkan salah satu strategi optimalisasi bonus demografi adalah menciptakan lapangan pekerjaan. \u201cMelalui penyerapan tenaga kerja yang optimal, negara mendapatkan keuntungan melalui skema pajak sedangkan pekerja mulai dapat [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3103,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[254],"class_list":["post-3101","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-general","tag-bonus-demografi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Maksimalkan Bonus Demografi, Simak 5 Strategi Bappenas Berikut - HnG Consulting | Tax Consultant<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan 5 strategi dalam mengoptimalkan bonus demografi Indonesia.Dalam buku Penduduk Berkualitas Menuju Indonesia Emas, Bappenas menyebutkan salah satu strategi optimalisasi bonus demografi adalah menciptakan lapangan pekerjaan.\u201cMelalui penyerapan tenaga kerja yang optimal, negara mendapatkan keuntungan melalui skema pajak sedangkan pekerja mulai dapat mengumpulkan aset untuk investasi,\u201d bunyi buku tersebut, dikutip Minggu (23\/7\/2023).Bonus demografi adalah potensi pertumbuhan ekonomi dari perubahan struktur penduduk. Pada saat itu, penduduk usia kerja akan bertumbuh dan relatif lebih besar daripada penduduk usia muda dan lanjut usia atau dikenal dengan rasio ketergantungan (dependency ratio).Di sisi lain, beberapa tantangan pembangunan kependudukan Indonesia, seperti kualitas penduduk, mobilitas penduduk, dan tata kelola penduduk.Hal tersebutlah mendorong pemerintah memberikan kebijakan yang diarahkan untuk pengendalian jumlah penduduk dan pengembangan ekosistem untuk mendorong pemerataan penduduk.Selain menciptakan lapangan kerja, terdapat 4 strategi lainnya. Pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi. Kedua, mengatasi penduduk usia muda not in education, employment, or training (NEET).Ketiga, meningkatkan perlindungan dan memperhatikan kesejahteraan pekerja perempuan untuk meningkatkan partisipasi kerja perempuan. Keempat, penguatan literasi keuangan dan investasi yang menjadi komponenn penting dalam pencapaian bonus demografi kedua.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Maksimalkan Bonus Demografi, Simak 5 Strategi Bappenas Berikut - HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan 5 strategi dalam mengoptimalkan bonus demografi Indonesia.Dalam buku Penduduk Berkualitas Menuju Indonesia Emas, Bappenas menyebutkan salah satu strategi optimalisasi bonus demografi adalah menciptakan lapangan pekerjaan.\u201cMelalui penyerapan tenaga kerja yang optimal, negara mendapatkan keuntungan melalui skema pajak sedangkan pekerja mulai dapat mengumpulkan aset untuk investasi,\u201d bunyi buku tersebut, dikutip Minggu (23\/7\/2023).Bonus demografi adalah potensi pertumbuhan ekonomi dari perubahan struktur penduduk. Pada saat itu, penduduk usia kerja akan bertumbuh dan relatif lebih besar daripada penduduk usia muda dan lanjut usia atau dikenal dengan rasio ketergantungan (dependency ratio).Di sisi lain, beberapa tantangan pembangunan kependudukan Indonesia, seperti kualitas penduduk, mobilitas penduduk, dan tata kelola penduduk.Hal tersebutlah mendorong pemerintah memberikan kebijakan yang diarahkan untuk pengendalian jumlah penduduk dan pengembangan ekosistem untuk mendorong pemerataan penduduk.Selain menciptakan lapangan kerja, terdapat 4 strategi lainnya. Pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi. Kedua, mengatasi penduduk usia muda not in education, employment, or training (NEET).Ketiga, meningkatkan perlindungan dan memperhatikan kesejahteraan pekerja perempuan untuk meningkatkan partisipasi kerja perempuan. Keempat, penguatan literasi keuangan dan investasi yang menjadi komponenn penting dalam pencapaian bonus demografi kedua.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-13T12:00:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Maksimalkan-Bonus-Demografi-Simak-5-Strategi-Bappenas-Berikut-1024x576.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi HnG\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\"},\"headline\":\"Maksimalkan Bonus Demografi, Simak 5 Strategi Bappenas Berikut\",\"datePublished\":\"2023-12-13T12:00:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/\"},\"wordCount\":206,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Maksimalkan-Bonus-Demografi-Simak-5-Strategi-Bappenas-Berikut-e1701746992775.png\",\"keywords\":[\"Bonus Demografi\"],\"articleSection\":[\"General\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/\",\"name\":\"Maksimalkan Bonus Demografi, Simak 5 Strategi Bappenas Berikut - HnG Consulting | Tax Consultant\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Maksimalkan-Bonus-Demografi-Simak-5-Strategi-Bappenas-Berikut-e1701746992775.png\",\"datePublished\":\"2023-12-13T12:00:27+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan 5 strategi dalam mengoptimalkan bonus demografi Indonesia.Dalam buku Penduduk Berkualitas Menuju Indonesia Emas, Bappenas menyebutkan salah satu strategi optimalisasi bonus demografi adalah menciptakan lapangan pekerjaan.\u201cMelalui penyerapan tenaga kerja yang optimal, negara mendapatkan keuntungan melalui skema pajak sedangkan pekerja mulai dapat mengumpulkan aset untuk investasi,\u201d bunyi buku tersebut, dikutip Minggu (23\/7\/2023).Bonus demografi adalah potensi pertumbuhan ekonomi dari perubahan struktur penduduk. Pada saat itu, penduduk usia kerja akan bertumbuh dan relatif lebih besar daripada penduduk usia muda dan lanjut usia atau dikenal dengan rasio ketergantungan (dependency ratio).Di sisi lain, beberapa tantangan pembangunan kependudukan Indonesia, seperti kualitas penduduk, mobilitas penduduk, dan tata kelola penduduk.Hal tersebutlah mendorong pemerintah memberikan kebijakan yang diarahkan untuk pengendalian jumlah penduduk dan pengembangan ekosistem untuk mendorong pemerataan penduduk.Selain menciptakan lapangan kerja, terdapat 4 strategi lainnya. Pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi. Kedua, mengatasi penduduk usia muda not in education, employment, or training (NEET).Ketiga, meningkatkan perlindungan dan memperhatikan kesejahteraan pekerja perempuan untuk meningkatkan partisipasi kerja perempuan. Keempat, penguatan literasi keuangan dan investasi yang menjadi komponenn penting dalam pencapaian bonus demografi kedua.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Maksimalkan-Bonus-Demografi-Simak-5-Strategi-Bappenas-Berikut-e1701746992775.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Maksimalkan-Bonus-Demografi-Simak-5-Strategi-Bappenas-Berikut-e1701746992775.png\",\"width\":880,\"height\":495},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hng.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Maksimalkan Bonus Demografi, Simak 5 Strategi Bappenas Berikut\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"description\":\"Official Website\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"width\":782,\"height\":405,\"caption\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\",\"https:\/\/x.com\/hng_consulting\",\"https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\",\"name\":\"Redaksi HnG\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi HnG\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hng.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Maksimalkan Bonus Demografi, Simak 5 Strategi Bappenas Berikut - HnG Consulting | Tax Consultant","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan 5 strategi dalam mengoptimalkan bonus demografi Indonesia.Dalam buku Penduduk Berkualitas Menuju Indonesia Emas, Bappenas menyebutkan salah satu strategi optimalisasi bonus demografi adalah menciptakan lapangan pekerjaan.\u201cMelalui penyerapan tenaga kerja yang optimal, negara mendapatkan keuntungan melalui skema pajak sedangkan pekerja mulai dapat mengumpulkan aset untuk investasi,\u201d bunyi buku tersebut, dikutip Minggu (23\/7\/2023).Bonus demografi adalah potensi pertumbuhan ekonomi dari perubahan struktur penduduk. Pada saat itu, penduduk usia kerja akan bertumbuh dan relatif lebih besar daripada penduduk usia muda dan lanjut usia atau dikenal dengan rasio ketergantungan (dependency ratio).Di sisi lain, beberapa tantangan pembangunan kependudukan Indonesia, seperti kualitas penduduk, mobilitas penduduk, dan tata kelola penduduk.Hal tersebutlah mendorong pemerintah memberikan kebijakan yang diarahkan untuk pengendalian jumlah penduduk dan pengembangan ekosistem untuk mendorong pemerataan penduduk.Selain menciptakan lapangan kerja, terdapat 4 strategi lainnya. Pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi. Kedua, mengatasi penduduk usia muda not in education, employment, or training (NEET).Ketiga, meningkatkan perlindungan dan memperhatikan kesejahteraan pekerja perempuan untuk meningkatkan partisipasi kerja perempuan. Keempat, penguatan literasi keuangan dan investasi yang menjadi komponenn penting dalam pencapaian bonus demografi kedua.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hng.co.id\/id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Maksimalkan Bonus Demografi, Simak 5 Strategi Bappenas Berikut - HnG Consulting | Tax Consultant","og_description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan 5 strategi dalam mengoptimalkan bonus demografi Indonesia.Dalam buku Penduduk Berkualitas Menuju Indonesia Emas, Bappenas menyebutkan salah satu strategi optimalisasi bonus demografi adalah menciptakan lapangan pekerjaan.\u201cMelalui penyerapan tenaga kerja yang optimal, negara mendapatkan keuntungan melalui skema pajak sedangkan pekerja mulai dapat mengumpulkan aset untuk investasi,\u201d bunyi buku tersebut, dikutip Minggu (23\/7\/2023).Bonus demografi adalah potensi pertumbuhan ekonomi dari perubahan struktur penduduk. Pada saat itu, penduduk usia kerja akan bertumbuh dan relatif lebih besar daripada penduduk usia muda dan lanjut usia atau dikenal dengan rasio ketergantungan (dependency ratio).Di sisi lain, beberapa tantangan pembangunan kependudukan Indonesia, seperti kualitas penduduk, mobilitas penduduk, dan tata kelola penduduk.Hal tersebutlah mendorong pemerintah memberikan kebijakan yang diarahkan untuk pengendalian jumlah penduduk dan pengembangan ekosistem untuk mendorong pemerataan penduduk.Selain menciptakan lapangan kerja, terdapat 4 strategi lainnya. Pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi. Kedua, mengatasi penduduk usia muda not in education, employment, or training (NEET).Ketiga, meningkatkan perlindungan dan memperhatikan kesejahteraan pekerja perempuan untuk meningkatkan partisipasi kerja perempuan. Keempat, penguatan literasi keuangan dan investasi yang menjadi komponenn penting dalam pencapaian bonus demografi kedua.","og_url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/","og_site_name":"HnG Consulting | Tax Consultant","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","article_published_time":"2023-12-13T12:00:27+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":576,"url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Maksimalkan-Bonus-Demografi-Simak-5-Strategi-Bappenas-Berikut-1024x576.png","type":"image\/png"}],"author":"Redaksi HnG","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@hng_consulting","twitter_site":"@hng_consulting","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi HnG","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/"},"author":{"name":"Redaksi HnG","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e"},"headline":"Maksimalkan Bonus Demografi, Simak 5 Strategi Bappenas Berikut","datePublished":"2023-12-13T12:00:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/"},"wordCount":206,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Maksimalkan-Bonus-Demografi-Simak-5-Strategi-Bappenas-Berikut-e1701746992775.png","keywords":["Bonus Demografi"],"articleSection":["General"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/","name":"Maksimalkan Bonus Demografi, Simak 5 Strategi Bappenas Berikut - HnG Consulting | Tax Consultant","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Maksimalkan-Bonus-Demografi-Simak-5-Strategi-Bappenas-Berikut-e1701746992775.png","datePublished":"2023-12-13T12:00:27+00:00","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan 5 strategi dalam mengoptimalkan bonus demografi Indonesia.Dalam buku Penduduk Berkualitas Menuju Indonesia Emas, Bappenas menyebutkan salah satu strategi optimalisasi bonus demografi adalah menciptakan lapangan pekerjaan.\u201cMelalui penyerapan tenaga kerja yang optimal, negara mendapatkan keuntungan melalui skema pajak sedangkan pekerja mulai dapat mengumpulkan aset untuk investasi,\u201d bunyi buku tersebut, dikutip Minggu (23\/7\/2023).Bonus demografi adalah potensi pertumbuhan ekonomi dari perubahan struktur penduduk. Pada saat itu, penduduk usia kerja akan bertumbuh dan relatif lebih besar daripada penduduk usia muda dan lanjut usia atau dikenal dengan rasio ketergantungan (dependency ratio).Di sisi lain, beberapa tantangan pembangunan kependudukan Indonesia, seperti kualitas penduduk, mobilitas penduduk, dan tata kelola penduduk.Hal tersebutlah mendorong pemerintah memberikan kebijakan yang diarahkan untuk pengendalian jumlah penduduk dan pengembangan ekosistem untuk mendorong pemerataan penduduk.Selain menciptakan lapangan kerja, terdapat 4 strategi lainnya. Pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi. Kedua, mengatasi penduduk usia muda not in education, employment, or training (NEET).Ketiga, meningkatkan perlindungan dan memperhatikan kesejahteraan pekerja perempuan untuk meningkatkan partisipasi kerja perempuan. Keempat, penguatan literasi keuangan dan investasi yang menjadi komponenn penting dalam pencapaian bonus demografi kedua.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#primaryimage","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Maksimalkan-Bonus-Demografi-Simak-5-Strategi-Bappenas-Berikut-e1701746992775.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Maksimalkan-Bonus-Demografi-Simak-5-Strategi-Bappenas-Berikut-e1701746992775.png","width":880,"height":495},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hng.co.id\/maksimalkan-bonus-demografi-simak-5-strategi-bappenas-berikut\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hng.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Maksimalkan Bonus Demografi, Simak 5 Strategi Bappenas Berikut"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website","url":"https:\/\/hng.co.id\/","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","description":"Official Website","publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","url":"https:\/\/hng.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","width":782,"height":405,"caption":"HnG Consulting | Tax Consultant"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","https:\/\/x.com\/hng_consulting","https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e","name":"Redaksi HnG","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi HnG"},"sameAs":["https:\/\/hng.co.id"],"url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3101","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3101"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3101\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3104,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3101\/revisions\/3104"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3103"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3101"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3101"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3101"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}