{"id":1938,"date":"2022-12-10T11:41:26","date_gmt":"2022-12-10T11:41:26","guid":{"rendered":"https:\/\/hng.co.id\/?p=1838"},"modified":"2022-12-10T11:41:26","modified_gmt":"2022-12-10T11:41:26","slug":"mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hng.co.id\/id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/","title":{"rendered":"Mengupas Kebijakan Program Pengungkapan Sukarela (PPS): Apakah Adil?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Penulis : <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/zakkyashidiqi\/\"><strong>Zakky Ashidiqi<\/strong><\/a><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p>Didalam perpajakan menganut beberapa kriteria prinsip, salah satunya adalah dalam perumusan kebijakan perpajakan perlu menerapkan prinsip keadilan. Keadilan pajak (<em>tax equity<\/em>) memiliki arti bahwa setiap wajib pajak menyumbang bagian yang wajar (<em>fair share<\/em>) atas biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah (<em>Cost of goverment)<\/em>.<\/p>\n<p>Sehingga keadilan di dalam aspek perpajakan mencakup dua hal yaitu keadilan vertikal (<em>vertical equity<\/em>) dan keadilan horizontal (<em>horizontal equity).<\/em> Keadilan vertikal sering tercerminkan dalam kalimat \u201cseseorang yang penghasilannya lebih besar akan membayar pajak lebih besar\u201d. Sementara itu, keadilan horizontal tercerminkan dalam kalimat \u201cdua orang yang mempunyai penghasilan yang sama sehingga akan membayar pajak dalam jumlah sama\u201d. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka keadilan vertikal ditinjau dari subjek pajak (orang yang membayar pajak) sedangkan keadilan horizontal dilihat dari aspek objek pajak.<\/p>\n<p>Ada dua pendekatan yang dapat digunakan sebagai indikator keadilan kebijakan pajak yang dibebankan kepada masyarakat. Pendekatan dengan prinsip manfaat (<em>benefit principle<\/em>) dan kemampuan membayar (<em>ability to pay principle<\/em>). Dari sudut keadilan, tarif pajak yang tinggi untuk kebijakan yang memiliki manfaat tinggi. Konsep manfaat khusus didasarkan atas pandangan bahwa pajak harus dikenakan pada manfaat khusus yang diterima oleh pembayarnya. Dalam hal Program Pengungkapan Sukarela, tarif tebusan dibuat lebih tinggi sesuai dengan manfaat yang diterima oleh wajib pajak. Berikut adalah matrik kebijakan PPS:<\/p>\n<table width=\"623\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"203\">Keterangan<\/td>\n<td width=\"207\">Kebijakan I<\/td>\n<td width=\"214\">Kebijakan II<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"203\">Subjek<\/td>\n<td width=\"207\">WP OP dan Badan peserta TA<\/td>\n<td width=\"214\">WP OP<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"203\">Basis aset<\/td>\n<td width=\"207\">Aset per 31 des 2015 yang belum diungkapkan saat TA<\/td>\n<td width=\"214\">Aset perolehan 2016-2020 yang belum dilaporkan di SPT Tahunan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"203\">Tarif PPh Final<\/td>\n<td width=\"207\">\n<ul>\n<li>11% untuk deklarasi LN<\/li>\n<li>8% repatriasi aset DN<\/li>\n<li>6% repatrisasi aset DN diinvestasikan dalam negeri<\/li>\n<\/ul>\n<\/td>\n<td width=\"214\">\n<ul>\n<li>18% untuk deklarasi LN<\/li>\n<li>14% repatriasi aset DN<\/li>\n<li>12% repatrisasi aset DN diinvestasikan dalam negeri<\/li>\n<\/ul>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h4>Apakah Perumusan PPS Memenuhi Asas Keadilan?<\/h4>\n<p>Dengan tarif yang lebih tinggi daripada Tax Amnesty untuk kebijakan I, dan dibuat lebih tinggi untuk kebijakan II, maka pelaksanaan PPS diharapkan akan sepadan jika dilihat dari aspek <em>fair share<\/em> dari segi Wajib Pajak pemanfaat program tersebut dan <em>cost of goverment <\/em>dari segi pemerintah pemangku kebijakan. Sehingga dari segi pembuat kebijakan, Program Pengungkapan Sukarela merupakan kebijakan yang telah disusun berdasarkan aspek keadilan.<\/p>\n<p><strong><em>#ThinkBigWithHnG<\/em><\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis : Zakky Ashidiqi Didalam perpajakan menganut beberapa kriteria prinsip, salah satunya adalah dalam perumusan kebijakan perpajakan perlu menerapkan prinsip keadilan. Keadilan pajak (tax equity) memiliki arti bahwa setiap wajib pajak menyumbang bagian yang wajar (fair share) atas biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah (Cost of goverment). Sehingga keadilan di dalam aspek perpajakan mencakup dua hal [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":2316,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[75,76,45,54,77,78,37,79,39],"class_list":["post-1938","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tax","tag-adil","tag-aset","tag-keadilan","tag-pajak","tag-pengampunan-pajak","tag-pph","tag-pps","tag-sukarela","tag-tax-amnesty"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengupas Kebijakan Program Pengungkapan Sukarela (PPS): Apakah Adil? - HnG Consulting | Tax Consultant<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengupas Kebijakan Program Pengungkapan Sukarela (PPS): Apakah Adil? - HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penulis : Zakky Ashidiqi Didalam perpajakan menganut beberapa kriteria prinsip, salah satunya adalah dalam perumusan kebijakan perpajakan perlu menerapkan prinsip keadilan. Keadilan pajak (tax equity) memiliki arti bahwa setiap wajib pajak menyumbang bagian yang wajar (fair share) atas biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah (Cost of goverment). Sehingga keadilan di dalam aspek perpajakan mencakup dua hal [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HnG Consulting | Tax Consultant\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-10T11:41:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-min.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@hng_consulting\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi HnG\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi HnG\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\"},\"headline\":\"Mengupas Kebijakan Program Pengungkapan Sukarela (PPS): Apakah Adil?\",\"datePublished\":\"2022-12-10T11:41:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/\"},\"wordCount\":341,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-min.png\",\"keywords\":[\"Adil\",\"Aset\",\"Keadilan\",\"Pajak\",\"Pengampunan Pajak\",\"PPh\",\"PPS\",\"Sukarela\",\"Tax amnesty\"],\"articleSection\":[\"Tax\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/\",\"name\":\"Mengupas Kebijakan Program Pengungkapan Sukarela (PPS): Apakah Adil? - HnG Consulting | Tax Consultant\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-min.png\",\"datePublished\":\"2022-12-10T11:41:26+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-min.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-min.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hng.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengupas Kebijakan Program Pengungkapan Sukarela (PPS): Apakah Adil?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"description\":\"Official Website\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#organization\",\"name\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png\",\"width\":782,\"height\":405,\"caption\":\"HnG Consulting | Tax Consultant\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/\",\"https:\/\/x.com\/hng_consulting\",\"https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e\",\"name\":\"Redaksi HnG\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi HnG\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/hng.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengupas Kebijakan Program Pengungkapan Sukarela (PPS): Apakah Adil? - HnG Consulting | Tax Consultant","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hng.co.id\/id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengupas Kebijakan Program Pengungkapan Sukarela (PPS): Apakah Adil? - HnG Consulting | Tax Consultant","og_description":"Penulis : Zakky Ashidiqi Didalam perpajakan menganut beberapa kriteria prinsip, salah satunya adalah dalam perumusan kebijakan perpajakan perlu menerapkan prinsip keadilan. Keadilan pajak (tax equity) memiliki arti bahwa setiap wajib pajak menyumbang bagian yang wajar (fair share) atas biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah (Cost of goverment). Sehingga keadilan di dalam aspek perpajakan mencakup dua hal [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/","og_site_name":"HnG Consulting | Tax Consultant","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","article_published_time":"2022-12-10T11:41:26+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-min.png","type":"image\/png"}],"author":"Redaksi HnG","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@hng_consulting","twitter_site":"@hng_consulting","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi HnG","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/"},"author":{"name":"Redaksi HnG","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e"},"headline":"Mengupas Kebijakan Program Pengungkapan Sukarela (PPS): Apakah Adil?","datePublished":"2022-12-10T11:41:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/"},"wordCount":341,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-min.png","keywords":["Adil","Aset","Keadilan","Pajak","Pengampunan Pajak","PPh","PPS","Sukarela","Tax amnesty"],"articleSection":["Tax"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/","name":"Mengupas Kebijakan Program Pengungkapan Sukarela (PPS): Apakah Adil? - HnG Consulting | Tax Consultant","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-min.png","datePublished":"2022-12-10T11:41:26+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#primaryimage","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-min.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-min.png","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hng.co.id\/mengupas-kebijakan-program-pengungkapan-sukarela-pps-apakah-adil\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hng.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengupas Kebijakan Program Pengungkapan Sukarela (PPS): Apakah Adil?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#website","url":"https:\/\/hng.co.id\/","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","description":"Official Website","publisher":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hng.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#organization","name":"HnG Consulting | Tax Consultant","url":"https:\/\/hng.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","contentUrl":"https:\/\/hng.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/hng-logo.png","width":782,"height":405,"caption":"HnG Consulting | Tax Consultant"},"image":{"@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hngkonsultindo\/","https:\/\/x.com\/hng_consulting","https:\/\/www.instagram.com\/hng_consulting\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/hngconsulting\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/b7d64ebe111ce55ea7315b8b3195da5e","name":"Redaksi HnG","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/hng.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bba83c4d5ec67f71dc0395130923b6345cc7c00d5bf046a0d2117de8918501c8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi HnG"},"sameAs":["https:\/\/hng.co.id"],"url":"https:\/\/hng.co.id\/id\/author\/adminweb\/"}]}},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1938","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1938"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1938\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2316"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1938"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1938"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hng.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1938"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}