{"id":2230,"date":"2023-05-15T19:00:51","date_gmt":"2023-05-15T12:00:51","guid":{"rendered":"https:\/\/hng.co.id\/?p=2230"},"modified":"2023-05-15T19:00:51","modified_gmt":"2023-05-15T12:00:51","slug":"fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hng.co.id\/id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/","title":{"rendered":"Fantastis! Penerimaan Pajak 3 Bulan Pertama Capai Rp 432,25 Triliun"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Penulis: <\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/natalie-syaina-abitta-a877321a6\/\">Natalie Syaina Abitta<\/a><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">JAKARTA, HnG Insight \u2013 Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan penerimaan pajak sampai dengan Maret 2023 mencapai Rp 432,25 triliun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penerimaan tersebut tumbuh sebesar 33,78 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan setara dengan 25,16% dari target penerimaan pajak yang telah ditetapkan sebesar Rp1,7 triliun. Sri Mulyani menjelaskan capaian ini merupakan hasil yang sangat positif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPajak kita tumbuh diatas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">baseline<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang juga sudah meningkat tinggi tahun lalu. Akan kita jaga terus kepercayaan masyarakat dan momentum pemulihan ekonomi,\u201d ucap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kita, dikutip Kamis (20\/04\/2023).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai rincian, penerimaan pajak berasal dari empat sumber. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">penerimaan pajak dari PPh Non Migas sebesar Rp225,95 triliun atau setara dengan 25,86% dari target dan telah tumbuh 31,03% dari realisasi tahun lalu.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">penerimaan pajak dari PPN dan PPnBM sebesar Rp185,7 triliun atau setara dengan 24,99% dari target dan telah tumbuh 42,37% dari realisasi tahun lalu.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, penerimaan pajak dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp2,87 triliun atau setara dengan 7,16% dari realisasi tahun lalu.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Keempat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, penerimaan PPh migas mencapai Rp17,73 triliun atau setara dengan 28,86% dari target. Namun, penerimaan PPh migas mengalami penurunan sebesar 1,12% dari tahun lalu.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">\u201cPenurunan ini karena harga migas dibandingkan tahun lalu yang meningkat sangat tinggi, relatif rendah meski levelnya masih tinggi di atas 80 dollar AS per barel. Harga komoditas mulai mengalami normalisasi,\u201d ucap Sri Mulyani<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Secara keseluruhan, penerimaan pajak pada triwulan I-2022 tumbuh mencapai 41,64%, sementara pertumbuhan penerimaan pajak sampai dengan kuartal-I telah mencapai 33,78%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ilustrasi: <\/span><a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/valerie-evangeline\/\">Valerie Evangeline<\/a><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Cek berita dan artikel lainnya di <\/span><a href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/artikel\/\">sini<\/a><\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: Natalie Syaina Abitta JAKARTA, HnG Insight \u2013 Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan penerimaan pajak sampai dengan Maret 2023 mencapai Rp 432,25 triliun. Penerimaan tersebut tumbuh sebesar 33,78 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan setara dengan 25,16% dari target penerimaan pajak yang telah ditetapkan sebesar Rp1,7 triliun. Sri Mulyani menjelaskan capaian ini merupakan hasil yang sangat [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":2231,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[68,158,78,159,193,156,160],"class_list":["post-2230","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tax","tag-pbb","tag-penerimaan-pajak","tag-pph","tag-pph-migas","tag-pph-non-migas","tag-ppn","tag-ppnbm"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fantastis! Penerimaan Pajak 3 Bulan Pertama Capai Rp 432,25 Triliun - HnG Consulting | Tax Consultant<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan penerimaan pajak sampai dengan Maret 2023 mencapai Rp 432,25 triliun.Penerimaan tersebut tumbuh sebesar 33,78 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan setara dengan 25,16% dari target penerimaan pajak yang telah ditetapkan sebesar Rp1,7 triliun. Sri Mulyani menjelaskan capaian ini merupakan hasil yang sangat positif.\u201cPajak kita tumbuh diatas baseline yang juga sudah meningkat tinggi tahun lalu. Akan kita jaga terus kepercayaan masyarakat dan momentum pemulihan ekonomi,\u201d ucap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kita, dikutip Kamis (20\/04\/2023).Sebagai rincian, penerimaan pajak berasal dari empat sumber. Pertama, penerimaan pajak dari PPh Non Migas sebesar Rp225,95 triliun atau setara dengan 25,86% dari target dan telah tumbuh 31,03% dari realisasi tahun lalu.Kedua, penerimaan pajak dari PPN dan PPnBM sebesar Rp185,7 triliun atau setara dengan 24,99% dari target dan telah tumbuh 42,37% dari realisasi tahun lalu.Ketiga, penerimaan pajak dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp2,87 triliun atau setara dengan 7,16% dari realisasi tahun lalu.\u00a0Keempat, penerimaan PPh migas mencapai Rp17,73 triliun atau setara dengan 28,86% dari target. Namun, penerimaan PPh migas mengalami penurunan sebesar 1,12% dari tahun lalu.\u201cPenurunan ini karena harga migas dibandingkan tahun lalu yang meningkat sangat tinggi, relatif rendah meski levelnya masih tinggi di atas 80 dollar AS per barel. Harga komoditas mulai mengalami normalisasi,\u201d ucap Sri MulyaniSecara keseluruhan, penerimaan pajak pada triwulan I-2022 tumbuh mencapai 41,64%, sementara pertumbuhan penerimaan pajak sampai dengan kuartal-I telah mencapai 33,78%.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fantastis! Penerimaan Pajak 3 Bulan Pertama Capai Rp 432,25 Triliun - HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan penerimaan pajak sampai dengan Maret 2023 mencapai Rp 432,25 triliun.Penerimaan tersebut tumbuh sebesar 33,78 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan setara dengan 25,16% dari target penerimaan pajak yang telah ditetapkan sebesar Rp1,7 triliun. Sri Mulyani menjelaskan capaian ini merupakan hasil yang sangat positif.\u201cPajak kita tumbuh diatas baseline yang juga sudah meningkat tinggi tahun lalu. Akan kita jaga terus kepercayaan masyarakat dan momentum pemulihan ekonomi,\u201d ucap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kita, dikutip Kamis (20\/04\/2023).Sebagai rincian, penerimaan pajak berasal dari empat sumber. Pertama, penerimaan pajak dari PPh Non Migas sebesar Rp225,95 triliun atau setara dengan 25,86% dari target dan telah tumbuh 31,03% dari realisasi tahun lalu.Kedua, penerimaan pajak dari PPN dan PPnBM sebesar Rp185,7 triliun atau setara dengan 24,99% dari target dan telah tumbuh 42,37% dari realisasi tahun lalu.Ketiga, penerimaan pajak dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp2,87 triliun atau setara dengan 7,16% dari realisasi tahun lalu.\u00a0Keempat, penerimaan PPh migas mencapai Rp17,73 triliun atau setara dengan 28,86% dari target. Namun, penerimaan PPh migas mengalami penurunan sebesar 1,12% dari tahun lalu.\u201cPenurunan ini karena harga migas dibandingkan tahun lalu yang meningkat sangat tinggi, relatif rendah meski levelnya masih tinggi di atas 80 dollar AS per barel. Harga komoditas mulai mengalami normalisasi,\u201d ucap Sri MulyaniSecara keseluruhan, penerimaan pajak pada triwulan I-2022 tumbuh mencapai 41,64%, sementara pertumbuhan penerimaan pajak sampai dengan kuartal-I telah mencapai 33,78%.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-05-15T12:00:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230420_B_Hasil-Design_Fantastis-Penerimaan-Pajak-3-Bulan-Pertama-Capai-Rp43225-Triliun-1024x576.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi HnG\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\"},\"headline\":\"Fantastis! Penerimaan Pajak 3 Bulan Pertama Capai Rp 432,25 Triliun\",\"datePublished\":\"2023-05-15T12:00:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/\"},\"wordCount\":244,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230420_B_Hasil-Design_Fantastis-Penerimaan-Pajak-3-Bulan-Pertama-Capai-Rp43225-Triliun.png\",\"keywords\":[\"PBB\",\"Penerimaan Pajak\",\"PPh\",\"PPh Migas\",\"PPh Non Migas\",\"PPN\",\"PPnBM\"],\"articleSection\":[\"Tax\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/\",\"name\":\"Fantastis! Penerimaan Pajak 3 Bulan Pertama Capai Rp 432,25 Triliun - HnG Consulting | Tax Consultant\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230420_B_Hasil-Design_Fantastis-Penerimaan-Pajak-3-Bulan-Pertama-Capai-Rp43225-Triliun.png\",\"datePublished\":\"2023-05-15T12:00:51+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan penerimaan pajak sampai dengan Maret 2023 mencapai Rp 432,25 triliun.Penerimaan tersebut tumbuh sebesar 33,78 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan setara dengan 25,16% dari target penerimaan pajak yang telah ditetapkan sebesar Rp1,7 triliun. Sri Mulyani menjelaskan capaian ini merupakan hasil yang sangat positif.\u201cPajak kita tumbuh diatas baseline yang juga sudah meningkat tinggi tahun lalu. Akan kita jaga terus kepercayaan masyarakat dan momentum pemulihan ekonomi,\u201d ucap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kita, dikutip Kamis (20\/04\/2023).Sebagai rincian, penerimaan pajak berasal dari empat sumber. Pertama, penerimaan pajak dari PPh Non Migas sebesar Rp225,95 triliun atau setara dengan 25,86% dari target dan telah tumbuh 31,03% dari realisasi tahun lalu.Kedua, penerimaan pajak dari PPN dan PPnBM sebesar Rp185,7 triliun atau setara dengan 24,99% dari target dan telah tumbuh 42,37% dari realisasi tahun lalu.Ketiga, penerimaan pajak dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp2,87 triliun atau setara dengan 7,16% dari realisasi tahun lalu.\u00a0Keempat, penerimaan PPh migas mencapai Rp17,73 triliun atau setara dengan 28,86% dari target. Namun, penerimaan PPh migas mengalami penurunan sebesar 1,12% dari tahun lalu.\u201cPenurunan ini karena harga migas dibandingkan tahun lalu yang meningkat sangat tinggi, relatif rendah meski levelnya masih tinggi di atas 80 dollar AS per barel. Harga komoditas mulai mengalami normalisasi,\u201d ucap Sri MulyaniSecara keseluruhan, penerimaan pajak pada triwulan I-2022 tumbuh mencapai 41,64%, sementara pertumbuhan penerimaan pajak sampai dengan kuartal-I telah mencapai 33,78%.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230420_B_Hasil-Design_Fantastis-Penerimaan-Pajak-3-Bulan-Pertama-Capai-Rp43225-Triliun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230420_B_Hasil-Design_Fantastis-Penerimaan-Pajak-3-Bulan-Pertama-Capai-Rp43225-Triliun.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hng.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fantastis! Penerimaan Pajak 3 Bulan Pertama Capai Rp 432,25 Triliun\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"description\":\"Official Website\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"width\":782,\"height\":405,\"caption\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\",\"https:\/\/x.com\/hng_consulting\",\"https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\",\"name\":\"Redaksi HnG\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi HnG\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hng.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fantastis! Penerimaan Pajak 3 Bulan Pertama Capai Rp 432,25 Triliun - HnG Consulting | Tax Consultant","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan penerimaan pajak sampai dengan Maret 2023 mencapai Rp 432,25 triliun.Penerimaan tersebut tumbuh sebesar 33,78 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan setara dengan 25,16% dari target penerimaan pajak yang telah ditetapkan sebesar Rp1,7 triliun. Sri Mulyani menjelaskan capaian ini merupakan hasil yang sangat positif.\u201cPajak kita tumbuh diatas baseline yang juga sudah meningkat tinggi tahun lalu. Akan kita jaga terus kepercayaan masyarakat dan momentum pemulihan ekonomi,\u201d ucap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kita, dikutip Kamis (20\/04\/2023).Sebagai rincian, penerimaan pajak berasal dari empat sumber. Pertama, penerimaan pajak dari PPh Non Migas sebesar Rp225,95 triliun atau setara dengan 25,86% dari target dan telah tumbuh 31,03% dari realisasi tahun lalu.Kedua, penerimaan pajak dari PPN dan PPnBM sebesar Rp185,7 triliun atau setara dengan 24,99% dari target dan telah tumbuh 42,37% dari realisasi tahun lalu.Ketiga, penerimaan pajak dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp2,87 triliun atau setara dengan 7,16% dari realisasi tahun lalu.\u00a0Keempat, penerimaan PPh migas mencapai Rp17,73 triliun atau setara dengan 28,86% dari target. Namun, penerimaan PPh migas mengalami penurunan sebesar 1,12% dari tahun lalu.\u201cPenurunan ini karena harga migas dibandingkan tahun lalu yang meningkat sangat tinggi, relatif rendah meski levelnya masih tinggi di atas 80 dollar AS per barel. Harga komoditas mulai mengalami normalisasi,\u201d ucap Sri MulyaniSecara keseluruhan, penerimaan pajak pada triwulan I-2022 tumbuh mencapai 41,64%, sementara pertumbuhan penerimaan pajak sampai dengan kuartal-I telah mencapai 33,78%.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hng.co.id\/id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Fantastis! Penerimaan Pajak 3 Bulan Pertama Capai Rp 432,25 Triliun - HnG Consulting | Tax Consultant","og_description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan penerimaan pajak sampai dengan Maret 2023 mencapai Rp 432,25 triliun.Penerimaan tersebut tumbuh sebesar 33,78 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan setara dengan 25,16% dari target penerimaan pajak yang telah ditetapkan sebesar Rp1,7 triliun. Sri Mulyani menjelaskan capaian ini merupakan hasil yang sangat positif.\u201cPajak kita tumbuh diatas baseline yang juga sudah meningkat tinggi tahun lalu. Akan kita jaga terus kepercayaan masyarakat dan momentum pemulihan ekonomi,\u201d ucap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kita, dikutip Kamis (20\/04\/2023).Sebagai rincian, penerimaan pajak berasal dari empat sumber. Pertama, penerimaan pajak dari PPh Non Migas sebesar Rp225,95 triliun atau setara dengan 25,86% dari target dan telah tumbuh 31,03% dari realisasi tahun lalu.Kedua, penerimaan pajak dari PPN dan PPnBM sebesar Rp185,7 triliun atau setara dengan 24,99% dari target dan telah tumbuh 42,37% dari realisasi tahun lalu.Ketiga, penerimaan pajak dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp2,87 triliun atau setara dengan 7,16% dari realisasi tahun lalu.\u00a0Keempat, penerimaan PPh migas mencapai Rp17,73 triliun atau setara dengan 28,86% dari target. Namun, penerimaan PPh migas mengalami penurunan sebesar 1,12% dari tahun lalu.\u201cPenurunan ini karena harga migas dibandingkan tahun lalu yang meningkat sangat tinggi, relatif rendah meski levelnya masih tinggi di atas 80 dollar AS per barel. Harga komoditas mulai mengalami normalisasi,\u201d ucap Sri MulyaniSecara keseluruhan, penerimaan pajak pada triwulan I-2022 tumbuh mencapai 41,64%, sementara pertumbuhan penerimaan pajak sampai dengan kuartal-I telah mencapai 33,78%.","og_url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/","og_site_name":"HnG Consulting | Tax Consultant","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","article_published_time":"2023-05-15T12:00:51+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":576,"url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230420_B_Hasil-Design_Fantastis-Penerimaan-Pajak-3-Bulan-Pertama-Capai-Rp43225-Triliun-1024x576.png","type":"image\/png"}],"author":"Redaksi HnG","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@hng_consulting","twitter_site":"@hng_consulting","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi HnG","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/"},"author":{"name":"Redaksi HnG","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e"},"headline":"Fantastis! Penerimaan Pajak 3 Bulan Pertama Capai Rp 432,25 Triliun","datePublished":"2023-05-15T12:00:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/"},"wordCount":244,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230420_B_Hasil-Design_Fantastis-Penerimaan-Pajak-3-Bulan-Pertama-Capai-Rp43225-Triliun.png","keywords":["PBB","Penerimaan Pajak","PPh","PPh Migas","PPh Non Migas","PPN","PPnBM"],"articleSection":["Tax"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/","name":"Fantastis! Penerimaan Pajak 3 Bulan Pertama Capai Rp 432,25 Triliun - HnG Consulting | Tax Consultant","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230420_B_Hasil-Design_Fantastis-Penerimaan-Pajak-3-Bulan-Pertama-Capai-Rp43225-Triliun.png","datePublished":"2023-05-15T12:00:51+00:00","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan penerimaan pajak sampai dengan Maret 2023 mencapai Rp 432,25 triliun.Penerimaan tersebut tumbuh sebesar 33,78 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan setara dengan 25,16% dari target penerimaan pajak yang telah ditetapkan sebesar Rp1,7 triliun. Sri Mulyani menjelaskan capaian ini merupakan hasil yang sangat positif.\u201cPajak kita tumbuh diatas baseline yang juga sudah meningkat tinggi tahun lalu. Akan kita jaga terus kepercayaan masyarakat dan momentum pemulihan ekonomi,\u201d ucap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kita, dikutip Kamis (20\/04\/2023).Sebagai rincian, penerimaan pajak berasal dari empat sumber. Pertama, penerimaan pajak dari PPh Non Migas sebesar Rp225,95 triliun atau setara dengan 25,86% dari target dan telah tumbuh 31,03% dari realisasi tahun lalu.Kedua, penerimaan pajak dari PPN dan PPnBM sebesar Rp185,7 triliun atau setara dengan 24,99% dari target dan telah tumbuh 42,37% dari realisasi tahun lalu.Ketiga, penerimaan pajak dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp2,87 triliun atau setara dengan 7,16% dari realisasi tahun lalu.\u00a0Keempat, penerimaan PPh migas mencapai Rp17,73 triliun atau setara dengan 28,86% dari target. Namun, penerimaan PPh migas mengalami penurunan sebesar 1,12% dari tahun lalu.\u201cPenurunan ini karena harga migas dibandingkan tahun lalu yang meningkat sangat tinggi, relatif rendah meski levelnya masih tinggi di atas 80 dollar AS per barel. Harga komoditas mulai mengalami normalisasi,\u201d ucap Sri MulyaniSecara keseluruhan, penerimaan pajak pada triwulan I-2022 tumbuh mencapai 41,64%, sementara pertumbuhan penerimaan pajak sampai dengan kuartal-I telah mencapai 33,78%.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#primaryimage","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230420_B_Hasil-Design_Fantastis-Penerimaan-Pajak-3-Bulan-Pertama-Capai-Rp43225-Triliun.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/230420_B_Hasil-Design_Fantastis-Penerimaan-Pajak-3-Bulan-Pertama-Capai-Rp43225-Triliun.png","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hng.co.id\/fantastis-penerimaan-pajak-3-bulan-pertama-capai-rp-43225-triliun\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hng.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fantastis! Penerimaan Pajak 3 Bulan Pertama Capai Rp 432,25 Triliun"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website","url":"https:\/\/hng.co.id\/","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","description":"Official Website","publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","url":"https:\/\/hng.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","width":782,"height":405,"caption":"HnG Consulting | Tax Consultant"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","https:\/\/x.com\/hng_consulting","https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e","name":"Redaksi HnG","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi HnG"},"sameAs":["https:\/\/hng.co.id"],"url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2230","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2230"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2230\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2231"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2230"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2230"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2230"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}