{"id":3084,"date":"2023-12-09T19:00:25","date_gmt":"2023-12-09T12:00:25","guid":{"rendered":"https:\/\/hng.co.id\/?p=3084"},"modified":"2023-12-10T20:44:12","modified_gmt":"2023-12-10T13:44:12","slug":"wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/","title":{"rendered":"Wah! 57,9 Juta NIK Telah Terintegrasi Dengan NPWP"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/natalie-syaina-abitta-a877321a6\/\">Natalie Syaina Abitta<\/a><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Pajak (DJP) mengabarkan sebanyak 57,9 juta nomor induk kependudukan (NIK) telah terintegrasi dengan nomor pokok wajib pajak (NPWP) sampai dengan 14 Juli 2023.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwi Astuti berpendapat pengintegrasian NIK NPWP tersebut telah mencakup 82,02% jumlah wajib pajak orang pribadi dalam negeri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAngka ini cukup baik mengingat integrasi NIK dan NPWP yang sudah berjalan selama 1 tahun, didukung pula dengan berbagai penerimaan baik dari masyarakat,\u201d paparnya, dikutip Minggu (16\/7\/2023).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengintegrasian NIK dengan\u00a0 NPWP sudah diatur sebelumnya dalam UU 7\/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Hal ini bertujuan untuk memudahkan akses layanan pada DJP bagi wajib pajak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wajib pajak dianjurkan melakukan validasi data paling lambat 31 Desember 2023. Adapun, penggunaan NIK menjadi NPWP akan berlaku pada 1 Januari 2024.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Validasi data dapat dilakukan melalui DJP Online. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, terlebih dahulu wajib pajak login dengan memberikan NPWP, kata sandi dan kode keamanan.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">wajib pajak dapat memilih menu profil dalam menu utama DJP Online. Pada menu profil, wajib pajak dapat melakukan validasi data dengan keterangan \u2018Perlu Dimutakhirkan\u2019.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila semua data sudah terisi, wajib pajak dapat meng-klik validasi sehingga sistem dapat menyesuaikan dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">DJP berkomitmen akan terus mengingatkan wajib pajak melakukan validasi NIK sebagai NPWP melalui DJP Online.<\/span><\/p>\n<p><strong>Cek berita dan artikel lainnya di\u00a0<a href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/article\/\">sini<\/a><\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis:\u00a0Natalie Syaina Abitta JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Pajak (DJP) mengabarkan sebanyak 57,9 juta nomor induk kependudukan (NIK) telah terintegrasi dengan nomor pokok wajib pajak (NPWP) sampai dengan 14 Juli 2023. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwi Astuti berpendapat pengintegrasian NIK NPWP tersebut telah mencakup 82,02% jumlah wajib pajak orang pribadi dalam negeri.\u00a0 \u201cAngka [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3145,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[208,27,28],"class_list":["post-3084","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tax","tag-djponline","tag-npwp","tag-penggabungan-npwp-nik"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Wah! 57,9 Juta NIK Telah Terintegrasi Dengan NPWP - HnG Consulting | Tax Consultant<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Pajak (DJP) mengabarkan sebanyak 57,9 juta nomor induk kependudukan (NIK) telah terintegrasi dengan nomor pokok wajib pajak (NPWP) sampai dengan 14 Juli 2023.Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwi Astuti berpendapat pengintegrasian NIK NPWP tersebut telah mencakup 82,02% jumlah wajib pajak orang pribadi dalam negeri.\u00a0\u201cAngka ini cukup baik mengingat integrasi NIK dan NPWP yang sudah berjalan selama 1 tahun, didukung pula dengan berbagai penerimaan baik dari masyarakat,\u201d paparnya, dikutip Minggu (16\/7\/2023).Pengintegrasian NIK dengan\u00a0 NPWP sudah diatur sebelumnya dalam UU 7\/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Hal ini bertujuan untuk memudahkan akses layanan pada DJP bagi wajib pajak.Wajib pajak dianjurkan melakukan validasi data paling lambat 31 Desember 2023. Adapun, penggunaan NIK menjadi NPWP akan berlaku pada 1 Januari 2024.Validasi data dapat dilakukan melalui DJP Online. Pertama, terlebih dahulu wajib pajak login dengan memberikan NPWP, kata sandi dan kode keamanan.Kedua, wajib pajak dapat memilih menu profil dalam menu utama DJP Online. Pada menu profil, wajib pajak dapat melakukan validasi data dengan keterangan \u2018Perlu Dimutakhirkan\u2019.Apabila semua data sudah terisi, wajib pajak dapat meng-klik validasi sehingga sistem dapat menyesuaikan dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.\u00a0DJP berkomitmen akan terus mengingatkan wajib pajak melakukan validasi NIK sebagai NPWP melalui DJP Online.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Wah! 57,9 Juta NIK Telah Terintegrasi Dengan NPWP - HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Pajak (DJP) mengabarkan sebanyak 57,9 juta nomor induk kependudukan (NIK) telah terintegrasi dengan nomor pokok wajib pajak (NPWP) sampai dengan 14 Juli 2023.Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwi Astuti berpendapat pengintegrasian NIK NPWP tersebut telah mencakup 82,02% jumlah wajib pajak orang pribadi dalam negeri.\u00a0\u201cAngka ini cukup baik mengingat integrasi NIK dan NPWP yang sudah berjalan selama 1 tahun, didukung pula dengan berbagai penerimaan baik dari masyarakat,\u201d paparnya, dikutip Minggu (16\/7\/2023).Pengintegrasian NIK dengan\u00a0 NPWP sudah diatur sebelumnya dalam UU 7\/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Hal ini bertujuan untuk memudahkan akses layanan pada DJP bagi wajib pajak.Wajib pajak dianjurkan melakukan validasi data paling lambat 31 Desember 2023. Adapun, penggunaan NIK menjadi NPWP akan berlaku pada 1 Januari 2024.Validasi data dapat dilakukan melalui DJP Online. Pertama, terlebih dahulu wajib pajak login dengan memberikan NPWP, kata sandi dan kode keamanan.Kedua, wajib pajak dapat memilih menu profil dalam menu utama DJP Online. Pada menu profil, wajib pajak dapat melakukan validasi data dengan keterangan \u2018Perlu Dimutakhirkan\u2019.Apabila semua data sudah terisi, wajib pajak dapat meng-klik validasi sehingga sistem dapat menyesuaikan dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.\u00a0DJP berkomitmen akan terus mengingatkan wajib pajak melakukan validasi NIK sebagai NPWP melalui DJP Online.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-09T12:00:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-10T13:44:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Wah-579-Juta-NIK-Telah-Terintegrasi-Dengan-NPWP-1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi HnG\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\"},\"headline\":\"Wah! 57,9 Juta NIK Telah Terintegrasi Dengan NPWP\",\"datePublished\":\"2023-12-09T12:00:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-10T13:44:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/\"},\"wordCount\":216,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Wah-579-Juta-NIK-Telah-Terintegrasi-Dengan-NPWP-1.png\",\"keywords\":[\"DJPOnline\",\"NPWP\",\"Penggabungan NPWP NIK\"],\"articleSection\":[\"Tax\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/\",\"name\":\"Wah! 57,9 Juta NIK Telah Terintegrasi Dengan NPWP - HnG Consulting | Tax Consultant\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Wah-579-Juta-NIK-Telah-Terintegrasi-Dengan-NPWP-1.png\",\"datePublished\":\"2023-12-09T12:00:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-10T13:44:12+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Pajak (DJP) mengabarkan sebanyak 57,9 juta nomor induk kependudukan (NIK) telah terintegrasi dengan nomor pokok wajib pajak (NPWP) sampai dengan 14 Juli 2023.Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwi Astuti berpendapat pengintegrasian NIK NPWP tersebut telah mencakup 82,02% jumlah wajib pajak orang pribadi dalam negeri.\u00a0\u201cAngka ini cukup baik mengingat integrasi NIK dan NPWP yang sudah berjalan selama 1 tahun, didukung pula dengan berbagai penerimaan baik dari masyarakat,\u201d paparnya, dikutip Minggu (16\/7\/2023).Pengintegrasian NIK dengan\u00a0 NPWP sudah diatur sebelumnya dalam UU 7\/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Hal ini bertujuan untuk memudahkan akses layanan pada DJP bagi wajib pajak.Wajib pajak dianjurkan melakukan validasi data paling lambat 31 Desember 2023. Adapun, penggunaan NIK menjadi NPWP akan berlaku pada 1 Januari 2024.Validasi data dapat dilakukan melalui DJP Online. Pertama, terlebih dahulu wajib pajak login dengan memberikan NPWP, kata sandi dan kode keamanan.Kedua, wajib pajak dapat memilih menu profil dalam menu utama DJP Online. Pada menu profil, wajib pajak dapat melakukan validasi data dengan keterangan \u2018Perlu Dimutakhirkan\u2019.Apabila semua data sudah terisi, wajib pajak dapat meng-klik validasi sehingga sistem dapat menyesuaikan dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.\u00a0DJP berkomitmen akan terus mengingatkan wajib pajak melakukan validasi NIK sebagai NPWP melalui DJP Online.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Wah-579-Juta-NIK-Telah-Terintegrasi-Dengan-NPWP-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Wah-579-Juta-NIK-Telah-Terintegrasi-Dengan-NPWP-1.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hng.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wah! 57,9 Juta NIK Telah Terintegrasi Dengan NPWP\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"description\":\"Official Website\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"width\":782,\"height\":405,\"caption\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\",\"https:\/\/x.com\/hng_consulting\",\"https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\",\"name\":\"Redaksi HnG\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi HnG\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hng.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Wah! 57,9 Juta NIK Telah Terintegrasi Dengan NPWP - HnG Consulting | Tax Consultant","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Pajak (DJP) mengabarkan sebanyak 57,9 juta nomor induk kependudukan (NIK) telah terintegrasi dengan nomor pokok wajib pajak (NPWP) sampai dengan 14 Juli 2023.Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwi Astuti berpendapat pengintegrasian NIK NPWP tersebut telah mencakup 82,02% jumlah wajib pajak orang pribadi dalam negeri.\u00a0\u201cAngka ini cukup baik mengingat integrasi NIK dan NPWP yang sudah berjalan selama 1 tahun, didukung pula dengan berbagai penerimaan baik dari masyarakat,\u201d paparnya, dikutip Minggu (16\/7\/2023).Pengintegrasian NIK dengan\u00a0 NPWP sudah diatur sebelumnya dalam UU 7\/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Hal ini bertujuan untuk memudahkan akses layanan pada DJP bagi wajib pajak.Wajib pajak dianjurkan melakukan validasi data paling lambat 31 Desember 2023. Adapun, penggunaan NIK menjadi NPWP akan berlaku pada 1 Januari 2024.Validasi data dapat dilakukan melalui DJP Online. Pertama, terlebih dahulu wajib pajak login dengan memberikan NPWP, kata sandi dan kode keamanan.Kedua, wajib pajak dapat memilih menu profil dalam menu utama DJP Online. Pada menu profil, wajib pajak dapat melakukan validasi data dengan keterangan \u2018Perlu Dimutakhirkan\u2019.Apabila semua data sudah terisi, wajib pajak dapat meng-klik validasi sehingga sistem dapat menyesuaikan dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.\u00a0DJP berkomitmen akan terus mengingatkan wajib pajak melakukan validasi NIK sebagai NPWP melalui DJP Online.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Wah! 57,9 Juta NIK Telah Terintegrasi Dengan NPWP - HnG Consulting | Tax Consultant","og_description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Pajak (DJP) mengabarkan sebanyak 57,9 juta nomor induk kependudukan (NIK) telah terintegrasi dengan nomor pokok wajib pajak (NPWP) sampai dengan 14 Juli 2023.Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwi Astuti berpendapat pengintegrasian NIK NPWP tersebut telah mencakup 82,02% jumlah wajib pajak orang pribadi dalam negeri.\u00a0\u201cAngka ini cukup baik mengingat integrasi NIK dan NPWP yang sudah berjalan selama 1 tahun, didukung pula dengan berbagai penerimaan baik dari masyarakat,\u201d paparnya, dikutip Minggu (16\/7\/2023).Pengintegrasian NIK dengan\u00a0 NPWP sudah diatur sebelumnya dalam UU 7\/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Hal ini bertujuan untuk memudahkan akses layanan pada DJP bagi wajib pajak.Wajib pajak dianjurkan melakukan validasi data paling lambat 31 Desember 2023. Adapun, penggunaan NIK menjadi NPWP akan berlaku pada 1 Januari 2024.Validasi data dapat dilakukan melalui DJP Online. Pertama, terlebih dahulu wajib pajak login dengan memberikan NPWP, kata sandi dan kode keamanan.Kedua, wajib pajak dapat memilih menu profil dalam menu utama DJP Online. Pada menu profil, wajib pajak dapat melakukan validasi data dengan keterangan \u2018Perlu Dimutakhirkan\u2019.Apabila semua data sudah terisi, wajib pajak dapat meng-klik validasi sehingga sistem dapat menyesuaikan dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.\u00a0DJP berkomitmen akan terus mengingatkan wajib pajak melakukan validasi NIK sebagai NPWP melalui DJP Online.","og_url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/","og_site_name":"HnG Consulting | Tax Consultant","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","article_published_time":"2023-12-09T12:00:25+00:00","article_modified_time":"2023-12-10T13:44:12+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Wah-579-Juta-NIK-Telah-Terintegrasi-Dengan-NPWP-1.png","type":"image\/png"}],"author":"Redaksi HnG","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@hng_consulting","twitter_site":"@hng_consulting","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi HnG","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/"},"author":{"name":"Redaksi HnG","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e"},"headline":"Wah! 57,9 Juta NIK Telah Terintegrasi Dengan NPWP","datePublished":"2023-12-09T12:00:25+00:00","dateModified":"2023-12-10T13:44:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/"},"wordCount":216,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Wah-579-Juta-NIK-Telah-Terintegrasi-Dengan-NPWP-1.png","keywords":["DJPOnline","NPWP","Penggabungan NPWP NIK"],"articleSection":["Tax"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/","name":"Wah! 57,9 Juta NIK Telah Terintegrasi Dengan NPWP - HnG Consulting | Tax Consultant","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Wah-579-Juta-NIK-Telah-Terintegrasi-Dengan-NPWP-1.png","datePublished":"2023-12-09T12:00:25+00:00","dateModified":"2023-12-10T13:44:12+00:00","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Pajak (DJP) mengabarkan sebanyak 57,9 juta nomor induk kependudukan (NIK) telah terintegrasi dengan nomor pokok wajib pajak (NPWP) sampai dengan 14 Juli 2023.Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwi Astuti berpendapat pengintegrasian NIK NPWP tersebut telah mencakup 82,02% jumlah wajib pajak orang pribadi dalam negeri.\u00a0\u201cAngka ini cukup baik mengingat integrasi NIK dan NPWP yang sudah berjalan selama 1 tahun, didukung pula dengan berbagai penerimaan baik dari masyarakat,\u201d paparnya, dikutip Minggu (16\/7\/2023).Pengintegrasian NIK dengan\u00a0 NPWP sudah diatur sebelumnya dalam UU 7\/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Hal ini bertujuan untuk memudahkan akses layanan pada DJP bagi wajib pajak.Wajib pajak dianjurkan melakukan validasi data paling lambat 31 Desember 2023. Adapun, penggunaan NIK menjadi NPWP akan berlaku pada 1 Januari 2024.Validasi data dapat dilakukan melalui DJP Online. Pertama, terlebih dahulu wajib pajak login dengan memberikan NPWP, kata sandi dan kode keamanan.Kedua, wajib pajak dapat memilih menu profil dalam menu utama DJP Online. Pada menu profil, wajib pajak dapat melakukan validasi data dengan keterangan \u2018Perlu Dimutakhirkan\u2019.Apabila semua data sudah terisi, wajib pajak dapat meng-klik validasi sehingga sistem dapat menyesuaikan dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.\u00a0DJP berkomitmen akan terus mengingatkan wajib pajak melakukan validasi NIK sebagai NPWP melalui DJP Online.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#primaryimage","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Wah-579-Juta-NIK-Telah-Terintegrasi-Dengan-NPWP-1.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Wah-579-Juta-NIK-Telah-Terintegrasi-Dengan-NPWP-1.png","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hng.co.id\/wah-579-juta-nik-telah-terintegrasi-dengan-npwp\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hng.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wah! 57,9 Juta NIK Telah Terintegrasi Dengan NPWP"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website","url":"https:\/\/hng.co.id\/","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","description":"Official Website","publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","url":"https:\/\/hng.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","width":782,"height":405,"caption":"HnG Consulting | Tax Consultant"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","https:\/\/x.com\/hng_consulting","https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e","name":"Redaksi HnG","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi HnG"},"sameAs":["https:\/\/hng.co.id"],"url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3084","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3084"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3084\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3146,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3084\/revisions\/3146"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3145"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3084"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3084"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3084"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}