{"id":2090,"date":"2023-03-11T13:00:47","date_gmt":"2023-03-11T06:00:47","guid":{"rendered":"https:\/\/hng.co.id\/?p=2090"},"modified":"2023-03-11T13:00:47","modified_gmt":"2023-03-11T06:00:47","slug":"merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hng.co.id\/id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/","title":{"rendered":"Merespons Pendanaan Bencana yang Cepat, Pemerintah Gunakan Mekanisme Pooling Fund"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penulis: <span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/aqilabagus\/\">Aqila Bagus Misbahuddin<\/a><\/span><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah telah menetapkan strategi pendanaan yang cepat untuk merespons banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia dalam bentuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pooling fund.\u00a0<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan mekanisme tersebut ditetapkan setelah melihat alokasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang hanya Rp250 miliar, tetapi realisasinya bisa mencapai tiga kali lipatnya dengan satu sumber pendanaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKami sekarang membuat supaya ada mekanisme persiapan sebelum bencana dalam bentuk apa yang disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pooling fund,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d ungkap Sri Mulyani dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2023, dikutip Minggu (5\/3\/2023).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pooling Fund Bencana (PFB) saat ini telah dialokasikan sebesar Rp7,3 triliun dengan rincian Rp3 triliun dari APBN Tahun Anggaran 2022 dan Rp4,3 triliun dari APBN Tahun Anggaran 2023.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dana tersebut imbuh Sri Mulyani, persis dengan dana abadi pendidikan yang mana akan terus dikumpulkan dan apabila tidak terpakai akan dijaga. Pengelola PFB sendiri diserahkan kepada Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Kementerian Keuangan RI.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penggunaannya disesuaikan dengan profil risiko bencana tiap daerah dan kontribusi masing-masing daerah yang dihitung berdasarkan Dana Alokasi Umum (DAU).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lebih lanjut, pada tahap pertama dana ini dimanfaatkan untuk mengasuransikan gedung dan aset-aset negara baik di pusat maupun di daerah sebagai kesiapan apabila bencana terjadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, pemerintah juga disokong fasilitas pinjaman siaga dari Asian Development Bank untuk mengantisipasi kejadian tertentu, seperti penanganan Covid-19 dan penanggulangan bencana lain mendatang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBegitu terjadi bencana, kita bisa mendapatkan USD 500 juta dari Asian Development Bank. Ini yang disebut dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">standby loan\/deferred drawdown option <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau pinjaman yang dapat ditarik ketika bencana terjadi,\u201d tambahnya.<br \/>\n<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ilustrasi: <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/muhammad-irfan-firdaus-ba8b931ba\/\">Muhammad Irfan Firdaus<\/a><\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Cek berita dan artikel lainnya di <\/span><a href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/artikel\/\">sini<\/a><\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: Aqila Bagus Misbahuddin JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah telah menetapkan strategi pendanaan yang cepat untuk merespons banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia dalam bentuk pooling fund.\u00a0 Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan mekanisme tersebut ditetapkan setelah melihat alokasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang hanya Rp250 miliar, tetapi realisasinya bisa mencapai tiga kali lipatnya [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":2092,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[124,125],"class_list":["post-2090","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-general","tag-apbn","tag-pooling-fund-bencana"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Merespons Pendanaan Bencana yang Cepat, Pemerintah Gunakan Mekanisme Pooling Fund - HnG Consulting | Tax Consultant<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah telah menetapkan strategi pendanaan yang cepat untuk merespons banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia dalam bentuk pooling fund.\u00a0Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan mekanisme tersebut ditetapkan setelah melihat alokasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang hanya Rp250 miliar, tetapi realisasinya bisa mencapai tiga kali lipatnya dengan satu sumber pendanaan.\u201cKami sekarang membuat supaya ada mekanisme persiapan sebelum bencana dalam bentuk apa yang disebut pooling fund,\u201d ungkap Sri Mulyani dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2023, dikutip Minggu (5\/3\/2023).Pooling Fund Bencana (PFB) saat ini telah dialokasikan sebesar Rp7,3 triliun dengan rincian Rp3 triliun dari APBN Tahun Anggaran 2022 dan Rp4,3 triliun dari APBN Tahun Anggaran 2023.\u00a0Dana tersebut imbuh Sri Mulyani, persis dengan dana abadi pendidikan yang mana akan terus dikumpulkan dan apabila tidak terpakai akan dijaga. Pengelola PFB sendiri diserahkan kepada Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Kementerian Keuangan RI.Penggunaannya disesuaikan dengan profil risiko bencana tiap daerah dan kontribusi masing-masing daerah yang dihitung berdasarkan Dana Alokasi Umum (DAU).\u00a0Lebih lanjut, pada tahap pertama dana ini dimanfaatkan untuk mengasuransikan gedung dan aset-aset negara baik di pusat maupun di daerah sebagai kesiapan apabila bencana terjadi.Selain itu, pemerintah juga disokong fasilitas pinjaman siaga dari Asian Development Bank untuk mengantisipasi kejadian tertentu, seperti penanganan Covid-19 dan penanggulangan bencana lain mendatang.\u201cBegitu terjadi bencana, kita bisa mendapatkan USD 500 juta dari Asian Development Bank. Ini yang disebut dengan standby loan\/deferred drawdown option atau pinjaman yang dapat ditarik ketika bencana terjadi,\u201d tambahnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Merespons Pendanaan Bencana yang Cepat, Pemerintah Gunakan Mekanisme Pooling Fund - HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah telah menetapkan strategi pendanaan yang cepat untuk merespons banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia dalam bentuk pooling fund.\u00a0Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan mekanisme tersebut ditetapkan setelah melihat alokasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang hanya Rp250 miliar, tetapi realisasinya bisa mencapai tiga kali lipatnya dengan satu sumber pendanaan.\u201cKami sekarang membuat supaya ada mekanisme persiapan sebelum bencana dalam bentuk apa yang disebut pooling fund,\u201d ungkap Sri Mulyani dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2023, dikutip Minggu (5\/3\/2023).Pooling Fund Bencana (PFB) saat ini telah dialokasikan sebesar Rp7,3 triliun dengan rincian Rp3 triliun dari APBN Tahun Anggaran 2022 dan Rp4,3 triliun dari APBN Tahun Anggaran 2023.\u00a0Dana tersebut imbuh Sri Mulyani, persis dengan dana abadi pendidikan yang mana akan terus dikumpulkan dan apabila tidak terpakai akan dijaga. Pengelola PFB sendiri diserahkan kepada Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Kementerian Keuangan RI.Penggunaannya disesuaikan dengan profil risiko bencana tiap daerah dan kontribusi masing-masing daerah yang dihitung berdasarkan Dana Alokasi Umum (DAU).\u00a0Lebih lanjut, pada tahap pertama dana ini dimanfaatkan untuk mengasuransikan gedung dan aset-aset negara baik di pusat maupun di daerah sebagai kesiapan apabila bencana terjadi.Selain itu, pemerintah juga disokong fasilitas pinjaman siaga dari Asian Development Bank untuk mengantisipasi kejadian tertentu, seperti penanganan Covid-19 dan penanggulangan bencana lain mendatang.\u201cBegitu terjadi bencana, kita bisa mendapatkan USD 500 juta dari Asian Development Bank. Ini yang disebut dengan standby loan\/deferred drawdown option atau pinjaman yang dapat ditarik ketika bencana terjadi,\u201d tambahnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-11T06:00:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/230310_A_Hasil-Design_Merespons-Pendanaan-Bencana-yang-Cepat-Pemerintah-Gunakan-Mekanisme-Pooling-Fund-1024x576.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi HnG\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\"},\"headline\":\"Merespons Pendanaan Bencana yang Cepat, Pemerintah Gunakan Mekanisme Pooling Fund\",\"datePublished\":\"2023-03-11T06:00:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/\"},\"wordCount\":265,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/230310_A_Hasil-Design_Merespons-Pendanaan-Bencana-yang-Cepat-Pemerintah-Gunakan-Mekanisme-Pooling-Fund.png\",\"keywords\":[\"APBN\",\"Pooling Fund. Bencana\"],\"articleSection\":[\"General\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/\",\"name\":\"Merespons Pendanaan Bencana yang Cepat, Pemerintah Gunakan Mekanisme Pooling Fund - HnG Consulting | Tax Consultant\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/230310_A_Hasil-Design_Merespons-Pendanaan-Bencana-yang-Cepat-Pemerintah-Gunakan-Mekanisme-Pooling-Fund.png\",\"datePublished\":\"2023-03-11T06:00:47+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah telah menetapkan strategi pendanaan yang cepat untuk merespons banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia dalam bentuk pooling fund.\u00a0Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan mekanisme tersebut ditetapkan setelah melihat alokasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang hanya Rp250 miliar, tetapi realisasinya bisa mencapai tiga kali lipatnya dengan satu sumber pendanaan.\u201cKami sekarang membuat supaya ada mekanisme persiapan sebelum bencana dalam bentuk apa yang disebut pooling fund,\u201d ungkap Sri Mulyani dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2023, dikutip Minggu (5\/3\/2023).Pooling Fund Bencana (PFB) saat ini telah dialokasikan sebesar Rp7,3 triliun dengan rincian Rp3 triliun dari APBN Tahun Anggaran 2022 dan Rp4,3 triliun dari APBN Tahun Anggaran 2023.\u00a0Dana tersebut imbuh Sri Mulyani, persis dengan dana abadi pendidikan yang mana akan terus dikumpulkan dan apabila tidak terpakai akan dijaga. Pengelola PFB sendiri diserahkan kepada Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Kementerian Keuangan RI.Penggunaannya disesuaikan dengan profil risiko bencana tiap daerah dan kontribusi masing-masing daerah yang dihitung berdasarkan Dana Alokasi Umum (DAU).\u00a0Lebih lanjut, pada tahap pertama dana ini dimanfaatkan untuk mengasuransikan gedung dan aset-aset negara baik di pusat maupun di daerah sebagai kesiapan apabila bencana terjadi.Selain itu, pemerintah juga disokong fasilitas pinjaman siaga dari Asian Development Bank untuk mengantisipasi kejadian tertentu, seperti penanganan Covid-19 dan penanggulangan bencana lain mendatang.\u201cBegitu terjadi bencana, kita bisa mendapatkan USD 500 juta dari Asian Development Bank. Ini yang disebut dengan standby loan\/deferred drawdown option atau pinjaman yang dapat ditarik ketika bencana terjadi,\u201d tambahnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/230310_A_Hasil-Design_Merespons-Pendanaan-Bencana-yang-Cepat-Pemerintah-Gunakan-Mekanisme-Pooling-Fund.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/230310_A_Hasil-Design_Merespons-Pendanaan-Bencana-yang-Cepat-Pemerintah-Gunakan-Mekanisme-Pooling-Fund.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hng.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Merespons Pendanaan Bencana yang Cepat, Pemerintah Gunakan Mekanisme Pooling Fund\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"description\":\"Official Website\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"width\":782,\"height\":405,\"caption\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\",\"https:\/\/x.com\/hng_consulting\",\"https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\",\"name\":\"Redaksi HnG\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi HnG\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hng.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Merespons Pendanaan Bencana yang Cepat, Pemerintah Gunakan Mekanisme Pooling Fund - HnG Consulting | Tax Consultant","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah telah menetapkan strategi pendanaan yang cepat untuk merespons banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia dalam bentuk pooling fund.\u00a0Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan mekanisme tersebut ditetapkan setelah melihat alokasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang hanya Rp250 miliar, tetapi realisasinya bisa mencapai tiga kali lipatnya dengan satu sumber pendanaan.\u201cKami sekarang membuat supaya ada mekanisme persiapan sebelum bencana dalam bentuk apa yang disebut pooling fund,\u201d ungkap Sri Mulyani dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2023, dikutip Minggu (5\/3\/2023).Pooling Fund Bencana (PFB) saat ini telah dialokasikan sebesar Rp7,3 triliun dengan rincian Rp3 triliun dari APBN Tahun Anggaran 2022 dan Rp4,3 triliun dari APBN Tahun Anggaran 2023.\u00a0Dana tersebut imbuh Sri Mulyani, persis dengan dana abadi pendidikan yang mana akan terus dikumpulkan dan apabila tidak terpakai akan dijaga. Pengelola PFB sendiri diserahkan kepada Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Kementerian Keuangan RI.Penggunaannya disesuaikan dengan profil risiko bencana tiap daerah dan kontribusi masing-masing daerah yang dihitung berdasarkan Dana Alokasi Umum (DAU).\u00a0Lebih lanjut, pada tahap pertama dana ini dimanfaatkan untuk mengasuransikan gedung dan aset-aset negara baik di pusat maupun di daerah sebagai kesiapan apabila bencana terjadi.Selain itu, pemerintah juga disokong fasilitas pinjaman siaga dari Asian Development Bank untuk mengantisipasi kejadian tertentu, seperti penanganan Covid-19 dan penanggulangan bencana lain mendatang.\u201cBegitu terjadi bencana, kita bisa mendapatkan USD 500 juta dari Asian Development Bank. Ini yang disebut dengan standby loan\/deferred drawdown option atau pinjaman yang dapat ditarik ketika bencana terjadi,\u201d tambahnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hng.co.id\/id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Merespons Pendanaan Bencana yang Cepat, Pemerintah Gunakan Mekanisme Pooling Fund - HnG Consulting | Tax Consultant","og_description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah telah menetapkan strategi pendanaan yang cepat untuk merespons banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia dalam bentuk pooling fund.\u00a0Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan mekanisme tersebut ditetapkan setelah melihat alokasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang hanya Rp250 miliar, tetapi realisasinya bisa mencapai tiga kali lipatnya dengan satu sumber pendanaan.\u201cKami sekarang membuat supaya ada mekanisme persiapan sebelum bencana dalam bentuk apa yang disebut pooling fund,\u201d ungkap Sri Mulyani dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2023, dikutip Minggu (5\/3\/2023).Pooling Fund Bencana (PFB) saat ini telah dialokasikan sebesar Rp7,3 triliun dengan rincian Rp3 triliun dari APBN Tahun Anggaran 2022 dan Rp4,3 triliun dari APBN Tahun Anggaran 2023.\u00a0Dana tersebut imbuh Sri Mulyani, persis dengan dana abadi pendidikan yang mana akan terus dikumpulkan dan apabila tidak terpakai akan dijaga. Pengelola PFB sendiri diserahkan kepada Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Kementerian Keuangan RI.Penggunaannya disesuaikan dengan profil risiko bencana tiap daerah dan kontribusi masing-masing daerah yang dihitung berdasarkan Dana Alokasi Umum (DAU).\u00a0Lebih lanjut, pada tahap pertama dana ini dimanfaatkan untuk mengasuransikan gedung dan aset-aset negara baik di pusat maupun di daerah sebagai kesiapan apabila bencana terjadi.Selain itu, pemerintah juga disokong fasilitas pinjaman siaga dari Asian Development Bank untuk mengantisipasi kejadian tertentu, seperti penanganan Covid-19 dan penanggulangan bencana lain mendatang.\u201cBegitu terjadi bencana, kita bisa mendapatkan USD 500 juta dari Asian Development Bank. Ini yang disebut dengan standby loan\/deferred drawdown option atau pinjaman yang dapat ditarik ketika bencana terjadi,\u201d tambahnya.","og_url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/","og_site_name":"HnG Consulting | Tax Consultant","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","article_published_time":"2023-03-11T06:00:47+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":576,"url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/230310_A_Hasil-Design_Merespons-Pendanaan-Bencana-yang-Cepat-Pemerintah-Gunakan-Mekanisme-Pooling-Fund-1024x576.png","type":"image\/png"}],"author":"Redaksi HnG","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@hng_consulting","twitter_site":"@hng_consulting","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi HnG","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/"},"author":{"name":"Redaksi HnG","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e"},"headline":"Merespons Pendanaan Bencana yang Cepat, Pemerintah Gunakan Mekanisme Pooling Fund","datePublished":"2023-03-11T06:00:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/"},"wordCount":265,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/230310_A_Hasil-Design_Merespons-Pendanaan-Bencana-yang-Cepat-Pemerintah-Gunakan-Mekanisme-Pooling-Fund.png","keywords":["APBN","Pooling Fund. Bencana"],"articleSection":["General"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/","name":"Merespons Pendanaan Bencana yang Cepat, Pemerintah Gunakan Mekanisme Pooling Fund - HnG Consulting | Tax Consultant","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/230310_A_Hasil-Design_Merespons-Pendanaan-Bencana-yang-Cepat-Pemerintah-Gunakan-Mekanisme-Pooling-Fund.png","datePublished":"2023-03-11T06:00:47+00:00","description":"JAKARTA, HnG Insight \u2013 Pemerintah telah menetapkan strategi pendanaan yang cepat untuk merespons banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia dalam bentuk pooling fund.\u00a0Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan mekanisme tersebut ditetapkan setelah melihat alokasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang hanya Rp250 miliar, tetapi realisasinya bisa mencapai tiga kali lipatnya dengan satu sumber pendanaan.\u201cKami sekarang membuat supaya ada mekanisme persiapan sebelum bencana dalam bentuk apa yang disebut pooling fund,\u201d ungkap Sri Mulyani dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2023, dikutip Minggu (5\/3\/2023).Pooling Fund Bencana (PFB) saat ini telah dialokasikan sebesar Rp7,3 triliun dengan rincian Rp3 triliun dari APBN Tahun Anggaran 2022 dan Rp4,3 triliun dari APBN Tahun Anggaran 2023.\u00a0Dana tersebut imbuh Sri Mulyani, persis dengan dana abadi pendidikan yang mana akan terus dikumpulkan dan apabila tidak terpakai akan dijaga. Pengelola PFB sendiri diserahkan kepada Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Kementerian Keuangan RI.Penggunaannya disesuaikan dengan profil risiko bencana tiap daerah dan kontribusi masing-masing daerah yang dihitung berdasarkan Dana Alokasi Umum (DAU).\u00a0Lebih lanjut, pada tahap pertama dana ini dimanfaatkan untuk mengasuransikan gedung dan aset-aset negara baik di pusat maupun di daerah sebagai kesiapan apabila bencana terjadi.Selain itu, pemerintah juga disokong fasilitas pinjaman siaga dari Asian Development Bank untuk mengantisipasi kejadian tertentu, seperti penanganan Covid-19 dan penanggulangan bencana lain mendatang.\u201cBegitu terjadi bencana, kita bisa mendapatkan USD 500 juta dari Asian Development Bank. Ini yang disebut dengan standby loan\/deferred drawdown option atau pinjaman yang dapat ditarik ketika bencana terjadi,\u201d tambahnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#primaryimage","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/230310_A_Hasil-Design_Merespons-Pendanaan-Bencana-yang-Cepat-Pemerintah-Gunakan-Mekanisme-Pooling-Fund.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/230310_A_Hasil-Design_Merespons-Pendanaan-Bencana-yang-Cepat-Pemerintah-Gunakan-Mekanisme-Pooling-Fund.png","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hng.co.id\/merespons-pendanaan-bencana-yang-cepat-pemerintah-gunakan-mekanisme-pooling-fund\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hng.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Merespons Pendanaan Bencana yang Cepat, Pemerintah Gunakan Mekanisme Pooling Fund"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website","url":"https:\/\/hng.co.id\/","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","description":"Official Website","publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","url":"https:\/\/hng.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","width":782,"height":405,"caption":"HnG Consulting | Tax Consultant"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","https:\/\/x.com\/hng_consulting","https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e","name":"Redaksi HnG","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi HnG"},"sameAs":["https:\/\/hng.co.id"],"url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2090","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2090"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2090\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2092"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2090"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2090"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2090"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}