{"id":2258,"date":"2023-06-17T19:00:41","date_gmt":"2023-06-17T12:00:41","guid":{"rendered":"https:\/\/hng.co.id\/?p=2258"},"modified":"2023-06-17T19:00:41","modified_gmt":"2023-06-17T12:00:41","slug":"pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hng.co.id\/id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/","title":{"rendered":"Pengusaha Emas Wajib Tahu! Ini Rincian Tarif Terbaru PPN Penjualan Emas"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Penulis: <\/span><b><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/aqilabagus\/\">Aqila Bagus Misbahuddin<\/a><\/span><\/b><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">JAKARTA, HnG Insight \u2013 Mulai 1 Mei 2023, tarif pajak pertambahan nilai (PPN) atas penyerahan emas perhiasan, emas batangan, perhiasan yang bahannya bukan dari emas, batu permata dan batu lainnya, serta jasa terkait, mengacu pada PMK 48\/2023.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan Pasal 12 ayat (1) PMK 48\/2023, PPN dikenakan atas penyerahan emas perhiasan dan jasa yang terkait emas perhiasan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">emas batangan, perhiasan yang bahan seluruhnya bukan dari emas, dan batu permata serta batu lainnya yang dilakukan oleh pabrikan dan pedagang emas perhiasan.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">\u201cPabrikan emas perhiasan dan pedagang emas perhiasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (1) wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP),\u201d bunyi Pasal 13 ayat 1 PMK 48\/2023, dikutip Minggu (7\/5\/2023).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Adapun atas penyerahan emas oleh pabrikan emas perhiasan kepada pabrikan lainnya atau pedagang emas perhiasan dikenakan PPN dengan tarif 10% dari tarif PPN yang berlaku umum. Dengan kata lain, tarif efektifnya 1,1%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk penyerahan emas perhiasan produksi sendiri kepada konsumen akhir, akan dikenakan PPN dengan tarif sebesar 15% dari tarif PPN yang berlaku umum atau dengan kata lain tarif efektifnya, yaitu 1,65%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lebih lanjut, tarif PPN atas penyerahan yang dilakukan pedagang emas perhiasan kepada pedagang emas lainnya atau konsumen akhir sebesar 1,1%. Dengan syarat pedagang tersebut memiliki faktur pajak atas perolehan emas atau dokumen yang dipersamakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apabila tidak memiliki faktur pajak dan dokumen yang dimaksud, PKP pedagang emas perhiasan dikenakan PPN sebesar 15% dari tarif PPN atau dengan tarif efektif sebesar 1,65%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam hal penyerahan dari pedagang emas perhiasan ke pabrikan emas perhiasan akan dikenakan PPN dengan tarif sebesar 0%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ilustrasi: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/muhammad-irfan-firdaus-ba8b931ba\/\">Muhammad Irfan Firdaus<\/a><\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Cek berita dan artikel lainnya di <\/span><a href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/artikel\/\">sini<\/a><\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: Aqila Bagus Misbahuddin JAKARTA, HnG Insight \u2013 Mulai 1 Mei 2023, tarif pajak pertambahan nilai (PPN) atas penyerahan emas perhiasan, emas batangan, perhiasan yang bahannya bukan dari emas, batu permata dan batu lainnya, serta jasa terkait, mengacu pada PMK 48\/2023. Berdasarkan Pasal 12 ayat (1) PMK 48\/2023, PPN dikenakan atas penyerahan emas perhiasan dan [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":2259,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[204,156],"class_list":["post-2258","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tax","tag-emas","tag-ppn"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengusaha Emas Wajib Tahu! Ini Rincian Tarif Terbaru PPN Penjualan Emas - HnG Consulting | Tax Consultant<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jakarta, HnG Insight \u2013 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah meresmikan aplikasi e-Reporting PPS pada 1 Mei 2023. Aplikasi e-Reporting ini bertujuan sebagai fasilitas untuk melaporkan realisasi repatriasi bagi wajib pajak (WP) peserta Program Pengungkapan sukarela (PPS).Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Dwi Astuti mengemukakan wajib pajak peserta PPS diberi kesempatan melaporkan laporan PSS paling lama sampai dengan 31 Mei 2023.\u201cKesempatan ini diberikan sehubungan dengan tingginya antusiasme WP dalam menyampaikan SPT PPh Tahunan WP orang pribadi (OP) maupun badan,\u201d jelas Dwi, dikutip Senin (8\/5\/2023).Sebelumnya, tata cara pelaksanaan PPS telah diatur dalam PMK 196\/2021. Adapun penyampaian laporan PPS paling lambat disampaikan pada 31 Maret 2023 untuk WP OP dan 30 April 2023 untuk WP badan.Untuk menggunakan aplikasi e-reporting, WP dapat meng-klik logo e-reporting PPS yang tersedia dalam menu layanan pada laman DJP Online.\u00a0Apabila menemui kendala dalam mengakses aplikasi, WP dapat menghubungi DJP melalui Kring Pajak (1500200), email (pengaduan@pajak.go.id) atau laman resmi DJP lainnya.Sebagai informasi, sampai dengan 30 Juni 2022 silam, jumlah harta yang telah diungkap WP mencapai Rp594,82 triliun. Penyelenggaraan PPS bertujuan\u00a0 untuk meningkatkan kepatuhan sukarela WP.Harta bersih yang telah diungkapkan kemudian direpatriasi ke wilayah Indonesia dan\/atau dapat diinvestasikan pada kegiatan usaha sektor pengolahan sumber daya alam (SDA), energi baru dan terbarukan (EBT) serta surat berharga negara (SBN).\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengusaha Emas Wajib Tahu! Ini Rincian Tarif Terbaru PPN Penjualan Emas - HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta, HnG Insight \u2013 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah meresmikan aplikasi e-Reporting PPS pada 1 Mei 2023. Aplikasi e-Reporting ini bertujuan sebagai fasilitas untuk melaporkan realisasi repatriasi bagi wajib pajak (WP) peserta Program Pengungkapan sukarela (PPS).Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Dwi Astuti mengemukakan wajib pajak peserta PPS diberi kesempatan melaporkan laporan PSS paling lama sampai dengan 31 Mei 2023.\u201cKesempatan ini diberikan sehubungan dengan tingginya antusiasme WP dalam menyampaikan SPT PPh Tahunan WP orang pribadi (OP) maupun badan,\u201d jelas Dwi, dikutip Senin (8\/5\/2023).Sebelumnya, tata cara pelaksanaan PPS telah diatur dalam PMK 196\/2021. Adapun penyampaian laporan PPS paling lambat disampaikan pada 31 Maret 2023 untuk WP OP dan 30 April 2023 untuk WP badan.Untuk menggunakan aplikasi e-reporting, WP dapat meng-klik logo e-reporting PPS yang tersedia dalam menu layanan pada laman DJP Online.\u00a0Apabila menemui kendala dalam mengakses aplikasi, WP dapat menghubungi DJP melalui Kring Pajak (1500200), email (pengaduan@pajak.go.id) atau laman resmi DJP lainnya.Sebagai informasi, sampai dengan 30 Juni 2022 silam, jumlah harta yang telah diungkap WP mencapai Rp594,82 triliun. Penyelenggaraan PPS bertujuan\u00a0 untuk meningkatkan kepatuhan sukarela WP.Harta bersih yang telah diungkapkan kemudian direpatriasi ke wilayah Indonesia dan\/atau dapat diinvestasikan pada kegiatan usaha sektor pengolahan sumber daya alam (SDA), energi baru dan terbarukan (EBT) serta surat berharga negara (SBN).\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-17T12:00:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230507_B_Hasil-Design_Pengusaha-Emas-Wajib-Tahu-Ini-Rincian-Tarif-Terbaru-PPN-Penjualan-Emas-1024x576.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi HnG\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\"},\"headline\":\"Pengusaha Emas Wajib Tahu! Ini Rincian Tarif Terbaru PPN Penjualan Emas\",\"datePublished\":\"2023-06-17T12:00:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/\"},\"wordCount\":258,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230507_B_Hasil-Design_Pengusaha-Emas-Wajib-Tahu-Ini-Rincian-Tarif-Terbaru-PPN-Penjualan-Emas.png\",\"keywords\":[\"Emas\",\"PPN\"],\"articleSection\":[\"Tax\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/\",\"name\":\"Pengusaha Emas Wajib Tahu! Ini Rincian Tarif Terbaru PPN Penjualan Emas - HnG Consulting | Tax Consultant\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230507_B_Hasil-Design_Pengusaha-Emas-Wajib-Tahu-Ini-Rincian-Tarif-Terbaru-PPN-Penjualan-Emas.png\",\"datePublished\":\"2023-06-17T12:00:41+00:00\",\"description\":\"Jakarta, HnG Insight \u2013 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah meresmikan aplikasi e-Reporting PPS pada 1 Mei 2023. Aplikasi e-Reporting ini bertujuan sebagai fasilitas untuk melaporkan realisasi repatriasi bagi wajib pajak (WP) peserta Program Pengungkapan sukarela (PPS).Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Dwi Astuti mengemukakan wajib pajak peserta PPS diberi kesempatan melaporkan laporan PSS paling lama sampai dengan 31 Mei 2023.\u201cKesempatan ini diberikan sehubungan dengan tingginya antusiasme WP dalam menyampaikan SPT PPh Tahunan WP orang pribadi (OP) maupun badan,\u201d jelas Dwi, dikutip Senin (8\/5\/2023).Sebelumnya, tata cara pelaksanaan PPS telah diatur dalam PMK 196\/2021. Adapun penyampaian laporan PPS paling lambat disampaikan pada 31 Maret 2023 untuk WP OP dan 30 April 2023 untuk WP badan.Untuk menggunakan aplikasi e-reporting, WP dapat meng-klik logo e-reporting PPS yang tersedia dalam menu layanan pada laman DJP Online.\u00a0Apabila menemui kendala dalam mengakses aplikasi, WP dapat menghubungi DJP melalui Kring Pajak (1500200), email (pengaduan@pajak.go.id) atau laman resmi DJP lainnya.Sebagai informasi, sampai dengan 30 Juni 2022 silam, jumlah harta yang telah diungkap WP mencapai Rp594,82 triliun. Penyelenggaraan PPS bertujuan\u00a0 untuk meningkatkan kepatuhan sukarela WP.Harta bersih yang telah diungkapkan kemudian direpatriasi ke wilayah Indonesia dan\/atau dapat diinvestasikan pada kegiatan usaha sektor pengolahan sumber daya alam (SDA), energi baru dan terbarukan (EBT) serta surat berharga negara (SBN).\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230507_B_Hasil-Design_Pengusaha-Emas-Wajib-Tahu-Ini-Rincian-Tarif-Terbaru-PPN-Penjualan-Emas.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230507_B_Hasil-Design_Pengusaha-Emas-Wajib-Tahu-Ini-Rincian-Tarif-Terbaru-PPN-Penjualan-Emas.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hng.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengusaha Emas Wajib Tahu! Ini Rincian Tarif Terbaru PPN Penjualan Emas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"description\":\"Official Website\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"width\":782,\"height\":405,\"caption\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\",\"https:\/\/x.com\/hng_consulting\",\"https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\",\"name\":\"Redaksi HnG\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi HnG\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hng.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengusaha Emas Wajib Tahu! Ini Rincian Tarif Terbaru PPN Penjualan Emas - HnG Consulting | Tax Consultant","description":"Jakarta, HnG Insight \u2013 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah meresmikan aplikasi e-Reporting PPS pada 1 Mei 2023. Aplikasi e-Reporting ini bertujuan sebagai fasilitas untuk melaporkan realisasi repatriasi bagi wajib pajak (WP) peserta Program Pengungkapan sukarela (PPS).Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Dwi Astuti mengemukakan wajib pajak peserta PPS diberi kesempatan melaporkan laporan PSS paling lama sampai dengan 31 Mei 2023.\u201cKesempatan ini diberikan sehubungan dengan tingginya antusiasme WP dalam menyampaikan SPT PPh Tahunan WP orang pribadi (OP) maupun badan,\u201d jelas Dwi, dikutip Senin (8\/5\/2023).Sebelumnya, tata cara pelaksanaan PPS telah diatur dalam PMK 196\/2021. Adapun penyampaian laporan PPS paling lambat disampaikan pada 31 Maret 2023 untuk WP OP dan 30 April 2023 untuk WP badan.Untuk menggunakan aplikasi e-reporting, WP dapat meng-klik logo e-reporting PPS yang tersedia dalam menu layanan pada laman DJP Online.\u00a0Apabila menemui kendala dalam mengakses aplikasi, WP dapat menghubungi DJP melalui Kring Pajak (1500200), email (pengaduan@pajak.go.id) atau laman resmi DJP lainnya.Sebagai informasi, sampai dengan 30 Juni 2022 silam, jumlah harta yang telah diungkap WP mencapai Rp594,82 triliun. Penyelenggaraan PPS bertujuan\u00a0 untuk meningkatkan kepatuhan sukarela WP.Harta bersih yang telah diungkapkan kemudian direpatriasi ke wilayah Indonesia dan\/atau dapat diinvestasikan pada kegiatan usaha sektor pengolahan sumber daya alam (SDA), energi baru dan terbarukan (EBT) serta surat berharga negara (SBN).","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hng.co.id\/id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pengusaha Emas Wajib Tahu! Ini Rincian Tarif Terbaru PPN Penjualan Emas - HnG Consulting | Tax Consultant","og_description":"Jakarta, HnG Insight \u2013 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah meresmikan aplikasi e-Reporting PPS pada 1 Mei 2023. Aplikasi e-Reporting ini bertujuan sebagai fasilitas untuk melaporkan realisasi repatriasi bagi wajib pajak (WP) peserta Program Pengungkapan sukarela (PPS).Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Dwi Astuti mengemukakan wajib pajak peserta PPS diberi kesempatan melaporkan laporan PSS paling lama sampai dengan 31 Mei 2023.\u201cKesempatan ini diberikan sehubungan dengan tingginya antusiasme WP dalam menyampaikan SPT PPh Tahunan WP orang pribadi (OP) maupun badan,\u201d jelas Dwi, dikutip Senin (8\/5\/2023).Sebelumnya, tata cara pelaksanaan PPS telah diatur dalam PMK 196\/2021. Adapun penyampaian laporan PPS paling lambat disampaikan pada 31 Maret 2023 untuk WP OP dan 30 April 2023 untuk WP badan.Untuk menggunakan aplikasi e-reporting, WP dapat meng-klik logo e-reporting PPS yang tersedia dalam menu layanan pada laman DJP Online.\u00a0Apabila menemui kendala dalam mengakses aplikasi, WP dapat menghubungi DJP melalui Kring Pajak (1500200), email (pengaduan@pajak.go.id) atau laman resmi DJP lainnya.Sebagai informasi, sampai dengan 30 Juni 2022 silam, jumlah harta yang telah diungkap WP mencapai Rp594,82 triliun. Penyelenggaraan PPS bertujuan\u00a0 untuk meningkatkan kepatuhan sukarela WP.Harta bersih yang telah diungkapkan kemudian direpatriasi ke wilayah Indonesia dan\/atau dapat diinvestasikan pada kegiatan usaha sektor pengolahan sumber daya alam (SDA), energi baru dan terbarukan (EBT) serta surat berharga negara (SBN).","og_url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/","og_site_name":"HnG Consulting | Tax Consultant","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","article_published_time":"2023-06-17T12:00:41+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":576,"url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230507_B_Hasil-Design_Pengusaha-Emas-Wajib-Tahu-Ini-Rincian-Tarif-Terbaru-PPN-Penjualan-Emas-1024x576.png","type":"image\/png"}],"author":"Redaksi HnG","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@hng_consulting","twitter_site":"@hng_consulting","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi HnG","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/"},"author":{"name":"Redaksi HnG","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e"},"headline":"Pengusaha Emas Wajib Tahu! Ini Rincian Tarif Terbaru PPN Penjualan Emas","datePublished":"2023-06-17T12:00:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/"},"wordCount":258,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230507_B_Hasil-Design_Pengusaha-Emas-Wajib-Tahu-Ini-Rincian-Tarif-Terbaru-PPN-Penjualan-Emas.png","keywords":["Emas","PPN"],"articleSection":["Tax"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/","name":"Pengusaha Emas Wajib Tahu! Ini Rincian Tarif Terbaru PPN Penjualan Emas - HnG Consulting | Tax Consultant","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230507_B_Hasil-Design_Pengusaha-Emas-Wajib-Tahu-Ini-Rincian-Tarif-Terbaru-PPN-Penjualan-Emas.png","datePublished":"2023-06-17T12:00:41+00:00","description":"Jakarta, HnG Insight \u2013 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah meresmikan aplikasi e-Reporting PPS pada 1 Mei 2023. Aplikasi e-Reporting ini bertujuan sebagai fasilitas untuk melaporkan realisasi repatriasi bagi wajib pajak (WP) peserta Program Pengungkapan sukarela (PPS).Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Dwi Astuti mengemukakan wajib pajak peserta PPS diberi kesempatan melaporkan laporan PSS paling lama sampai dengan 31 Mei 2023.\u201cKesempatan ini diberikan sehubungan dengan tingginya antusiasme WP dalam menyampaikan SPT PPh Tahunan WP orang pribadi (OP) maupun badan,\u201d jelas Dwi, dikutip Senin (8\/5\/2023).Sebelumnya, tata cara pelaksanaan PPS telah diatur dalam PMK 196\/2021. Adapun penyampaian laporan PPS paling lambat disampaikan pada 31 Maret 2023 untuk WP OP dan 30 April 2023 untuk WP badan.Untuk menggunakan aplikasi e-reporting, WP dapat meng-klik logo e-reporting PPS yang tersedia dalam menu layanan pada laman DJP Online.\u00a0Apabila menemui kendala dalam mengakses aplikasi, WP dapat menghubungi DJP melalui Kring Pajak (1500200), email (pengaduan@pajak.go.id) atau laman resmi DJP lainnya.Sebagai informasi, sampai dengan 30 Juni 2022 silam, jumlah harta yang telah diungkap WP mencapai Rp594,82 triliun. Penyelenggaraan PPS bertujuan\u00a0 untuk meningkatkan kepatuhan sukarela WP.Harta bersih yang telah diungkapkan kemudian direpatriasi ke wilayah Indonesia dan\/atau dapat diinvestasikan pada kegiatan usaha sektor pengolahan sumber daya alam (SDA), energi baru dan terbarukan (EBT) serta surat berharga negara (SBN).","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#primaryimage","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230507_B_Hasil-Design_Pengusaha-Emas-Wajib-Tahu-Ini-Rincian-Tarif-Terbaru-PPN-Penjualan-Emas.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/230507_B_Hasil-Design_Pengusaha-Emas-Wajib-Tahu-Ini-Rincian-Tarif-Terbaru-PPN-Penjualan-Emas.png","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hng.co.id\/pengusaha-emas-wajib-tahu-ini-rincian-tarif-terbaru-ppn-penjualan-emas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hng.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengusaha Emas Wajib Tahu! Ini Rincian Tarif Terbaru PPN Penjualan Emas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website","url":"https:\/\/hng.co.id\/","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","description":"Official Website","publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","url":"https:\/\/hng.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","width":782,"height":405,"caption":"HnG Consulting | Tax Consultant"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","https:\/\/x.com\/hng_consulting","https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e","name":"Redaksi HnG","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi HnG"},"sameAs":["https:\/\/hng.co.id"],"url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2258","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2258"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2258\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2259"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2258"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2258"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2258"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}