{"id":2983,"date":"2023-10-25T19:00:52","date_gmt":"2023-10-25T12:00:52","guid":{"rendered":"https:\/\/hng.co.id\/?p=2983"},"modified":"2023-10-27T20:48:36","modified_gmt":"2023-10-27T13:48:36","slug":"pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hng.co.id\/id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/","title":{"rendered":"PP Baru Terbit! Pungutan Opsen Kendaraan Bermotor Pertimbangkan NIK atau Alamat"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/aqilabagus\/\">Aqila Bagus Misbahuddin<\/a><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah menerbitkan ketentuan baru terkait pengenaan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), dan pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35\/2023.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Pasal 83 UU 1\/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), tarif opsen PKB dan opsen BBNKB ditetapkan sebesar 66% dari tarif PKB dan BBNKB.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cOpsen PKB dan opsen BBNKB \u2026 didasarkan pada nama, NIK, dan\/atau alamat pemilik kendaraan bermotor di wilayah kabupaten\/kota,\u201d bunyi Pasal 107 ayat (2) PP 35\/2023, dikutip Rabu (21\/6\/2023).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembayaran opsen PKB dan opsen BBNKB ke kas daerah kabupaten\/kota dilakukan bersamaan dengan pembayaran PKB dan BBNKB ke kas daerah provinsi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam penjelasan Pasal 108 ayat (4) PP 35\/2023, pembayaran opsen yang bersamaan tersebut akan menggunakan mekanisme setoran yang dipisahkan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">split payment<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) secara langsung atau otomatis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila wajib pajak tidak membayar opsen PKB dan opsen BBNKB, penagihan atas pokok dan sanksi administratif akan dilakukan oleh pemerintah provinsi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal opsen pajak MBLB, tarif yang dikenakan sebesar 25% dari tarif pajak MBLB. Penghitungan, pembayaran, dan pelaporan opsen pajak MBLB dilakukan bersamaan dengan penghitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak MBLB.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika wajib pajak tidak membayar opsen pajak MBLB, penagihan atas pokok dan sanksi administratif dilakukan oleh pemerintah kabupaten\/pemerintah kota.<\/span><\/p>\n<p><strong>Cek berita dan artikel lainnya di\u00a0<a href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/article\/\">sini<\/a><\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis:\u00a0Aqila Bagus Misbahuddin JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah menerbitkan ketentuan baru terkait pengenaan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), dan pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35\/2023. Dalam Pasal 83 UU 1\/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), tarif opsen [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":2984,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[240,239,238],"class_list":["post-2983","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tax","tag-bbnkb","tag-opsen","tag-pkb"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>PP Baru Terbit! Pungutan Opsen Kendaraan Bermotor Pertimbangkan NIK atau Alamat - HnG Consulting | Tax Consultant<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah menerbitkan ketentuan baru terkait pengenaan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), dan pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35\/2023.Dalam Pasal 83 UU 1\/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), tarif opsen PKB dan opsen BBNKB ditetapkan sebesar 66% dari tarif PKB dan BBNKB.\u201cOpsen PKB dan opsen BBNKB \u2026 didasarkan pada nama, NIK, dan\/atau alamat pemilik kendaraan bermotor di wilayah kabupaten\/kota,\u201d bunyi Pasal 107 ayat (2) PP 35\/2023, dikutip Rabu (21\/6\/2023).Pembayaran opsen PKB dan opsen BBNKB ke kas daerah kabupaten\/kota dilakukan bersamaan dengan pembayaran PKB dan BBNKB ke kas daerah provinsi.Dalam penjelasan Pasal 108 ayat (4) PP 35\/2023, pembayaran opsen yang bersamaan tersebut akan menggunakan mekanisme setoran yang dipisahkan (split payment) secara langsung atau otomatis.Apabila wajib pajak tidak membayar opsen PKB dan opsen BBNKB, penagihan atas pokok dan sanksi administratif akan dilakukan oleh pemerintah provinsi.Dalam hal opsen pajak MBLB, tarif yang dikenakan sebesar 25% dari tarif pajak MBLB. Penghitungan, pembayaran, dan pelaporan opsen pajak MBLB dilakukan bersamaan dengan penghitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak MBLB.Jika wajib pajak tidak membayar opsen pajak MBLB, penagihan atas pokok dan sanksi administratif dilakukan oleh pemerintah kabupaten\/pemerintah kota.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PP Baru Terbit! Pungutan Opsen Kendaraan Bermotor Pertimbangkan NIK atau Alamat - HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah menerbitkan ketentuan baru terkait pengenaan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), dan pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35\/2023.Dalam Pasal 83 UU 1\/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), tarif opsen PKB dan opsen BBNKB ditetapkan sebesar 66% dari tarif PKB dan BBNKB.\u201cOpsen PKB dan opsen BBNKB \u2026 didasarkan pada nama, NIK, dan\/atau alamat pemilik kendaraan bermotor di wilayah kabupaten\/kota,\u201d bunyi Pasal 107 ayat (2) PP 35\/2023, dikutip Rabu (21\/6\/2023).Pembayaran opsen PKB dan opsen BBNKB ke kas daerah kabupaten\/kota dilakukan bersamaan dengan pembayaran PKB dan BBNKB ke kas daerah provinsi.Dalam penjelasan Pasal 108 ayat (4) PP 35\/2023, pembayaran opsen yang bersamaan tersebut akan menggunakan mekanisme setoran yang dipisahkan (split payment) secara langsung atau otomatis.Apabila wajib pajak tidak membayar opsen PKB dan opsen BBNKB, penagihan atas pokok dan sanksi administratif akan dilakukan oleh pemerintah provinsi.Dalam hal opsen pajak MBLB, tarif yang dikenakan sebesar 25% dari tarif pajak MBLB. Penghitungan, pembayaran, dan pelaporan opsen pajak MBLB dilakukan bersamaan dengan penghitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak MBLB.Jika wajib pajak tidak membayar opsen pajak MBLB, penagihan atas pokok dan sanksi administratif dilakukan oleh pemerintah kabupaten\/pemerintah kota.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-25T12:00:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-27T13:48:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/I-PP-Baru-Terbit-Pungutan-Opsen-Kendaraan-Bermotor-Pertimbangkan-NIK-atau-Alamat.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi HnG\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\"},\"headline\":\"PP Baru Terbit! Pungutan Opsen Kendaraan Bermotor Pertimbangkan NIK atau Alamat\",\"datePublished\":\"2023-10-25T12:00:52+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-27T13:48:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/\"},\"wordCount\":220,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/I-PP-Baru-Terbit-Pungutan-Opsen-Kendaraan-Bermotor-Pertimbangkan-NIK-atau-Alamat.png\",\"keywords\":[\"BBNKB\",\"Opsen\",\"PKB\"],\"articleSection\":[\"Tax\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/\",\"name\":\"PP Baru Terbit! Pungutan Opsen Kendaraan Bermotor Pertimbangkan NIK atau Alamat - HnG Consulting | Tax Consultant\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/I-PP-Baru-Terbit-Pungutan-Opsen-Kendaraan-Bermotor-Pertimbangkan-NIK-atau-Alamat.png\",\"datePublished\":\"2023-10-25T12:00:52+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-27T13:48:36+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah menerbitkan ketentuan baru terkait pengenaan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), dan pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35\/2023.Dalam Pasal 83 UU 1\/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), tarif opsen PKB dan opsen BBNKB ditetapkan sebesar 66% dari tarif PKB dan BBNKB.\u201cOpsen PKB dan opsen BBNKB \u2026 didasarkan pada nama, NIK, dan\/atau alamat pemilik kendaraan bermotor di wilayah kabupaten\/kota,\u201d bunyi Pasal 107 ayat (2) PP 35\/2023, dikutip Rabu (21\/6\/2023).Pembayaran opsen PKB dan opsen BBNKB ke kas daerah kabupaten\/kota dilakukan bersamaan dengan pembayaran PKB dan BBNKB ke kas daerah provinsi.Dalam penjelasan Pasal 108 ayat (4) PP 35\/2023, pembayaran opsen yang bersamaan tersebut akan menggunakan mekanisme setoran yang dipisahkan (split payment) secara langsung atau otomatis.Apabila wajib pajak tidak membayar opsen PKB dan opsen BBNKB, penagihan atas pokok dan sanksi administratif akan dilakukan oleh pemerintah provinsi.Dalam hal opsen pajak MBLB, tarif yang dikenakan sebesar 25% dari tarif pajak MBLB. Penghitungan, pembayaran, dan pelaporan opsen pajak MBLB dilakukan bersamaan dengan penghitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak MBLB.Jika wajib pajak tidak membayar opsen pajak MBLB, penagihan atas pokok dan sanksi administratif dilakukan oleh pemerintah kabupaten\/pemerintah kota.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/I-PP-Baru-Terbit-Pungutan-Opsen-Kendaraan-Bermotor-Pertimbangkan-NIK-atau-Alamat.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/I-PP-Baru-Terbit-Pungutan-Opsen-Kendaraan-Bermotor-Pertimbangkan-NIK-atau-Alamat.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hng.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"PP Baru Terbit! Pungutan Opsen Kendaraan Bermotor Pertimbangkan NIK atau Alamat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"description\":\"Official Website\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"width\":782,\"height\":405,\"caption\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\",\"https:\/\/x.com\/hng_consulting\",\"https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\",\"name\":\"Redaksi HnG\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi HnG\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hng.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"PP Baru Terbit! Pungutan Opsen Kendaraan Bermotor Pertimbangkan NIK atau Alamat - HnG Consulting | Tax Consultant","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah menerbitkan ketentuan baru terkait pengenaan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), dan pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35\/2023.Dalam Pasal 83 UU 1\/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), tarif opsen PKB dan opsen BBNKB ditetapkan sebesar 66% dari tarif PKB dan BBNKB.\u201cOpsen PKB dan opsen BBNKB \u2026 didasarkan pada nama, NIK, dan\/atau alamat pemilik kendaraan bermotor di wilayah kabupaten\/kota,\u201d bunyi Pasal 107 ayat (2) PP 35\/2023, dikutip Rabu (21\/6\/2023).Pembayaran opsen PKB dan opsen BBNKB ke kas daerah kabupaten\/kota dilakukan bersamaan dengan pembayaran PKB dan BBNKB ke kas daerah provinsi.Dalam penjelasan Pasal 108 ayat (4) PP 35\/2023, pembayaran opsen yang bersamaan tersebut akan menggunakan mekanisme setoran yang dipisahkan (split payment) secara langsung atau otomatis.Apabila wajib pajak tidak membayar opsen PKB dan opsen BBNKB, penagihan atas pokok dan sanksi administratif akan dilakukan oleh pemerintah provinsi.Dalam hal opsen pajak MBLB, tarif yang dikenakan sebesar 25% dari tarif pajak MBLB. Penghitungan, pembayaran, dan pelaporan opsen pajak MBLB dilakukan bersamaan dengan penghitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak MBLB.Jika wajib pajak tidak membayar opsen pajak MBLB, penagihan atas pokok dan sanksi administratif dilakukan oleh pemerintah kabupaten\/pemerintah kota.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hng.co.id\/id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"PP Baru Terbit! Pungutan Opsen Kendaraan Bermotor Pertimbangkan NIK atau Alamat - HnG Consulting | Tax Consultant","og_description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah menerbitkan ketentuan baru terkait pengenaan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), dan pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35\/2023.Dalam Pasal 83 UU 1\/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), tarif opsen PKB dan opsen BBNKB ditetapkan sebesar 66% dari tarif PKB dan BBNKB.\u201cOpsen PKB dan opsen BBNKB \u2026 didasarkan pada nama, NIK, dan\/atau alamat pemilik kendaraan bermotor di wilayah kabupaten\/kota,\u201d bunyi Pasal 107 ayat (2) PP 35\/2023, dikutip Rabu (21\/6\/2023).Pembayaran opsen PKB dan opsen BBNKB ke kas daerah kabupaten\/kota dilakukan bersamaan dengan pembayaran PKB dan BBNKB ke kas daerah provinsi.Dalam penjelasan Pasal 108 ayat (4) PP 35\/2023, pembayaran opsen yang bersamaan tersebut akan menggunakan mekanisme setoran yang dipisahkan (split payment) secara langsung atau otomatis.Apabila wajib pajak tidak membayar opsen PKB dan opsen BBNKB, penagihan atas pokok dan sanksi administratif akan dilakukan oleh pemerintah provinsi.Dalam hal opsen pajak MBLB, tarif yang dikenakan sebesar 25% dari tarif pajak MBLB. Penghitungan, pembayaran, dan pelaporan opsen pajak MBLB dilakukan bersamaan dengan penghitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak MBLB.Jika wajib pajak tidak membayar opsen pajak MBLB, penagihan atas pokok dan sanksi administratif dilakukan oleh pemerintah kabupaten\/pemerintah kota.","og_url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/","og_site_name":"HnG Consulting | Tax Consultant","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","article_published_time":"2023-10-25T12:00:52+00:00","article_modified_time":"2023-10-27T13:48:36+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/I-PP-Baru-Terbit-Pungutan-Opsen-Kendaraan-Bermotor-Pertimbangkan-NIK-atau-Alamat.png","width":800,"height":450,"type":"image\/png"}],"author":"Redaksi HnG","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@hng_consulting","twitter_site":"@hng_consulting","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi HnG","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/"},"author":{"name":"Redaksi HnG","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e"},"headline":"PP Baru Terbit! Pungutan Opsen Kendaraan Bermotor Pertimbangkan NIK atau Alamat","datePublished":"2023-10-25T12:00:52+00:00","dateModified":"2023-10-27T13:48:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/"},"wordCount":220,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/I-PP-Baru-Terbit-Pungutan-Opsen-Kendaraan-Bermotor-Pertimbangkan-NIK-atau-Alamat.png","keywords":["BBNKB","Opsen","PKB"],"articleSection":["Tax"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/","name":"PP Baru Terbit! Pungutan Opsen Kendaraan Bermotor Pertimbangkan NIK atau Alamat - HnG Consulting | Tax Consultant","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/I-PP-Baru-Terbit-Pungutan-Opsen-Kendaraan-Bermotor-Pertimbangkan-NIK-atau-Alamat.png","datePublished":"2023-10-25T12:00:52+00:00","dateModified":"2023-10-27T13:48:36+00:00","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah menerbitkan ketentuan baru terkait pengenaan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), dan pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35\/2023.Dalam Pasal 83 UU 1\/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), tarif opsen PKB dan opsen BBNKB ditetapkan sebesar 66% dari tarif PKB dan BBNKB.\u201cOpsen PKB dan opsen BBNKB \u2026 didasarkan pada nama, NIK, dan\/atau alamat pemilik kendaraan bermotor di wilayah kabupaten\/kota,\u201d bunyi Pasal 107 ayat (2) PP 35\/2023, dikutip Rabu (21\/6\/2023).Pembayaran opsen PKB dan opsen BBNKB ke kas daerah kabupaten\/kota dilakukan bersamaan dengan pembayaran PKB dan BBNKB ke kas daerah provinsi.Dalam penjelasan Pasal 108 ayat (4) PP 35\/2023, pembayaran opsen yang bersamaan tersebut akan menggunakan mekanisme setoran yang dipisahkan (split payment) secara langsung atau otomatis.Apabila wajib pajak tidak membayar opsen PKB dan opsen BBNKB, penagihan atas pokok dan sanksi administratif akan dilakukan oleh pemerintah provinsi.Dalam hal opsen pajak MBLB, tarif yang dikenakan sebesar 25% dari tarif pajak MBLB. Penghitungan, pembayaran, dan pelaporan opsen pajak MBLB dilakukan bersamaan dengan penghitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak MBLB.Jika wajib pajak tidak membayar opsen pajak MBLB, penagihan atas pokok dan sanksi administratif dilakukan oleh pemerintah kabupaten\/pemerintah kota.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#primaryimage","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/I-PP-Baru-Terbit-Pungutan-Opsen-Kendaraan-Bermotor-Pertimbangkan-NIK-atau-Alamat.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/I-PP-Baru-Terbit-Pungutan-Opsen-Kendaraan-Bermotor-Pertimbangkan-NIK-atau-Alamat.png","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hng.co.id\/pp-baru-terbit-pungutan-opsen-kendaraan-bermotor-pertimbangkan-nik-atau-alamat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hng.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"PP Baru Terbit! Pungutan Opsen Kendaraan Bermotor Pertimbangkan NIK atau Alamat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website","url":"https:\/\/hng.co.id\/","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","description":"Official Website","publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","url":"https:\/\/hng.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","width":782,"height":405,"caption":"HnG Consulting | Tax Consultant"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","https:\/\/x.com\/hng_consulting","https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e","name":"Redaksi HnG","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi HnG"},"sameAs":["https:\/\/hng.co.id"],"url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2983","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2983"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2983\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2991,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2983\/revisions\/2991"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2984"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2983"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2983"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2983"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}