{"id":2236,"date":"2023-05-26T19:05:25","date_gmt":"2023-05-26T12:05:25","guid":{"rendered":"https:\/\/hng.co.id\/?p=2236"},"modified":"2023-05-26T19:05:25","modified_gmt":"2023-05-26T12:05:25","slug":"impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hng.co.id\/id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/","title":{"rendered":"Impas Tarif Cukai Naik, Produksi Rokok dan Penerimaan CHT Turun"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Penulis: <\/span><b><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/aqilabagus\/\">Aqila Bagus Misbahuddin<\/a><\/span><\/b><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) hingga Maret lalu mencapai Rp55,24 triliun. Nilai tersebut turun 0,74% dibandingkan tahun lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menteri Keuangan Sri Mulyani menerangkan penerimaan tersebut turun akibat penurunan produksi rokok Januari 2023 terutama Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) golongan I.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">\u201cIni [produksi turun] karena tarif dari cukai tembakau mengalami kenaikan 3,5% rata-rata tertimbangnya,\u201d ungkap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi April 2023, dikutip Jumat (21\/4\/2023).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Produksi rokok pada Maret tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan hingga 19% dibandingkan Maret tahun lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut juga dirinci per golongan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">rokok golongan I turun sangat tajam 29,58% dari 55,10 juta batang menjadi 38,80 juta batang hingga akhir Maret.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk produksi rokok golongan II hanya mencapai 17,88 juta batang setelah tahun lalu 20,42 juta batang. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berbeda dengan golongan-golongan sebelumnya, rokok golongan III mengalami kenaikan produksi hingga 24,68%.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rokok golongan III, lanjut Sri Mulyani, mengalami peningkatan produksi disebabkan tarifnya tergolong rendah dan kenaikan tarif yang kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cCukai rokok mempengaruhi produksi karena memang cukai dipakai untuk men-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">discourage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau mengurangi minat untuk konsumsi,\u201d imbuhnya.<br \/>\n<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ilustrasi: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/muhammad-irfan-firdaus-ba8b931ba\/\">Muhammad Irfan Firdaus<\/a><\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Cek berita dan artikel lainnya di <\/span><a href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/artikel\/\">sini<\/a><\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: Aqila Bagus Misbahuddin JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) hingga Maret lalu mencapai Rp55,24 triliun. Nilai tersebut turun 0,74% dibandingkan tahun lalu. Menteri Keuangan Sri Mulyani menerangkan penerimaan tersebut turun akibat penurunan produksi rokok Januari 2023 terutama Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) golongan I. \u201cIni [produksi [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":2237,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[194,195,196,197,198,168],"class_list":["post-2236","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tax","tag-cht","tag-cukai","tag-cukai-rokok","tag-kretek","tag-rokok","tag-tembakau"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Impas Tarif Cukai Naik, Produksi Rokok dan Penerimaan CHT Turun - HnG Consulting | Tax Consultant<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) hingga Maret lalu mencapai Rp55,24 triliun. Nilai tersebut turun 0,74% dibandingkan tahun lalu.Menteri Keuangan Sri Mulyani menerangkan penerimaan tersebut turun akibat penurunan produksi rokok Januari 2023 terutama Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) golongan I.\u201cIni [produksi turun] karena tarif dari cukai tembakau mengalami kenaikan 3,5% rata-rata tertimbangnya,\u201d ungkap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi April 2023, dikutip Jumat (21\/4\/2023).Produksi rokok pada Maret tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan hingga 19% dibandingkan Maret tahun lalu.Hal tersebut juga dirinci per golongan. Pertama, rokok golongan I turun sangat tajam 29,58% dari 55,10 juta batang menjadi 38,80 juta batang hingga akhir Maret.Kedua, untuk produksi rokok golongan II hanya mencapai 17,88 juta batang setelah tahun lalu 20,42 juta batang. Ketiga, berbeda dengan golongan-golongan sebelumnya, rokok golongan III mengalami kenaikan produksi hingga 24,68%.Rokok golongan III, lanjut Sri Mulyani, mengalami peningkatan produksi disebabkan tarifnya tergolong rendah dan kenaikan tarif yang kecil.\u201cCukai rokok mempengaruhi produksi karena memang cukai dipakai untuk men-discourage atau mengurangi minat untuk konsumsi,\u201d imbuhnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Impas Tarif Cukai Naik, Produksi Rokok dan Penerimaan CHT Turun - HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) hingga Maret lalu mencapai Rp55,24 triliun. Nilai tersebut turun 0,74% dibandingkan tahun lalu.Menteri Keuangan Sri Mulyani menerangkan penerimaan tersebut turun akibat penurunan produksi rokok Januari 2023 terutama Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) golongan I.\u201cIni [produksi turun] karena tarif dari cukai tembakau mengalami kenaikan 3,5% rata-rata tertimbangnya,\u201d ungkap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi April 2023, dikutip Jumat (21\/4\/2023).Produksi rokok pada Maret tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan hingga 19% dibandingkan Maret tahun lalu.Hal tersebut juga dirinci per golongan. Pertama, rokok golongan I turun sangat tajam 29,58% dari 55,10 juta batang menjadi 38,80 juta batang hingga akhir Maret.Kedua, untuk produksi rokok golongan II hanya mencapai 17,88 juta batang setelah tahun lalu 20,42 juta batang. Ketiga, berbeda dengan golongan-golongan sebelumnya, rokok golongan III mengalami kenaikan produksi hingga 24,68%.Rokok golongan III, lanjut Sri Mulyani, mengalami peningkatan produksi disebabkan tarifnya tergolong rendah dan kenaikan tarif yang kecil.\u201cCukai rokok mempengaruhi produksi karena memang cukai dipakai untuk men-discourage atau mengurangi minat untuk konsumsi,\u201d imbuhnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-05-26T12:05:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230421_B_Hasil-Design_Impas-Tarif-Cukai-Naik-Produksi-Rokok-dan-Penerimaan-CHT-Turun.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi HnG\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\"},\"headline\":\"Impas Tarif Cukai Naik, Produksi Rokok dan Penerimaan CHT Turun\",\"datePublished\":\"2023-05-26T12:05:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/\"},\"wordCount\":195,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230421_B_Hasil-Design_Impas-Tarif-Cukai-Naik-Produksi-Rokok-dan-Penerimaan-CHT-Turun.png\",\"keywords\":[\"CHT\",\"Cukai\",\"Cukai Rokok\",\"Kretek\",\"Rokok\",\"Tembakau\"],\"articleSection\":[\"Tax\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/\",\"name\":\"Impas Tarif Cukai Naik, Produksi Rokok dan Penerimaan CHT Turun - HnG Consulting | Tax Consultant\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230421_B_Hasil-Design_Impas-Tarif-Cukai-Naik-Produksi-Rokok-dan-Penerimaan-CHT-Turun.png\",\"datePublished\":\"2023-05-26T12:05:25+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) hingga Maret lalu mencapai Rp55,24 triliun. Nilai tersebut turun 0,74% dibandingkan tahun lalu.Menteri Keuangan Sri Mulyani menerangkan penerimaan tersebut turun akibat penurunan produksi rokok Januari 2023 terutama Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) golongan I.\u201cIni [produksi turun] karena tarif dari cukai tembakau mengalami kenaikan 3,5% rata-rata tertimbangnya,\u201d ungkap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi April 2023, dikutip Jumat (21\/4\/2023).Produksi rokok pada Maret tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan hingga 19% dibandingkan Maret tahun lalu.Hal tersebut juga dirinci per golongan. Pertama, rokok golongan I turun sangat tajam 29,58% dari 55,10 juta batang menjadi 38,80 juta batang hingga akhir Maret.Kedua, untuk produksi rokok golongan II hanya mencapai 17,88 juta batang setelah tahun lalu 20,42 juta batang. Ketiga, berbeda dengan golongan-golongan sebelumnya, rokok golongan III mengalami kenaikan produksi hingga 24,68%.Rokok golongan III, lanjut Sri Mulyani, mengalami peningkatan produksi disebabkan tarifnya tergolong rendah dan kenaikan tarif yang kecil.\u201cCukai rokok mempengaruhi produksi karena memang cukai dipakai untuk men-discourage atau mengurangi minat untuk konsumsi,\u201d imbuhnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230421_B_Hasil-Design_Impas-Tarif-Cukai-Naik-Produksi-Rokok-dan-Penerimaan-CHT-Turun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230421_B_Hasil-Design_Impas-Tarif-Cukai-Naik-Produksi-Rokok-dan-Penerimaan-CHT-Turun.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hng.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Impas Tarif Cukai Naik, Produksi Rokok dan Penerimaan CHT Turun\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"description\":\"Official Website\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"width\":782,\"height\":405,\"caption\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\",\"https:\/\/x.com\/hng_consulting\",\"https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\",\"name\":\"Redaksi HnG\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi HnG\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hng.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Impas Tarif Cukai Naik, Produksi Rokok dan Penerimaan CHT Turun - HnG Consulting | Tax Consultant","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) hingga Maret lalu mencapai Rp55,24 triliun. Nilai tersebut turun 0,74% dibandingkan tahun lalu.Menteri Keuangan Sri Mulyani menerangkan penerimaan tersebut turun akibat penurunan produksi rokok Januari 2023 terutama Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) golongan I.\u201cIni [produksi turun] karena tarif dari cukai tembakau mengalami kenaikan 3,5% rata-rata tertimbangnya,\u201d ungkap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi April 2023, dikutip Jumat (21\/4\/2023).Produksi rokok pada Maret tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan hingga 19% dibandingkan Maret tahun lalu.Hal tersebut juga dirinci per golongan. Pertama, rokok golongan I turun sangat tajam 29,58% dari 55,10 juta batang menjadi 38,80 juta batang hingga akhir Maret.Kedua, untuk produksi rokok golongan II hanya mencapai 17,88 juta batang setelah tahun lalu 20,42 juta batang. Ketiga, berbeda dengan golongan-golongan sebelumnya, rokok golongan III mengalami kenaikan produksi hingga 24,68%.Rokok golongan III, lanjut Sri Mulyani, mengalami peningkatan produksi disebabkan tarifnya tergolong rendah dan kenaikan tarif yang kecil.\u201cCukai rokok mempengaruhi produksi karena memang cukai dipakai untuk men-discourage atau mengurangi minat untuk konsumsi,\u201d imbuhnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hng.co.id\/id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Impas Tarif Cukai Naik, Produksi Rokok dan Penerimaan CHT Turun - HnG Consulting | Tax Consultant","og_description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) hingga Maret lalu mencapai Rp55,24 triliun. Nilai tersebut turun 0,74% dibandingkan tahun lalu.Menteri Keuangan Sri Mulyani menerangkan penerimaan tersebut turun akibat penurunan produksi rokok Januari 2023 terutama Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) golongan I.\u201cIni [produksi turun] karena tarif dari cukai tembakau mengalami kenaikan 3,5% rata-rata tertimbangnya,\u201d ungkap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi April 2023, dikutip Jumat (21\/4\/2023).Produksi rokok pada Maret tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan hingga 19% dibandingkan Maret tahun lalu.Hal tersebut juga dirinci per golongan. Pertama, rokok golongan I turun sangat tajam 29,58% dari 55,10 juta batang menjadi 38,80 juta batang hingga akhir Maret.Kedua, untuk produksi rokok golongan II hanya mencapai 17,88 juta batang setelah tahun lalu 20,42 juta batang. Ketiga, berbeda dengan golongan-golongan sebelumnya, rokok golongan III mengalami kenaikan produksi hingga 24,68%.Rokok golongan III, lanjut Sri Mulyani, mengalami peningkatan produksi disebabkan tarifnya tergolong rendah dan kenaikan tarif yang kecil.\u201cCukai rokok mempengaruhi produksi karena memang cukai dipakai untuk men-discourage atau mengurangi minat untuk konsumsi,\u201d imbuhnya.","og_url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/","og_site_name":"HnG Consulting | Tax Consultant","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","article_published_time":"2023-05-26T12:05:25+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230421_B_Hasil-Design_Impas-Tarif-Cukai-Naik-Produksi-Rokok-dan-Penerimaan-CHT-Turun.png","type":"image\/png"}],"author":"Redaksi HnG","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@hng_consulting","twitter_site":"@hng_consulting","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi HnG","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/"},"author":{"name":"Redaksi HnG","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e"},"headline":"Impas Tarif Cukai Naik, Produksi Rokok dan Penerimaan CHT Turun","datePublished":"2023-05-26T12:05:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/"},"wordCount":195,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230421_B_Hasil-Design_Impas-Tarif-Cukai-Naik-Produksi-Rokok-dan-Penerimaan-CHT-Turun.png","keywords":["CHT","Cukai","Cukai Rokok","Kretek","Rokok","Tembakau"],"articleSection":["Tax"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/","name":"Impas Tarif Cukai Naik, Produksi Rokok dan Penerimaan CHT Turun - HnG Consulting | Tax Consultant","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230421_B_Hasil-Design_Impas-Tarif-Cukai-Naik-Produksi-Rokok-dan-Penerimaan-CHT-Turun.png","datePublished":"2023-05-26T12:05:25+00:00","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Realisasi penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) hingga Maret lalu mencapai Rp55,24 triliun. Nilai tersebut turun 0,74% dibandingkan tahun lalu.Menteri Keuangan Sri Mulyani menerangkan penerimaan tersebut turun akibat penurunan produksi rokok Januari 2023 terutama Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) golongan I.\u201cIni [produksi turun] karena tarif dari cukai tembakau mengalami kenaikan 3,5% rata-rata tertimbangnya,\u201d ungkap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi April 2023, dikutip Jumat (21\/4\/2023).Produksi rokok pada Maret tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan hingga 19% dibandingkan Maret tahun lalu.Hal tersebut juga dirinci per golongan. Pertama, rokok golongan I turun sangat tajam 29,58% dari 55,10 juta batang menjadi 38,80 juta batang hingga akhir Maret.Kedua, untuk produksi rokok golongan II hanya mencapai 17,88 juta batang setelah tahun lalu 20,42 juta batang. Ketiga, berbeda dengan golongan-golongan sebelumnya, rokok golongan III mengalami kenaikan produksi hingga 24,68%.Rokok golongan III, lanjut Sri Mulyani, mengalami peningkatan produksi disebabkan tarifnya tergolong rendah dan kenaikan tarif yang kecil.\u201cCukai rokok mempengaruhi produksi karena memang cukai dipakai untuk men-discourage atau mengurangi minat untuk konsumsi,\u201d imbuhnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#primaryimage","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230421_B_Hasil-Design_Impas-Tarif-Cukai-Naik-Produksi-Rokok-dan-Penerimaan-CHT-Turun.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230421_B_Hasil-Design_Impas-Tarif-Cukai-Naik-Produksi-Rokok-dan-Penerimaan-CHT-Turun.png","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hng.co.id\/impas-tarif-cukai-naik-produksi-rokok-dan-penerimaan-cht-turun\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hng.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Impas Tarif Cukai Naik, Produksi Rokok dan Penerimaan CHT Turun"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website","url":"https:\/\/hng.co.id\/","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","description":"Official Website","publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","url":"https:\/\/hng.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","width":782,"height":405,"caption":"HnG Consulting | Tax Consultant"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","https:\/\/x.com\/hng_consulting","https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e","name":"Redaksi HnG","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi HnG"},"sameAs":["https:\/\/hng.co.id"],"url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2236","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2236"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2236\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2237"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2236"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2236"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2236"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}