{"id":2285,"date":"2023-06-25T19:00:27","date_gmt":"2023-06-25T12:00:27","guid":{"rendered":"https:\/\/hng.co.id\/?p=2285"},"modified":"2023-06-25T19:00:27","modified_gmt":"2023-06-25T12:00:27","slug":"cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hng.co.id\/id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/","title":{"rendered":"Cegah Ancaman Industri Merugi, Produk Benang Ini Kembali Kena BMTP"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Penulis: <\/span><b><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/aqilabagus\/\">Aqila Bagus Misbahuddin<\/a><\/span><\/b><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">JAKARTA, HnG Insight \u2013 Melalui PMK 46\/2023, pemerintah kembali mengenakan bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) atas impor produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merujuk bagian menimbang PMK 46\/2023, pengenaan BMTP ini sebelumnya telah diatur dalam PMK 56\/2020. Selain itu, pertimbangan lainnya adalah hasil penyelidikan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">esuai dengan hasil penyelidikan KPPI, masih terjadi lonjakan jumlah impor produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial yang mengakibatkan ancaman kerugian serius industri dalam negeri,\u201d bunyi pertimbangan PMK 46\/2023, dikutip Rabu (11\/5\/2023).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam Pasal 1 PMK 46\/2023 disebutkan terhadap barang impor berupa benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial yang termasuk dalam pos tarif 5509.22.00, 5509.32.00, 5509.51.00, 5509.53.00, 5510.12.00, dan 5510.90.00, dikenakan BMTP.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pengenaan BMTP akan dilakukan selama 3 tahun. Tahun pertama sejak PMK 46\/2023 berlaku dikenakan tarif Rp766 per kilogram. Untuk tahun kedua dan ketiga, masing-masing dikenakan Rp533 per kilogram dan Rp340 per kilogram.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun BMTP ini merupakan tambahan dari pengenaan bea masuk umum (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">most favoured nation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) atau bea masuk preferensi berdasarkan preferensi atau kesepakatan internasional.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">BMTP dikenakan atas importisasi produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dari semua negara. Namun dikecualikan apabila berasal dari 120 negara sebagaimana dalam lampiran PMK 46\/2023.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila impor produk tersebut berasal dari negara yang dikecualikan, importir wajib menyerahkan dokumen surat keterangan asal (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">certificate of origin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih lanjut, barang impor dengan surat keterangan asal tersebut harus memenuhi beberapa ketentuan asal barang, antara lain <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kriteria asal barang (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">origin criteria<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), kriteria pengiriman (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">consignment criteria<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), dan ketentuan prosedural (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">procedural provisions<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal persyaratan tersebut tidak terpenuhi atau surat keterangan asal sedang dilakukan permintaan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> retroactive check<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, atas<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> importasi dari negara yang dikecualikan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> tersebut tetap dikenakan BMTP.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ilustrasi: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/muhammad-irfan-firdaus-ba8b931ba\/\">Muhammad Irfan Firdaus<\/a><\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Cek berita dan artikel lainnya di <\/span><a href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/artikel\/\">sini<\/a><\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: Aqila Bagus Misbahuddin JAKARTA, HnG Insight \u2013 Melalui PMK 46\/2023, pemerintah kembali mengenakan bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) atas impor produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial. Merujuk bagian menimbang PMK 46\/2023, pengenaan BMTP ini sebelumnya telah diatur dalam PMK 56\/2020. Selain itu, pertimbangan lainnya adalah hasil penyelidikan Komite Pengamanan [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":2286,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[175,221],"class_list":["post-2285","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tax","tag-bea-masuk","tag-bmtp-impor-produk-benang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cegah Ancaman Industri Merugi, Produk Benang Ini Kembali Kena BMTP - HnG Consulting | Tax Consultant<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Melalui PMK 46\/2023, pemerintah kembali mengenakan bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) atas impor produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial.Merujuk bagian menimbang PMK 46\/2023, pengenaan BMTP ini sebelumnya telah diatur dalam PMK 56\/2020. Selain itu, pertimbangan lainnya adalah hasil penyelidikan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI).\u201cSesuai dengan hasil penyelidikan KPPI, masih terjadi lonjakan jumlah impor produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial yang mengakibatkan ancaman kerugian serius industri dalam negeri,\u201d bunyi pertimbangan PMK 46\/2023, dikutip Rabu (11\/5\/2023).Dalam Pasal 1 PMK 46\/2023 disebutkan terhadap barang impor berupa benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial yang termasuk dalam pos tarif 5509.22.00, 5509.32.00, 5509.51.00, 5509.53.00, 5510.12.00, dan 5510.90.00, dikenakan BMTP.Pengenaan BMTP akan dilakukan selama 3 tahun. Tahun pertama sejak PMK 46\/2023 berlaku dikenakan tarif Rp766 per kilogram. Untuk tahun kedua dan ketiga, masing-masing dikenakan Rp533 per kilogram dan Rp340 per kilogram.Adapun BMTP ini merupakan tambahan dari pengenaan bea masuk umum (most favoured nation) atau bea masuk preferensi berdasarkan preferensi atau kesepakatan internasional.BMTP dikenakan atas importisasi produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial dari semua negara. Namun dikecualikan apabila berasal dari 120 negara sebagaimana dalam lampiran PMK 46\/2023.Apabila impor produk tersebut berasal dari negara yang dikecualikan, importir wajib menyerahkan dokumen surat keterangan asal (certificate of origin).Lebih lanjut, barang impor dengan surat keterangan asal tersebut harus memenuhi beberapa ketentuan asal barang, antara lain kriteria asal barang (origin criteria), kriteria pengiriman (consignment criteria), dan ketentuan prosedural (procedural provisions).Dalam hal persyaratan tersebut tidak terpenuhi atau surat keterangan asal sedang dilakukan permintaan retroactive check, atas importasi dari negara yang dikecualikan tersebut tetap dikenakan BMTP.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cegah Ancaman Industri Merugi, Produk Benang Ini Kembali Kena BMTP - HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Melalui PMK 46\/2023, pemerintah kembali mengenakan bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) atas impor produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial.Merujuk bagian menimbang PMK 46\/2023, pengenaan BMTP ini sebelumnya telah diatur dalam PMK 56\/2020. Selain itu, pertimbangan lainnya adalah hasil penyelidikan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI).\u201cSesuai dengan hasil penyelidikan KPPI, masih terjadi lonjakan jumlah impor produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial yang mengakibatkan ancaman kerugian serius industri dalam negeri,\u201d bunyi pertimbangan PMK 46\/2023, dikutip Rabu (11\/5\/2023).Dalam Pasal 1 PMK 46\/2023 disebutkan terhadap barang impor berupa benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial yang termasuk dalam pos tarif 5509.22.00, 5509.32.00, 5509.51.00, 5509.53.00, 5510.12.00, dan 5510.90.00, dikenakan BMTP.Pengenaan BMTP akan dilakukan selama 3 tahun. Tahun pertama sejak PMK 46\/2023 berlaku dikenakan tarif Rp766 per kilogram. Untuk tahun kedua dan ketiga, masing-masing dikenakan Rp533 per kilogram dan Rp340 per kilogram.Adapun BMTP ini merupakan tambahan dari pengenaan bea masuk umum (most favoured nation) atau bea masuk preferensi berdasarkan preferensi atau kesepakatan internasional.BMTP dikenakan atas importisasi produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial dari semua negara. Namun dikecualikan apabila berasal dari 120 negara sebagaimana dalam lampiran PMK 46\/2023.Apabila impor produk tersebut berasal dari negara yang dikecualikan, importir wajib menyerahkan dokumen surat keterangan asal (certificate of origin).Lebih lanjut, barang impor dengan surat keterangan asal tersebut harus memenuhi beberapa ketentuan asal barang, antara lain kriteria asal barang (origin criteria), kriteria pengiriman (consignment criteria), dan ketentuan prosedural (procedural provisions).Dalam hal persyaratan tersebut tidak terpenuhi atau surat keterangan asal sedang dilakukan permintaan retroactive check, atas importasi dari negara yang dikecualikan tersebut tetap dikenakan BMTP.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-25T12:00:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230511_B_Hasil-Design_Cegah-Ancaman-Industri-Merugi-Produk-Benang-Ini-Kembali-Kena-BMTP-1024x576.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi HnG\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\"},\"headline\":\"Cegah Ancaman Industri Merugi, Produk Benang Ini Kembali Kena BMTP\",\"datePublished\":\"2023-06-25T12:00:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/\"},\"wordCount\":291,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230511_B_Hasil-Design_Cegah-Ancaman-Industri-Merugi-Produk-Benang-Ini-Kembali-Kena-BMTP.png\",\"keywords\":[\"bea masuk\",\"BMTP. Impor Produk Benang\"],\"articleSection\":[\"Tax\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/\",\"name\":\"Cegah Ancaman Industri Merugi, Produk Benang Ini Kembali Kena BMTP - HnG Consulting | Tax Consultant\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230511_B_Hasil-Design_Cegah-Ancaman-Industri-Merugi-Produk-Benang-Ini-Kembali-Kena-BMTP.png\",\"datePublished\":\"2023-06-25T12:00:27+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Melalui PMK 46\/2023, pemerintah kembali mengenakan bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) atas impor produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial.Merujuk bagian menimbang PMK 46\/2023, pengenaan BMTP ini sebelumnya telah diatur dalam PMK 56\/2020. Selain itu, pertimbangan lainnya adalah hasil penyelidikan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI).\u201cSesuai dengan hasil penyelidikan KPPI, masih terjadi lonjakan jumlah impor produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial yang mengakibatkan ancaman kerugian serius industri dalam negeri,\u201d bunyi pertimbangan PMK 46\/2023, dikutip Rabu (11\/5\/2023).Dalam Pasal 1 PMK 46\/2023 disebutkan terhadap barang impor berupa benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial yang termasuk dalam pos tarif 5509.22.00, 5509.32.00, 5509.51.00, 5509.53.00, 5510.12.00, dan 5510.90.00, dikenakan BMTP.Pengenaan BMTP akan dilakukan selama 3 tahun. Tahun pertama sejak PMK 46\/2023 berlaku dikenakan tarif Rp766 per kilogram. Untuk tahun kedua dan ketiga, masing-masing dikenakan Rp533 per kilogram dan Rp340 per kilogram.Adapun BMTP ini merupakan tambahan dari pengenaan bea masuk umum (most favoured nation) atau bea masuk preferensi berdasarkan preferensi atau kesepakatan internasional.BMTP dikenakan atas importisasi produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial dari semua negara. Namun dikecualikan apabila berasal dari 120 negara sebagaimana dalam lampiran PMK 46\/2023.Apabila impor produk tersebut berasal dari negara yang dikecualikan, importir wajib menyerahkan dokumen surat keterangan asal (certificate of origin).Lebih lanjut, barang impor dengan surat keterangan asal tersebut harus memenuhi beberapa ketentuan asal barang, antara lain kriteria asal barang (origin criteria), kriteria pengiriman (consignment criteria), dan ketentuan prosedural (procedural provisions).Dalam hal persyaratan tersebut tidak terpenuhi atau surat keterangan asal sedang dilakukan permintaan retroactive check, atas importasi dari negara yang dikecualikan tersebut tetap dikenakan BMTP.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230511_B_Hasil-Design_Cegah-Ancaman-Industri-Merugi-Produk-Benang-Ini-Kembali-Kena-BMTP.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230511_B_Hasil-Design_Cegah-Ancaman-Industri-Merugi-Produk-Benang-Ini-Kembali-Kena-BMTP.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hng.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cegah Ancaman Industri Merugi, Produk Benang Ini Kembali Kena BMTP\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"description\":\"Official Website\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"width\":782,\"height\":405,\"caption\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\",\"https:\/\/x.com\/hng_consulting\",\"https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\",\"name\":\"Redaksi HnG\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi HnG\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hng.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cegah Ancaman Industri Merugi, Produk Benang Ini Kembali Kena BMTP - HnG Consulting | Tax Consultant","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Melalui PMK 46\/2023, pemerintah kembali mengenakan bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) atas impor produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial.Merujuk bagian menimbang PMK 46\/2023, pengenaan BMTP ini sebelumnya telah diatur dalam PMK 56\/2020. Selain itu, pertimbangan lainnya adalah hasil penyelidikan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI).\u201cSesuai dengan hasil penyelidikan KPPI, masih terjadi lonjakan jumlah impor produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial yang mengakibatkan ancaman kerugian serius industri dalam negeri,\u201d bunyi pertimbangan PMK 46\/2023, dikutip Rabu (11\/5\/2023).Dalam Pasal 1 PMK 46\/2023 disebutkan terhadap barang impor berupa benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial yang termasuk dalam pos tarif 5509.22.00, 5509.32.00, 5509.51.00, 5509.53.00, 5510.12.00, dan 5510.90.00, dikenakan BMTP.Pengenaan BMTP akan dilakukan selama 3 tahun. Tahun pertama sejak PMK 46\/2023 berlaku dikenakan tarif Rp766 per kilogram. Untuk tahun kedua dan ketiga, masing-masing dikenakan Rp533 per kilogram dan Rp340 per kilogram.Adapun BMTP ini merupakan tambahan dari pengenaan bea masuk umum (most favoured nation) atau bea masuk preferensi berdasarkan preferensi atau kesepakatan internasional.BMTP dikenakan atas importisasi produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial dari semua negara. Namun dikecualikan apabila berasal dari 120 negara sebagaimana dalam lampiran PMK 46\/2023.Apabila impor produk tersebut berasal dari negara yang dikecualikan, importir wajib menyerahkan dokumen surat keterangan asal (certificate of origin).Lebih lanjut, barang impor dengan surat keterangan asal tersebut harus memenuhi beberapa ketentuan asal barang, antara lain kriteria asal barang (origin criteria), kriteria pengiriman (consignment criteria), dan ketentuan prosedural (procedural provisions).Dalam hal persyaratan tersebut tidak terpenuhi atau surat keterangan asal sedang dilakukan permintaan retroactive check, atas importasi dari negara yang dikecualikan tersebut tetap dikenakan BMTP.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hng.co.id\/id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cegah Ancaman Industri Merugi, Produk Benang Ini Kembali Kena BMTP - HnG Consulting | Tax Consultant","og_description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Melalui PMK 46\/2023, pemerintah kembali mengenakan bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) atas impor produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial.Merujuk bagian menimbang PMK 46\/2023, pengenaan BMTP ini sebelumnya telah diatur dalam PMK 56\/2020. Selain itu, pertimbangan lainnya adalah hasil penyelidikan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI).\u201cSesuai dengan hasil penyelidikan KPPI, masih terjadi lonjakan jumlah impor produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial yang mengakibatkan ancaman kerugian serius industri dalam negeri,\u201d bunyi pertimbangan PMK 46\/2023, dikutip Rabu (11\/5\/2023).Dalam Pasal 1 PMK 46\/2023 disebutkan terhadap barang impor berupa benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial yang termasuk dalam pos tarif 5509.22.00, 5509.32.00, 5509.51.00, 5509.53.00, 5510.12.00, dan 5510.90.00, dikenakan BMTP.Pengenaan BMTP akan dilakukan selama 3 tahun. Tahun pertama sejak PMK 46\/2023 berlaku dikenakan tarif Rp766 per kilogram. Untuk tahun kedua dan ketiga, masing-masing dikenakan Rp533 per kilogram dan Rp340 per kilogram.Adapun BMTP ini merupakan tambahan dari pengenaan bea masuk umum (most favoured nation) atau bea masuk preferensi berdasarkan preferensi atau kesepakatan internasional.BMTP dikenakan atas importisasi produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial dari semua negara. Namun dikecualikan apabila berasal dari 120 negara sebagaimana dalam lampiran PMK 46\/2023.Apabila impor produk tersebut berasal dari negara yang dikecualikan, importir wajib menyerahkan dokumen surat keterangan asal (certificate of origin).Lebih lanjut, barang impor dengan surat keterangan asal tersebut harus memenuhi beberapa ketentuan asal barang, antara lain kriteria asal barang (origin criteria), kriteria pengiriman (consignment criteria), dan ketentuan prosedural (procedural provisions).Dalam hal persyaratan tersebut tidak terpenuhi atau surat keterangan asal sedang dilakukan permintaan retroactive check, atas importasi dari negara yang dikecualikan tersebut tetap dikenakan BMTP.","og_url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/","og_site_name":"HnG Consulting | Tax Consultant","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","article_published_time":"2023-06-25T12:00:27+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":576,"url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230511_B_Hasil-Design_Cegah-Ancaman-Industri-Merugi-Produk-Benang-Ini-Kembali-Kena-BMTP-1024x576.png","type":"image\/png"}],"author":"Redaksi HnG","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@hng_consulting","twitter_site":"@hng_consulting","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi HnG","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/"},"author":{"name":"Redaksi HnG","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e"},"headline":"Cegah Ancaman Industri Merugi, Produk Benang Ini Kembali Kena BMTP","datePublished":"2023-06-25T12:00:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/"},"wordCount":291,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230511_B_Hasil-Design_Cegah-Ancaman-Industri-Merugi-Produk-Benang-Ini-Kembali-Kena-BMTP.png","keywords":["bea masuk","BMTP. Impor Produk Benang"],"articleSection":["Tax"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/","name":"Cegah Ancaman Industri Merugi, Produk Benang Ini Kembali Kena BMTP - HnG Consulting | Tax Consultant","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230511_B_Hasil-Design_Cegah-Ancaman-Industri-Merugi-Produk-Benang-Ini-Kembali-Kena-BMTP.png","datePublished":"2023-06-25T12:00:27+00:00","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Melalui PMK 46\/2023, pemerintah kembali mengenakan bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) atas impor produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial.Merujuk bagian menimbang PMK 46\/2023, pengenaan BMTP ini sebelumnya telah diatur dalam PMK 56\/2020. Selain itu, pertimbangan lainnya adalah hasil penyelidikan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI).\u201cSesuai dengan hasil penyelidikan KPPI, masih terjadi lonjakan jumlah impor produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial yang mengakibatkan ancaman kerugian serius industri dalam negeri,\u201d bunyi pertimbangan PMK 46\/2023, dikutip Rabu (11\/5\/2023).Dalam Pasal 1 PMK 46\/2023 disebutkan terhadap barang impor berupa benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial yang termasuk dalam pos tarif 5509.22.00, 5509.32.00, 5509.51.00, 5509.53.00, 5510.12.00, dan 5510.90.00, dikenakan BMTP.Pengenaan BMTP akan dilakukan selama 3 tahun. Tahun pertama sejak PMK 46\/2023 berlaku dikenakan tarif Rp766 per kilogram. Untuk tahun kedua dan ketiga, masing-masing dikenakan Rp533 per kilogram dan Rp340 per kilogram.Adapun BMTP ini merupakan tambahan dari pengenaan bea masuk umum (most favoured nation) atau bea masuk preferensi berdasarkan preferensi atau kesepakatan internasional.BMTP dikenakan atas importisasi produk benang selain benang jahit dari serat stapel sintetik dan artifisial dari semua negara. Namun dikecualikan apabila berasal dari 120 negara sebagaimana dalam lampiran PMK 46\/2023.Apabila impor produk tersebut berasal dari negara yang dikecualikan, importir wajib menyerahkan dokumen surat keterangan asal (certificate of origin).Lebih lanjut, barang impor dengan surat keterangan asal tersebut harus memenuhi beberapa ketentuan asal barang, antara lain kriteria asal barang (origin criteria), kriteria pengiriman (consignment criteria), dan ketentuan prosedural (procedural provisions).Dalam hal persyaratan tersebut tidak terpenuhi atau surat keterangan asal sedang dilakukan permintaan retroactive check, atas importasi dari negara yang dikecualikan tersebut tetap dikenakan BMTP.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#primaryimage","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230511_B_Hasil-Design_Cegah-Ancaman-Industri-Merugi-Produk-Benang-Ini-Kembali-Kena-BMTP.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230511_B_Hasil-Design_Cegah-Ancaman-Industri-Merugi-Produk-Benang-Ini-Kembali-Kena-BMTP.png","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hng.co.id\/cegah-ancaman-industri-merugi-produk-benang-ini-kembali-kena-bmtp\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hng.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cegah Ancaman Industri Merugi, Produk Benang Ini Kembali Kena BMTP"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website","url":"https:\/\/hng.co.id\/","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","description":"Official Website","publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","url":"https:\/\/hng.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","width":782,"height":405,"caption":"HnG Consulting | Tax Consultant"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","https:\/\/x.com\/hng_consulting","https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e","name":"Redaksi HnG","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi HnG"},"sameAs":["https:\/\/hng.co.id"],"url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2285"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2285\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}