{"id":3032,"date":"2023-11-26T19:00:55","date_gmt":"2023-11-26T12:00:55","guid":{"rendered":"https:\/\/hng.co.id\/?p=3032"},"modified":"2023-11-24T14:12:46","modified_gmt":"2023-11-24T07:12:46","slug":"rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hng.co.id\/id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/","title":{"rendered":"Rancang PMK Baru, DJBC Permudah Angsuran Utang Bea Cukai"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/natalie-syaina-abitta-a877321a6\/\">Natalie Syaina Abitta<\/a><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) tengah siapkan rancangan peraturan menteri keuangan (RPMK) mengenai penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui RPMK tersebut, penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai atas pemakaian jasa akan lebih mudah. Hal itu dilakukan dengan melakukan simplifikasi regulasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSubstansi dari RPMK ini ditujukan untuk mempermudah pengajuan supaya bisa dilakukan di semua kantor pelayanan bea dan cukai,\u201d papar Askolani, dikutip Minggu (2\/7\/2023).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perpanjangan waktu pengajuan penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai juga diatur dalam ketentuan tersebut. Termasuk di dalamnya kemudahan untuk penyerahan jaminan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, RPMK penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai masih dalam tahap penyesuaian dengan menteri lainnya. Askolani berharap RPMK tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama ini, peraturan mengenai penundaan serta pengangsuran utang kepabeanan diatur dalam PMK 122\/2017. Di sisi lain, untuk cukai diatur dalam PMK 116\/2008.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun batas periode pengajuan penundaan atau pengangsuran utang tidak sama dimana untuk kepabeanan diatur 40 hari setelah penetapan, sedangkan cukai diatur hanya 15 hari setelah tagihan diterima.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih lanjut, kedua regulasi yang masih berlaku tersebut juga dinilai belum ramah untuk pengusaha tergolong kecil. Hal ini disebabkan pengguna jasa wajib melampirkan laporan keuangan yang telah diaudit serta menyerahkan jaminan berupa aset berwujud.<\/span><\/p>\n<p><strong>Cek berita dan artikel lainnya di\u00a0<a href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/article\/\">sini<\/a><\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis:\u00a0Natalie Syaina Abitta JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) tengah siapkan rancangan peraturan menteri keuangan (RPMK) mengenai penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai. Melalui RPMK tersebut, penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai atas pemakaian jasa akan lebih mudah. Hal itu dilakukan dengan melakukan simplifikasi regulasi. \u201cSubstansi dari RPMK ini ditujukan [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3033,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[91],"class_list":["post-3032","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tax","tag-bea-cukai"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rancang PMK Baru, DJBC Permudah Angsuran Utang Bea Cukai - HnG Consulting | Tax Consultant<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) tengah siapkan rancangan peraturan menteri keuangan (RPMK) mengenai penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai.Melalui RPMK tersebut, penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai atas pemakaian jasa akan lebih mudah. Hal itu dilakukan dengan melakukan simplifikasi regulasi.\u201cSubstansi dari RPMK ini ditujukan untuk mempermudah pengajuan supaya bisa dilakukan di semua kantor pelayanan bea dan cukai,\u201d papar Askolani, dikutip Minggu (2\/7\/2023).Perpanjangan waktu pengajuan penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai juga diatur dalam ketentuan tersebut. Termasuk di dalamnya kemudahan untuk penyerahan jaminan.\u00a0Saat ini, RPMK penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai masih dalam tahap penyesuaian dengan menteri lainnya. Askolani berharap RPMK tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat.Selama ini, peraturan mengenai penundaan serta pengangsuran utang kepabeanan diatur dalam PMK 122\/2017. Di sisi lain, untuk cukai diatur dalam PMK 116\/2008.Adapun batas periode pengajuan penundaan atau pengangsuran utang tidak sama dimana untuk kepabeanan diatur 40 hari setelah penetapan, sedangkan cukai diatur hanya 15 hari setelah tagihan diterima.Lebih lanjut, kedua regulasi yang masih berlaku tersebut juga dinilai belum ramah untuk pengusaha tergolong kecil. Hal ini disebabkan pengguna jasa wajib melampirkan laporan keuangan yang telah diaudit serta menyerahkan jaminan berupa aset berwujud.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rancang PMK Baru, DJBC Permudah Angsuran Utang Bea Cukai - HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) tengah siapkan rancangan peraturan menteri keuangan (RPMK) mengenai penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai.Melalui RPMK tersebut, penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai atas pemakaian jasa akan lebih mudah. Hal itu dilakukan dengan melakukan simplifikasi regulasi.\u201cSubstansi dari RPMK ini ditujukan untuk mempermudah pengajuan supaya bisa dilakukan di semua kantor pelayanan bea dan cukai,\u201d papar Askolani, dikutip Minggu (2\/7\/2023).Perpanjangan waktu pengajuan penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai juga diatur dalam ketentuan tersebut. Termasuk di dalamnya kemudahan untuk penyerahan jaminan.\u00a0Saat ini, RPMK penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai masih dalam tahap penyesuaian dengan menteri lainnya. Askolani berharap RPMK tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat.Selama ini, peraturan mengenai penundaan serta pengangsuran utang kepabeanan diatur dalam PMK 122\/2017. Di sisi lain, untuk cukai diatur dalam PMK 116\/2008.Adapun batas periode pengajuan penundaan atau pengangsuran utang tidak sama dimana untuk kepabeanan diatur 40 hari setelah penetapan, sedangkan cukai diatur hanya 15 hari setelah tagihan diterima.Lebih lanjut, kedua regulasi yang masih berlaku tersebut juga dinilai belum ramah untuk pengusaha tergolong kecil. Hal ini disebabkan pengguna jasa wajib melampirkan laporan keuangan yang telah diaudit serta menyerahkan jaminan berupa aset berwujud.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-11-26T12:00:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Rancang-PMK-Baru-DJBC-Permudah-Penundaan-Utang-Bea-Cukai-1024x576.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi HnG\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\"},\"headline\":\"Rancang PMK Baru, DJBC Permudah Angsuran Utang Bea Cukai\",\"datePublished\":\"2023-11-26T12:00:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/\"},\"wordCount\":215,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Rancang-PMK-Baru-DJBC-Permudah-Penundaan-Utang-Bea-Cukai-e1700809960178.png\",\"keywords\":[\"Bea Cukai\"],\"articleSection\":[\"Tax\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/\",\"name\":\"Rancang PMK Baru, DJBC Permudah Angsuran Utang Bea Cukai - HnG Consulting | Tax Consultant\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Rancang-PMK-Baru-DJBC-Permudah-Penundaan-Utang-Bea-Cukai-e1700809960178.png\",\"datePublished\":\"2023-11-26T12:00:55+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) tengah siapkan rancangan peraturan menteri keuangan (RPMK) mengenai penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai.Melalui RPMK tersebut, penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai atas pemakaian jasa akan lebih mudah. Hal itu dilakukan dengan melakukan simplifikasi regulasi.\u201cSubstansi dari RPMK ini ditujukan untuk mempermudah pengajuan supaya bisa dilakukan di semua kantor pelayanan bea dan cukai,\u201d papar Askolani, dikutip Minggu (2\/7\/2023).Perpanjangan waktu pengajuan penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai juga diatur dalam ketentuan tersebut. Termasuk di dalamnya kemudahan untuk penyerahan jaminan.\u00a0Saat ini, RPMK penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai masih dalam tahap penyesuaian dengan menteri lainnya. Askolani berharap RPMK tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat.Selama ini, peraturan mengenai penundaan serta pengangsuran utang kepabeanan diatur dalam PMK 122\/2017. Di sisi lain, untuk cukai diatur dalam PMK 116\/2008.Adapun batas periode pengajuan penundaan atau pengangsuran utang tidak sama dimana untuk kepabeanan diatur 40 hari setelah penetapan, sedangkan cukai diatur hanya 15 hari setelah tagihan diterima.Lebih lanjut, kedua regulasi yang masih berlaku tersebut juga dinilai belum ramah untuk pengusaha tergolong kecil. Hal ini disebabkan pengguna jasa wajib melampirkan laporan keuangan yang telah diaudit serta menyerahkan jaminan berupa aset berwujud.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Rancang-PMK-Baru-DJBC-Permudah-Penundaan-Utang-Bea-Cukai-e1700809960178.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Rancang-PMK-Baru-DJBC-Permudah-Penundaan-Utang-Bea-Cukai-e1700809960178.png\",\"width\":880,\"height\":495},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hng.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rancang PMK Baru, DJBC Permudah Angsuran Utang Bea Cukai\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"description\":\"Official Website\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"width\":782,\"height\":405,\"caption\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\",\"https:\/\/x.com\/hng_consulting\",\"https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\",\"name\":\"Redaksi HnG\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi HnG\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hng.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rancang PMK Baru, DJBC Permudah Angsuran Utang Bea Cukai - HnG Consulting | Tax Consultant","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) tengah siapkan rancangan peraturan menteri keuangan (RPMK) mengenai penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai.Melalui RPMK tersebut, penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai atas pemakaian jasa akan lebih mudah. Hal itu dilakukan dengan melakukan simplifikasi regulasi.\u201cSubstansi dari RPMK ini ditujukan untuk mempermudah pengajuan supaya bisa dilakukan di semua kantor pelayanan bea dan cukai,\u201d papar Askolani, dikutip Minggu (2\/7\/2023).Perpanjangan waktu pengajuan penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai juga diatur dalam ketentuan tersebut. Termasuk di dalamnya kemudahan untuk penyerahan jaminan.\u00a0Saat ini, RPMK penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai masih dalam tahap penyesuaian dengan menteri lainnya. Askolani berharap RPMK tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat.Selama ini, peraturan mengenai penundaan serta pengangsuran utang kepabeanan diatur dalam PMK 122\/2017. Di sisi lain, untuk cukai diatur dalam PMK 116\/2008.Adapun batas periode pengajuan penundaan atau pengangsuran utang tidak sama dimana untuk kepabeanan diatur 40 hari setelah penetapan, sedangkan cukai diatur hanya 15 hari setelah tagihan diterima.Lebih lanjut, kedua regulasi yang masih berlaku tersebut juga dinilai belum ramah untuk pengusaha tergolong kecil. Hal ini disebabkan pengguna jasa wajib melampirkan laporan keuangan yang telah diaudit serta menyerahkan jaminan berupa aset berwujud.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hng.co.id\/id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rancang PMK Baru, DJBC Permudah Angsuran Utang Bea Cukai - HnG Consulting | Tax Consultant","og_description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) tengah siapkan rancangan peraturan menteri keuangan (RPMK) mengenai penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai.Melalui RPMK tersebut, penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai atas pemakaian jasa akan lebih mudah. Hal itu dilakukan dengan melakukan simplifikasi regulasi.\u201cSubstansi dari RPMK ini ditujukan untuk mempermudah pengajuan supaya bisa dilakukan di semua kantor pelayanan bea dan cukai,\u201d papar Askolani, dikutip Minggu (2\/7\/2023).Perpanjangan waktu pengajuan penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai juga diatur dalam ketentuan tersebut. Termasuk di dalamnya kemudahan untuk penyerahan jaminan.\u00a0Saat ini, RPMK penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai masih dalam tahap penyesuaian dengan menteri lainnya. Askolani berharap RPMK tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat.Selama ini, peraturan mengenai penundaan serta pengangsuran utang kepabeanan diatur dalam PMK 122\/2017. Di sisi lain, untuk cukai diatur dalam PMK 116\/2008.Adapun batas periode pengajuan penundaan atau pengangsuran utang tidak sama dimana untuk kepabeanan diatur 40 hari setelah penetapan, sedangkan cukai diatur hanya 15 hari setelah tagihan diterima.Lebih lanjut, kedua regulasi yang masih berlaku tersebut juga dinilai belum ramah untuk pengusaha tergolong kecil. Hal ini disebabkan pengguna jasa wajib melampirkan laporan keuangan yang telah diaudit serta menyerahkan jaminan berupa aset berwujud.","og_url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/","og_site_name":"HnG Consulting | Tax Consultant","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","article_published_time":"2023-11-26T12:00:55+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":576,"url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Rancang-PMK-Baru-DJBC-Permudah-Penundaan-Utang-Bea-Cukai-1024x576.png","type":"image\/png"}],"author":"Redaksi HnG","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@hng_consulting","twitter_site":"@hng_consulting","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi HnG","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/"},"author":{"name":"Redaksi HnG","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e"},"headline":"Rancang PMK Baru, DJBC Permudah Angsuran Utang Bea Cukai","datePublished":"2023-11-26T12:00:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/"},"wordCount":215,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Rancang-PMK-Baru-DJBC-Permudah-Penundaan-Utang-Bea-Cukai-e1700809960178.png","keywords":["Bea Cukai"],"articleSection":["Tax"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/","name":"Rancang PMK Baru, DJBC Permudah Angsuran Utang Bea Cukai - HnG Consulting | Tax Consultant","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Rancang-PMK-Baru-DJBC-Permudah-Penundaan-Utang-Bea-Cukai-e1700809960178.png","datePublished":"2023-11-26T12:00:55+00:00","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) tengah siapkan rancangan peraturan menteri keuangan (RPMK) mengenai penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai.Melalui RPMK tersebut, penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai atas pemakaian jasa akan lebih mudah. Hal itu dilakukan dengan melakukan simplifikasi regulasi.\u201cSubstansi dari RPMK ini ditujukan untuk mempermudah pengajuan supaya bisa dilakukan di semua kantor pelayanan bea dan cukai,\u201d papar Askolani, dikutip Minggu (2\/7\/2023).Perpanjangan waktu pengajuan penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai juga diatur dalam ketentuan tersebut. Termasuk di dalamnya kemudahan untuk penyerahan jaminan.\u00a0Saat ini, RPMK penundaan atau pengangsuran utang kepabeanan dan cukai masih dalam tahap penyesuaian dengan menteri lainnya. Askolani berharap RPMK tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat.Selama ini, peraturan mengenai penundaan serta pengangsuran utang kepabeanan diatur dalam PMK 122\/2017. Di sisi lain, untuk cukai diatur dalam PMK 116\/2008.Adapun batas periode pengajuan penundaan atau pengangsuran utang tidak sama dimana untuk kepabeanan diatur 40 hari setelah penetapan, sedangkan cukai diatur hanya 15 hari setelah tagihan diterima.Lebih lanjut, kedua regulasi yang masih berlaku tersebut juga dinilai belum ramah untuk pengusaha tergolong kecil. Hal ini disebabkan pengguna jasa wajib melampirkan laporan keuangan yang telah diaudit serta menyerahkan jaminan berupa aset berwujud.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#primaryimage","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Rancang-PMK-Baru-DJBC-Permudah-Penundaan-Utang-Bea-Cukai-e1700809960178.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Rancang-PMK-Baru-DJBC-Permudah-Penundaan-Utang-Bea-Cukai-e1700809960178.png","width":880,"height":495},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hng.co.id\/rancang-pmk-baru-djbc-permudah-angsuran-utang-bea-cukai\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hng.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rancang PMK Baru, DJBC Permudah Angsuran Utang Bea Cukai"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website","url":"https:\/\/hng.co.id\/","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","description":"Official Website","publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","url":"https:\/\/hng.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","width":782,"height":405,"caption":"HnG Consulting | Tax Consultant"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","https:\/\/x.com\/hng_consulting","https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e","name":"Redaksi HnG","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi HnG"},"sameAs":["https:\/\/hng.co.id"],"url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3032","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3032"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3032\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3059,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3032\/revisions\/3059"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3033"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3032"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3032"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3032"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}